Kepala BRIN Ungkap Tepung Singkong Siap Diuji Coba untuk Padamkan Karhutla

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala BRIN Arif Satria di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/10/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BRIN Arif Satria di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/10/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, mengungkapkan penelitiannya terkait penggunaan tepung berbahan dasar singkong untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah rampung. Inovasi ini siap untuk diuji coba.

"Yang singkong itu, kan harus ada APP-nya (ammonium polyphosphate) itu ya. Nah, APP-nya kita sudah dapatkan, yang sudah diuji on-site. Nah kemarin juga sudah kita laporkan juga. Sudah kita laporkan bahwa ini sudah siap untuk diuji di lapangan," kata Arif di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/10).

Dalam pemadaman karhutla, Arif menjelaskan, pihaknya juga terlibat melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC). Ada dua inovasi yang telah dilakukan BRIN dalam melakukan OMC ini.

"Jadi insyaallah kita akan mencoba untuk beberapa inovasi ya, terkait dengan OMC untuk Dumikron, nah ya. Kemudian teknologi coSAT ya, kemudian teknologi dry ice," jelasnya.

Dia mengatakan, berbagai inovasi tersebut akan langsung diimplementasikan agar karhutla bisa segera teratasi.

"Jadi saya yakin, insyaallah kolaborasi kita dengan TNI AU, dengan BNPB, dan juga dengan BMKG ini, serta Kemenhub. Saya insyaallah besok juga akan ada pertemuan dengan Menhub ya, untuk mempercepat proses ini juga," ungkapnya.

Nelayan mencari ikan di Sungai Kahayan yang diselimuti asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (24/10/2026). Foto: Auliya Rahman/ANTARA FOTO

Sebelumnya Prabowo memerintahkan uji coba produksi massal tepung berbahan dasar singkong untuk membantu memadamkan karhutla. Inovasi tersebut dibahas saat Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8) lalu.

Prabowo meminta teknologi tersebut diuji untuk mengetahui efektivitasnya dalam memadamkan api, termasuk kemungkinan penggunaannya melalui helikopter seperti operasi water bombing.

Ide penggunaan tepung sebagai bahan pemadam karhutla disampaikan Kapolri saat itu, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menjelaskan, zat berbahan dasar tepung dapat digunakan untuk mencegah sekaligus memadamkan api, terutama pada tahap awal.