20 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan Imbas Erupsi Anak Krakatau

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pesawat di Bandara. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pesawat di Bandara. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sebanyak 20 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dibatalkan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. Penerbangan yang dibatalkan terdiri dari 16 penerbangan internasional dan 4 penerbangan domestik.

"Pada Penerbangan internasional terdapat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan kembali," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa, dalam keterangannya, Minggu (6/9).

Rute penerbangan internasional yang terkena dampak, yaitu penerbangan menuju dan dari Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL).

Sementara, pada penerbangan domestik, ada 4 penerbangan yang dibatalkan dan 1 penerbangan yang dialihkan.

Rute penerbangan domestik yang terdampak, yaitu penerbangan dari dan ke Lampung (TKG), menuju Denpasar (DPS) dan menuju Surabaya (SUB).

"Ditjen Perhubungan Udara juga memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan jadwal penerbangan pada 6 September 2026, mengingat adanya potensi dampak berantai (cascading impact) terhadap rotasi pesawat, ketersediaan armada, jadwal penerbangan berikutnya, serta kapasitas terminal," ungkap dia.

Ia menjelaskan, penyesuaian jadwal penerbangan dilakukan demi mengutamakan aspek keselamatan.

"Penyesuaian operasional penerbangan akan terus dilakukan secara dinamis berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan," ujarnya.

Lukman juga mengimbau kepada para calon penumpang agar terus memantau perkembangan terbaru terkait status penerbangannya.

"Ditjen Perhubungan Udara akan terus memonitor perkembangan situasi bersama operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan dan BMKG dan pihak terkait lainnya serta menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perubahan signifikan terhadap operasional penerbangan," tutupnya.

Adapun Bandara Soetta ditutup sementara hingga pukul 09.30 WIB akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan sementara dilakukan akibat abu vulkanik terdeteksi masuk ke area bandara.