BNPB: Beberapa Orang Masih Terjebak di Reruntuhan Akibat Gempa 7,7 M di NTT

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rumah warga yang rusak parah usai gempa 7,7 magnitudo di Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Foto: SELO / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Rumah warga yang rusak parah usai gempa 7,7 magnitudo di Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Foto: SELO / AFP

Kepala BNPB, Suharyanto, mengatakan ada sejumlah warga yang diduga masih terjebak dalam reruntuhan bangunan akibat gempa 7,7 magnitudo yang mengguncang kawasan NTT, pada Sabtu (15/8).

"Tadi ada informasi dari Bapak Gubernur bahwa di samping korban yang tadi kami laporkan, masih ada beberapa masyarakat yang disinyalir masih memerlukan pertolongan. Ada yang terjebak di beberapa bangunan," ujar Suharyanto dalam konferensi pers secara virtual.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menghadiri rapat Koordinasi, Sosialisasi dan Kesiapsiagaan dalam menghadapi fenomena El Nino di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (29/6/2026). Foto: BNPB

Untuk itu, kata Suharyanto, saat ini tim gabungan dari Basarnas hingga TNI-Polri masih melakukan pencarian dan pertolongan terhadap warga yang masih terjebak tersebut.

"Nah ini menjadi sasaran awal dari tim penanganan bencana, tim gabungan. Tadi dari Bapak Kepala Basarnas, unsur TNI/Polri juga timnya segera akan melakukan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak tersebut," ucapnya.

Gempa tektonik berkekuatan 7,7 magnitudo itu mengguncang pada Sabtu pagi pukul 05.58 WITA. Berdasarkan data sementara, sebanyak 38 orang korban dilaporkan tewas, dua orang luka berat, dan 11 lainnya mengalami luka ringan.