Bocah yang Tenggelam di Irigasi Singomerto Banjarnegara Ditemukan Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR gabungan saat mencari jasad dua bocah yang dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan saat mencari jasad dua bocah yang dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara. Foto: Dok. Istimewa

Dua anak yang dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, ditemukan tewas.

"Alhamdulillah kedua anak yang hilang tenggelam berhasil tim SAR gabungan temukan namun sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Kepala Kantor SAR Semarang Budiono dalam keterangannya, Kamis (16/7).

Tim SAR gabungan saat mencari jasad dua bocah yang dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara. Foto: Dok. Istimewa

Ia mengatakan, korban pertama yang ditemukan, yakni Muhammad Fadli Al Fayad (10) pada pukul 09.35 WIB di jarak 1,7 Km dari titik awal ia terlihat. Sementara, Zafran ditemukan pukul 15.00 WIB berjarak 3,5 Km dari lokasi terakhir terlihat.

"Keduanya langsung dibawa tim ke RSUD Banjarnegara untuk pemeriksaan penyebab Kematian korban," jelas dia.

Korban dilaporkan hilang pada Rabu (15/7) sekitar pukul 17.00 WIB. Kedua korban setempat terlihat bermain di sekitar saluran irigasi. Namun, mereka diduga terpeleset hingga tenggelam.