Gus Ipul Singgung Muktamar NU 15 Tahun Lalu: Rais Aam Dipilih Lewat AHWA

Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyinggung sejarah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) di Muktamar NU sekitar 15 tahun lalu. Dia menyebut pembahasan mengenai mekanisme pemilihan pimpinan NU saat ini berpotensi kembali berlangsung dinamis.
Saat ditanya mengenai kabar banyak pihak yang telah menyetujui mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU melalui AHWA, Gus Ipul mengatakan banyak atau tidaknya pihak yang menyetujui mekanisme tersebut masih relatif. Namun, dia memastikan isu tersebut akan menjadi salah satu perdebatan menarik dalam Muktamar ke-35 NU.
"Ya kalau untuk setuju banyak, banyak tidaknya masih relatif ya, masih banyak relatif. Tapi ini akan menjadi perdebatan menarik, gitu," kata Gus Ipul di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8).
Gus Ipul kemudian mengingatkan kembali pengalaman NU ketika mekanisme AHWA digunakan dalam pemilihan Rais Aam sekitar 15 tahun lalu. Menurutnya, pembahasan kala itu juga berlangsung cukup menarik hingga akhirnya dilakukan pemungutan suara.
"Sama seperti dulu ketika Rais Aam dipilih melalui AHWA. Ingat enggak di Jombang juga 15 tahun yang lalu tuh menarik dan sampai voting," ujarnya.
Karena itu, Gus Ipul membuka kemungkinan perdebatan mengenai mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU kali ini juga dapat berujung pada voting. Namun, dia mengatakan hal tersebut masih bergantung pada perkembangan persidangan dan keputusan para muktamirin.
"Apakah nanti juga perdebatan ini diakhiri dengan voting, itu akan kita lihat perkembangannya, ya," tandas dia.
