Korban Tewas Gempa Magnitudo 7,5 di Venezuela Tembus 2.954 Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang anggota Perlindungan Sipil melihat puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi 24 Juni lalu di La Guaira, Venezuela, Rabu (1/7/2026). Foto: Ricardo Arduengo/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seorang anggota Perlindungan Sipil melihat puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi 24 Juni lalu di La Guaira, Venezuela, Rabu (1/7/2026). Foto: Ricardo Arduengo/REUTERS

Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,5 yang meluluhlantakan Venezuela pada akhir Juni lalu menyebabkan ribuan orang tewas. Dilansir AFP, berdasarkan keterangan resmi per Sabtu (4/7), korban tewas akibat bencana ini tembus 2.954 orang.

Jumlah korban meninggal bertambah lebih dari 300 orang dibandingkan data pada Jumat (3/7). Sementara itu, lebih dari 16 ribu orang mengalami luka-luka akibat bencana itu. Gempa juga merobohkan puluhan bangunan dan membuat ribuan orang masih dinyatakan hilang.

Bencana ini menjadi salah satu gempa paling mematikan di Amerika Latin. Lebih dari 16 ribu orang kehilangan tempat tinggal, sementara 190 bangunan runtuh, sebagian besar berada di wilayah pesisir La Guaira, di utara ibu kota Caracas.

Tim penyelamat Brasil bekerja di lokasi bangunan yang runtuh pasca gempa bumi 24 Juni lalu di La Guaira, Venezuela, Rabu (1/7/2026). Foto: Ricardo Arduengo/REUTERS

Sepuluh hari setelah gempa itu mengguncang, tim penyelamat mulai mengakhiri operasi pencarian korban selamat. Di saat yang sama, banyak keluarga masih berupaya mengevakuasi jenazah anggota keluarganya dari bawah reruntuhan.

Dalam bencana gempa, peluang terbesar untuk menemukan korban selamat umumnya hanya berlangsung hingga 72 jam setelah kejadian. Meski demikian, beberapa orang secara ajaib masih berhasil ditemukan hidup pada pekan ini.