Ada Mayat di Perairan Bengkulu, Polisi Pastikan Bukan Rombongan Wartawan Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Mayat. Foto: Skyward Kick Productions/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mayat. Foto: Skyward Kick Productions/Shutterstock

Mayat laki-laki ditemukan di perairan Desa Lubuk Sanai, Kecamatan Koto Jaya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Polda Banten memastikan mayat tersebut bukan korban Arupadatu 1, kapal yang ditumpangi 5 wartawan yang hilang di dekat Gunung Anak Krakatau.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Hutapea, menjelaskan pihaknya telah berkomunikasi dengan Polres Mukomuko bahwa mayat tersebut memiliki identitas.

"Info dari Kapolres Mukomuko. Itu korban pembunuhan dan identitasnya ada," ujar Maruli, Kamis (24/9).

Adapun kapal yang ditumpangi 5 wartawan itu hilang pada Senin (7/9) lalu. Salah satu kru kapal, Surakman, saat ini sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pulau Enggano, Bengkulu.

Sementara, 7 orang dari rombongan KM Arupadatu I masih belum ditemukan, yakni M. Bagus Khoirunas selaku jurnalis Kantor Berita Antara, Ari Basuki selaku jurnalis Merdeka, Yudhistiro selaku jurnalis iNews, Firdaus selaku jurnalis Anadolu Agency, Donal Husni selaku jurnalis lepas, Warta selaku kapten kapal, dan Heriyanto selaku pemandu wisata.