12 Rumah di Asrama Polisi Solo Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran melanda Asrama Polisi (aspol) anggota Polresta Surakarta yang berlokasi di Jalan Bhayangkara, Kampung Panularan RT 06/RW 07, Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan Solo, Jumat (31/7). Akibat kejadian tersebut 12 rumah hangus terbakar.
“Ada 12 rumah terbakar aspol terbakar. Total ada 10 KK. Untuk penyebab masih kita dalami," ujar Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB, setelah 6 unit damkar dikerahkan.
Catur memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga yang menghuni 10 rumah aspol telah dievakuasi.
Seorang saksi mata Satria mengaku rumahnya ikut terbakar. Api disebutnya pertama kali muncul dari salah satu rumah yang posisinya berada di ujung.
“Rumah saya ikut terbakar. Api diduga dari obat nyamuk bakar dan langsung membesar,” ujar Satria.
Ia mengaku saat kejadian ada di rumah dan tidak sempat menyelamatkan harta benda termasuk surat-surat penting.
“Sementara saya tinggal di rumah saudara. Surat-surat penting ikut terbakar,” katanya.
Korban Ditempatkan di Rumdin Walkot Solo dan Sekolah
Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan untuk korban kebakaran akan ditempatkan di Rumdin Walkot Solo dan di SDN Bumi di Penumping, Laweyan.
“Kami tempatkan korban kebakaran sementara bisa menempati Rumdin Walkot Solo dan di SDN Bumi di Penumping, Laweyan,” kata Respati.
Dia menambahkan Pemkot Solo bersama pihak terkait tengah melakukan asesmen terkait 12 rumah aspol yang habis terbakar.
"Sembari akan kita asesmen dengan BPBD terkait pembangunan ulangnya dan rehabilitasi pasca bencana berkoordinasi dengan Polresta Surakarta,” pungkasnya.
