Kumparan Logo

Evercoss Incar Penjualan Ponsel Pintar di Desa

kumparanTECHverified-green

clock
comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

CMO Evercoss, Ricky Tanudibrata. (Foto: Jofie Yordan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
CMO Evercoss, Ricky Tanudibrata. (Foto: Jofie Yordan/kumparan)

Gempuran ponsel pintar asal China dan merek asing lain ke Indonesia telah membuat vendor ponsel lokal semakin tersingkir, dan ini memaksa mereka untuk melebarkan sayap agar tak terfokus pada kota-kota besar.

Produsen ponsel Evercoss, mengaku akan memperluas jangkauan pasar mereka ke pedesaan. Ini juga dianggap sebagai wilayah potensial karena masyarakat di sana sudah sangat memanfaatkan ponsel pintar dalam kehidupan sehari-hari

"Sekarang ini saya kira kita hidup di masa menarik. Karena kalau kita lihat ke desa-desa kecil pun anak-anak sudah minta smartphone. Yang diminta pun bukan sekadar smartphone, tapi yang canggih," ujar CMO Evercoss, Ricky Tanudibrata, dalam acara peluncuran Genpro X di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (17/3).

Menurut Ricky, banyak anak-anak sekolah yang melakukan pembelajaran lewat ponsel, tablet, hingga komputer jinjing. Hal ini menunjukkan bagaimana teknologi mulai mempengaruhi kebiasaan masyarakat.

Ini sesuatu yang sangat menarik karena bukan hanya orang kota yang butuh smartphone tetapi juga desa, demand di sana sudah ada.

Pemanfaatan ponsel pintar di pedesaan juga mulai didukung dengan keberadaan jaringan Internet 3G dan 4G LTE dari operator telekomunikasi di Indonesia sudah semakin luas. Meski kenyataannya masih sering hilang sinyal atau naik-turun di daerah-daerah desa.

Sejak produsen ponsel asing semakin agresif jualan di Indonesia, banyak lembaga riset menyarankan agar mereka memperkuat bisnis di kawasan Indonesia bagian timur, termasuk pedesaan. Ponsel dari merek lokal punya potensi besar di sana karena banyak warga beralih dari ponsel fitur ke ponsel pintar.

Evercoss sendiri baru saja meluncurkan ponsel pintar segmen menengah ke bawah bernama Genpro X, yang merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan prosesor Qualcomm dan situs e-commerce Lazada Indonesia. Model ini juga akan didorong untuk konsumen di pedesaan.

Baca juga: Evercoss Kembali, Bawa Ponsel Android Murah dengan Sensor Jari

Evercoss Genpro X. (Foto: Jofie Yordan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Evercoss Genpro X. (Foto: Jofie Yordan/kumparan)

Evercoss mengandalkan fitur fingerprint yang sebenarnya dirasa tidak terlalu berpengaruh sebagai fitur pilihan masyarakat ketika ingin membeli ponsel.

Tapi, dengan harga Rp 999 ribu, Evercoss mengklaim harga ini terbilang murah untuk spesifikasi yang ditawarkan Genpro X, yaitu RAM 2 GB, memori internal 16 GB, kamera utama 13 MP, kamera depan 8 MP, sistem operasi Android Marshmallow 6.0, serta ditunjang prosesor Qualcomm Snapdragon 1,3 GHz. Ricky mengaku Genpro X cocoknya dihargai sekitar Rp 1,3 juta hingga Rp 1,5 juta.

Genpro X mulai dijual pada 21 Maret mendatang di situs Lazada secara eksklusif dan terdapat paket bundel dengan kartu perdana Telkomsel. Menurut Ricky, ponsel ini tidak akan dijual secara offline dan akan tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu putih, hitam, serta emas.

Spesifikasi Evercoss Genpro X

Prosesor: Qualcomm Snapdragon 1.3 GHz

Layar: 5 inci IPS HD, 1280 x 720 pixel

Kamera Utama: 13 MP + Flash

Kamera Depan: 8 MP + Flash

RAM: 2 GB

Memori Internal: 16 GB, slot MicroSD

Baterai: 2650 mAh

SIM: Dual SIM

Jaringan: 4G LTE/HSDPA+/3G/GSM