Permainan Tradisional Sendal Batok

Bahren
Dosen Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas
Konten dari Pengguna
30 Oktober 2023 10:44 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Bahren tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Permaian Sendal Batok yang mulai dikenalkan lagi kepada siswa SD di Kota Pariaman. Foto pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Permaian Sendal Batok yang mulai dikenalkan lagi kepada siswa SD di Kota Pariaman. Foto pribadi
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Permainan tradisional dalam kajian folklore termasuk pada jenis folklore bukan lisan. Bahkan ada beberapa permainan tradisional termasuk pada folklore setengah lisan. Permainan tradisional secara kebudayaan dimiliki oleh kelompok masyarakat. Permainan ini berpegang teguh pada norma adat dan kebiasaan yang berlaku dalam kebudayaan itu dan diwariskan secara turun tmurun dari generasi ke genarasi. Secara umum permainan ini dimainkan secara perseorangan dan kelompok berupa nyanyian, permainan, dongeng, dialog dan banyak lagi yang lainnya.
ADVERTISEMENT
Minangkabau sebagai sebuah kebudayaan tentunya juga memiliki permainan tradisional. Salah satu permainan tradisional yang sudah mulai ditinggalkan dan bahkan ada diantara generasi muda saat ini sudah tidak lagi mengenalinya adalah permainan tradisional Sendal Batok. Sendal Batok yang dimaksud di sini adalah permainan tradisional dengan memanfaatkan batok kelapa bagian yang ada mata pada batoknya.
Permainan ini dibuat dengan cara melobangi bagian mata batok kelapa dan memberinya dengan tali tambang sebagai pegangan untuk pemain sendal batok dalam memainkannya. Tali yang diberi dan dipasang pada batok biasanya memiliki panjang antara 1 hingga 1.5 meter. Berbekal tali inilah pemain sendal dengan segala kemampuannya mengendalikan sendal dengan baik dan tidak terjatuh ketika memainkannya.
Permainan ini mengajarkan kepada para pemain untuk memiliki karakter dan sikap jujur, toleransi, kreatif, kerja keras dan mandiri. Sikap jujur harus dimiliki setiap pemain sendal batok ini ketika mamainkan permainan ini. Karena menang kalahnya seseorang dalam perlombaan sendal batok tergantung dengan kecepatan dan ketepatan ketika mulai dari star hingga titik finis. Peserta akan dianggap batal dan kalah ketika ia jatuh dari sendalnya. Di posisi inilah nilai-nilai kejujuran sangat diutamakan. Jika ada peserta yang tidak jujur, walaupun mereka jatuh dari sendalnya tetap saja melanjutkan permainan maka dia bisa saja didiskualifikasi dari permainan.
ADVERTISEMENT
Sikap dan karakter toleransi juga diperlukan dalam membuat permainan ini, setiap peserta yang akan bertanding bisa saja dengan sukarela dan penuh dengan toleransi meminjamkan alat-alat yang mereka miliki agar pemain lain bisa menyelesaikan pembuatan sendal batoknya dengan baik dan tidak memiliki kendala.
Selanjutnya karakter dan sikap kerja keras. Hal ini sangat diperlukan oleh setiap pemain agar mereka bisa memenangi pertandingan dan perlombaan sendal batok ini diperlukan usaha dan kerja keras dari pemain dalam memainkan sendal batoknya dalam melewati rute yang telah ditentukan oleh panitia permainan.
Karakter kreativitas dan mandiri juga sangat diperlukan dalam permainan ini. Kreatifitas dan mandiri dalam membuat dan memainkannya maka pemain tidak akan bisa memainkannya. Kemandirian para pemain sendal batok juga memperlihatkan bagaimana ia bisa memilih batok yang baik dan bagus untuk digunakan dalam bermain sendal batok ini.
ADVERTISEMENT