53 Jemaah Umrah di Makassar Batal Berangkat Usai Bandara Riyadh Diserang

Puluhan calon jemaah di Kota Makassar, Sulsel, batal berangkat untuk melaksanakan ibadah umrah. Mereka tertahan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha mengatakan, terdapat 53 penumpang calon jemaah umrah yang rencananya akan terbang melalui Bandara Sultan Hasanuddin dengan maskapai Malaysia Airlines MH846.
"Total 53 penumpang calon jemaah umrah yang direncanakan melakukan perjalanan," kata Ruly kepada wartawan, sesaat lalu.
Ia menerangkan, tidak terdapat maskapai yang melakukan penerbangan langsung menuju Madinah maupun Jeddah dari Bandara Sultan Hasanuddin per-hari ini. Sebanyak 53 calon jemaah umrah itu direncanakan terbang ke Madinah dengan transit Kuala Lumpur, Malaysia.
"Untuk hari ini, hanya terdapat penerbangan Malaysia Airlines MH846 rute Makassar–Kuala Lumpur dengan penumpang sebanyak 83 orang. Dari 83 penumpang itu, tercatat 30 reguler dan 52 orang adalah calon jemaah umrah," ucapnya
Namun, 53 calon jemaah umrah tersebut juga gagal terbang ke Madinah karena penerbangan lanjutan Malaysia Airlines MH158 dengan rute Kuala Lumpur–Madinah juga mengalami pembatalan terbang.
"Sebanyak 53 calon jemaah umrah dari PT Mudah Menuju Baitullah mengalami penundaan keberangkatan dan tidak diberangkatkan pada penerbangan tersebut," sambungnya
Ruly menegaskan, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin akab terus memantau perkembangan informasi serta berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan pemangku kepentingan terkait guna mengantisipasi potensi dampak terhadap operasional penerbangan.
"Kami mengimbau calon jemaah umrah dan keluarga untuk senantiasa berkomunikasi dengan maskapai penerbangan serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing guna memperoleh informasi terkini dan akurat mengenai jadwal keberangkatan dan ketentuan perjalanan," imbuh dia.
