Konten dari Pengguna

Sudah Mulai Banyak Dilirik Orang Tua, Ini Kelebihan dari Homeschooling

JESSLYN VERONICA

JESSLYN VERONICA

Pelajar SMA CITRA BERKAT

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari JESSLYN VERONICA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi homeschooling.  Foto: AFP/Sebastien Bozon
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi homeschooling. Foto: AFP/Sebastien Bozon

Pendidikan adalah hal yang sangat dasar bagi setiap orang. Pendidikan terdapat banyak jenisnya, yaitu pendidikan formal, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal.

Pendidikan formal merupakan pendidikan yang memiliki sistem dan terstruktur. Dalam pendidikan formal terdapat pula metode pendidikan homeschooling.

Homeschooling merupakan pendidikan formal yang dilakukan di rumah atau di tempat-tempat lainnya yang sesuai dan nyaman. Menurut Suryadi (2006:12), homeschooling adalah proses layanan pendidikan yang secara sadar, teratur, dan terarah dilakukan oleh orang tua atau keluarga di rumah atau tempat-tempat lain dengan penuh tanggung jawab.

Yang di mana proses belajar mengajar dapat berlangsung dalam suasana yang kondusif dengan tujuan agar setiap potensi anak yang unik dapat berkembang secara maksimal.

Orang tua mendampingi anaknya belajar di rumah saat lockdown di Prancis dampak penyebaran virus corona atau COVID-19 pada Selasa (17/3/2020). Foto: AFP/Sebastien Bozon

Homeschooling terdiri dari tiga jenis atau metode pembelajaran, yaitu homeschooling tunggal, homeschooling majemuk, dan homeschooling komunitas. Orang tua dan murid dapat memilih jenis homeschooling yang sesuai dengan karakter dan keinginannya masing-masing.

Homeschooling memiliki banyak kelebihan yang dapat dirasakan oleh murid maupun orang tua. Homeschooling dapat dilakukan di rumah dan orang tua dapat menjadi pengajar.

Hal ini mengakibatkan anak memiliki banyak waktu dengan keluarga dan menjadikan anak lebih dekat dengan orang tua. Selain itu, orang tua dapat mengawasi pergaulan anaknya.

Pergaulan anak di era sekarang ini membuat orang tua cemas jika anaknya terjerumus pada pergaulan yang buruk. Orang tua juga takut jika anaknya akan mendapatkan perlakuan yang tidak baik atau mendapatkan bullying. Homeschooling menjadi solusi dari kecemasan para orang tua akan pergaulan anaknya di sekolah.

Ilustrasi homeschooling. Foto: AFP/Sebastien Bozon

Pendidikan formal yang pada umumnya, menggunakan metode pengajaran yang sama untuk semua muridnya. Hal ini dapat menghambat murid yang metode pembelajarannya berbeda-beda.

Berbeda dengan homeschooling, orang tua dan murid dapat menyesuaikan metode pembelajaran dengan kemampuan diri anak. Pembelajaran homeschooling lebih mengutamakan minat dan bakat muridnya sehingga murid dapat memaksimalkan potensi atau bakat yang dimilikinya.

Meskipun memiliki jadwal pembelajaran yang lebih fleksibel, pendidikan homeschooling juga memiliki kurikulum dan materi pembelajaran yang sama dengan sekolah formal.

Orang tua mendampingi anaknya belajar di rumah saat lockdown di Prancis dampak penyebaran virus corona atau COVID-19 pada Selasa (17/3/2020). Foto: AFP/Sebastien Bozon

Berdasarkan Permendikbud No. 129 tahun 2014, yaitu adanya pengakuan bahwa ijazah murid homeschooling setara dengan sekolah formal, dan adanya jaminan dari pemerintah untuk memudahkan siswa homeschooling yang ingin pindah ke jalur pendidikan formal atau pendidikan nonformal.

Murid homeschooling juga dapat disaingkan dengan murid pendidikan formal, karena memiliki kualitas pendidikan yang sama, meskipun murid homeschooling lebih memfokuskan pada bakat anak.

Sehingga homeschooling dapat menjadi alternatif atau solusi dari permasalahan yang ada dalam ketidakpuasan orang tua dan murid terhadap pendidikan formal. Tak heran jika saat ini banyak orang tua yang memilih anaknya bersekolah menggunakan metode homeschooling.