Open AI: Bantuan atau Ancaman?

Seorang mahasiswa di Universitas beralmamater merah di daerah bintaro. Aktif dalam kegiatan organisasi dan senang melihat reaksi orang-orang
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Jonathan Halim tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah melakukan banyak revolusi serta beberapa kemajuan besar di bidang industri. Para ahli teknologi hingga pekerja akademisi mengungkapkan bahwa kecerdasan buatan merupakan mantra di era teknologi sekarang.
Tanpa disadari kita sudah mulai terbiasa menggunakan AI dan merasakan manfaatnya. Contohnya, AI dapat digunakan untuk menganalisis data dan menyediakan informasi yang berguna, seperti memberikan rekomendasi untuk rute terbaik saat bepergian, atau memberikan saran makanan yang sehat berdasarkan pola makan.
AI juga dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan, misalnya dengan menganalisis pola pengunjung di sebuah area untuk menentukan kemungkinan kejadian yang tidak diinginkan. Di masa depan, AI diharapkan dapat membantu dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan, pendidikan, dan transportasi.
Kecerdasan buatan bekerja dengan cara menyerap data yang dimasukan kemudian dianalisis dan membentuk sebuah pola untuk membuat prediksi di masa depan. Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang kecerdasan buatan adalah Open AI.
Open AI
Open AI adalah sebuah perusahaan riset yang didirikan oleh beberapa ilmuwan ternama termasuk Elon Musk pada tahun 2015 dengan tujuan membangun kecerdasan umum buatan (AGI) untuk menyelesaikan masalah rumit di kehidupan nyata. Namun Elon Musk keluar pada tahun 2018 tetapi tetap menjadi donatur hingga saat ini.
Selain itu, organisasi ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa teknologi AI berkembang secara bertanggung jawab, dan tidak membahayakan manusia atau lingkungan. OpenAI telah melakukan banyak penelitian dan pengembangan dalam bidang AI, dan telah menghasilkan berbagai macam produk dan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Berdasarkan data dari web Open AI berikut merupakan beberapa fitur yang sedang dikembangkan oleh Open AI dan bisa dilihat secara umum di internet seperti:
Chat GPT
DALL-E2
Whisper
Alignment
Startup Fund
Salah satu produk terkenal dari OpenAI adalah Chat GPT. Chat bot ini menggunakan teknologi AI yang canggih untuk memahami pertanyaan dan memberikan jawaban yang akurat. Chat bot ini dapat digunakan untuk membantu mencari informasi, menjawab pertanyaan, atau bahkan hanya sebagai teman obrolan.
“Sejak peluncuran chatbot, orang-orang takjub melihat betapa pintarnya bot AI ini. Beberapa bahkan menyebutnya pengganti Google, karena dapat menawarkan solusi untuk masalah kompleks secara langsung, seperti guru yang tahu segalanya“(szetoaccurate.com, 08/12/2022).
Dengan menggunakan chat bot ini, pengguna dapat menghemat waktu dan tenaga dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Chat bot ini juga dapat membantu memahami suatu topik dengan lebih baik, karena dapat menjelaskan suatu hal dengan cara yang mudah dipahami. Selain itu, chat bot ini juga dapat diperbarui secara berkala untuk memastikan bahwa jawaban yang diberikan selalu akurat dan up-to-date.
Fitur Chat GPT
Salah satu kelebihan Chat GPT yang sedang ramai diperbincangkan adalah bagaimana chat bot ini dapat menjawab pertanyaan layaknya seseorang serta men-terjemahkan kalimat ke dalam bentuk bahasa pemrograman. Untuk bekerja, chat bot ini menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) untuk mengerti apa yang dikatakan pengguna dan memberikan jawaban yang tepat. Chat bot ini bisa menjawab pertanyaan umum hingga soal matematika yang rumit.
Ancaman atau Bantuan?
Lantas apakah Open AI serta fiturnya merupakan ancaman bagi para pekerja industri digital pada masa mendatang? Jawabannya adalah iya. Dengan fitur yang telah dikembangkan oleh Open AI salah satu ancaman yang paling sering disebutkan adalah bagaimana kemajuan dalam teknologi AI dapat menggantikan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia seperti menulis sebuah artikel, coding, bahkan membuat caption media sosial.
Tentu, ini dapat menyebabkan masalah pekerjaan dan mengurangi jumlah pekerjaan yang tersedia bagi manusia. Bahkan menurut Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom Alfons Tanujaya menilai Open AI dapat merugikan mahasiswa karena bisa mengerjakan tugas mereka dengan mudah (katadata.co.id, 09/12/2022).
Hal ini bisa terjadi jika AI dibuat dan dimanfaatkan untuk melakukan seluruh tugas manusia. Berikut beberapa pekerjaan yang diprediksi akan digantikan oleh Open AI jika tidak digunakan secara benar:
Copywriter
Designer
Programmer
Namun, sementara teknologi Open AI dapat menimbulkan ancaman terhadap pekerjaan manusia, juga dapat memberikan peluang bagi manusia untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan baru yang dibutuhkan untuk bekerja bersama dengan mesin. Teknologi Open AI dapat membantu manusia melakukan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien, memberikan waktu dan tenaga untuk mengerjakan tugas-tugas yang lebih kompleks dan bermanfaat bagi manusia.
Open AI dapat membantu manusia dalam banyak cara. Beberapa manfaat AI antara lain:
AI dapat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan kecermatan dan kecepatan yang tinggi, seperti menganalisis data atau mengidentifikasi pola dalam data yang sangat banyak.
AI dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas, misalnya dengan membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan secara lebih cepat dan akurat.
AI dapat membantu dalam menyediakan layanan yang lebih baik, seperti chatbot yang dapat membantu pelanggan menemukan informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat dan mudah.
AI dapat membantu dalam menyelesaikan masalah yang rumit yang sulit atau tidak mungkin dilakukan oleh manusia, seperti menyelesaikan persoalan matematika yang kompleks.
AI dapat membantu dalam menghasilkan keputusan yang lebih baik, misalnya dengan menganalisis data yang sangat banyak untuk memprediksi hasil suatu kejadian atau mengambil keputusan berdasarkan fakta yang tersedia.
Sebaliknya, beberapa pekerjaan akan mengalami peningkatan karena adanya teknologi Open AI seperti,
Data Analyst
Machine Learning Specialist
Big Data Specialist
Pekerjaan tersebut diprediksi akan semakin dicari untuk menghasilkan AI yang bisa membantu di berbagai aspek kehidupan bisnis. Para pekerja seni dan industri harus terus melakukan evolusi dalam pengembangan pikiran agar tetap dapat bersaing dengan teknologi masa depan.
Setidaknya dalam waktu dekat AI belum banyak mengambil alih pekerjaan, jadi inilah saatnya untuk terus melakukan inovasi dalam bidang masing-masing. AI juga dapat membantu manusia dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dengan menganalisis data dan memberikan informasi yang akurat.
Dengan demikian, manusia dapat menghemat waktu dan tenaga yang sebelumnya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut secara manual. Selain itu, AI juga dapat meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko human error. Oleh karena itu, manusia harus memanfaatkan AI untuk mempermudah kehidupan sehari-hari dan meningkatkan produktivitas.
AI dapat menjadi ancaman dan bantuan tergantung pada bagaimana teknologi tersebut digunakan. AI dapat membantu manusia dalam banyak cara, seperti membantu dalam pekerjaan yang membutuhkan kecermatan dan kecepatan yang tinggi, atau membantu dalam menganalisis data yang sangat banyak.
Namun, AI juga dapat menjadi ancaman bagi pekerjaan manusia jika digunakan secara tidak tepat, menggantikan pekerjaan manusia yang sebelumnya dilakukan oleh manusia. Oleh karena itu, penting bagi manusia untuk menggunakan AI dengan bijak dan memastikan bahwa AI digunakan untuk membantu manusia, bukan menggantikan pekerjaan manusia secara keseluruhan.
