Gunung Anak Krakatau Erupsi: Lontarkan Lava Pijar, Terdengar Dentuman

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gunung Anak Krakatau erupsi pada Sabtu (5/9/2026). Foto: x/@badangeologi_
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Anak Krakatau erupsi pada Sabtu (5/9/2026). Foto: x/@badangeologi_

Gunung Anak Krakatau kembali erupsi. Gunung tersebut melontarkan lava pijar hingga mengeluarkan suara dentuman.

Berdasarkan situs magma.esdm.go.id, erupsi sudah terjadi sejak Jumat (4/9) malam. Saat ini, Gunung Anak Krakatau masuk kategori Level III atau Siaga.

"Kondisi erupsi seperti ini diinterpretasikan sebagai 'Lava Fountain' atau lava air mancur. Terdengar dentuman dan gemuruh dari Pos Gak Pasauran," demikian dikutip dari situs tersebut, Sabtu (5/9).

Laporan ini disusun berdasarkan pemantauan pada Sabtu pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa CCTV pengamatan di lokasi mati karena terkena material vulkanik. Gunung terlihat jelas, namun asap kawah tidak teramati.

Angin di Gunung Anak Krakatau mengarah ke barat laut atau ke arah Samudera Hindia.

Masyarakat diimbau untuk tetap berada di radius aman.

"Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif," tulisnya.