Korlantas: Korban Meninggal Kecelakaan Lalu Lintas Turun 22,9%

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kecelakaan motor. Foto: Muhammad Faisal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kecelakaan motor. Foto: Muhammad Faisal/kumparan

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada Juli 2026 menurun dibanding bulan sebelumnya.

Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Korlantas Polri, angka korban tewas turun 22,92 persen atau berkurang 441 orang.

Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Mariochristy PS Siregar mengatakan, hasil tersebut diperoleh dari analisa dan evaluasi terhadap data kecelakaan selama Juli 2026.

“Hasil analisa menunjukkan kualitas penanganan keselamatan lalu lintas mengalami perbaikan. Yang paling menonjol adalah penurunan jumlah korban meninggal dunia sebesar 22,92 persen atau 441 orang dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Mario dalam keterangannya, Rabu (5/8).

Selain korban meninggal yang menurun, jumlah kecelakaan lalu lintas juga turun tipis. Sepanjang Juli 2026 tercatat ada penurunan 27 kasus atau sekitar 0,17 persen dibandingkan Juni.

Namun, jumlah korban luka berat justru meningkat. Data IRSMS mencatat korban luka berat bertambah 218 orang atau naik 11,05 persen. Angka tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi Korlantas untuk memperkuat upaya pencegahan kecelakaan.

Ilustrasi kecelakaan. Foto: Shutterstock

Berdasarkan data Juli 2026, lima wilayah dengan jumlah kecelakaan terbanyak masih didominasi Pulau Jawa. Polda Jawa Tengah mencatat 3.300 kejadian, disusul Polda Jawa Timur 3.017 kejadian, Polda Metro Jaya 1.572 kejadian, Polda Jawa Barat 886 kejadian, dan Polda Sulawesi Selatan 872 kejadian.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo sebelumnya juga mengingatkan jajarannya agar terus mengedepankan pelayanan, penegakan hukum, dan langkah pencegahan dalam menjaga keselamatan di jalan.

“Setiap anggota Polantas adalah wajah terdepan Polri. Setiap pelayanan adalah kehormatan. Setiap penegakan hukum adalah cerminan keadilan. Dan setiap langkah preventif-intuitif yang kita lakukan hari ini adalah investasi nyata demi menyelamatkan masa depan generasi emas Indonesia,” ujar Wibowo.