Pagar Besi Monumen TD Pardede di Deli Serdang Hilang, Diganti Bambu

Pagar besi yang terpasang di Monumen TD Pardede, Jalan Binjai, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, hilang.
Pantauan kumparan di lokasi, pada Senin (29/6), terlihat pagar kawasan monumen diganti dengan bambu. Bambu itu disusun sedemikian rupa hingga menyerupai pagar.
Kepala Desa Lalang, Indrayani Nasution mengatakan bahwa monumen TD Pardede tersebut milik pribadi dari yayasan TD Pardede. Ia menyebut, lahan tersebut memang kurang terawat.
Di area monumen juga terdapat sebuah sekolah SMP yang masih beroperasi.
"Jadi, sekolah di patung TD Pardede itu memang sepengetahuan kita, memang kurang terawat. Kadang-kadang enam bulan sekali baru dibersihkan juga. Tadi justru saya lewat, saya heran kok dipasang bambu. Saya tanya kepala dusun, dari pihak TD Pardede masang bambu, posisi pagarnya yang berdiri-berdiri itu copot. Bukan semua pagar itu hilang, tidak. Jadi ada sisi berdiri pagar itu saja, bukan rangkanya semua hilang," kata Indra saat ditemui di kantornya, Senin (29/6).
Namun, Indra belum bisa memastikan apakah pagar besi yang terpasang sebelumnya itu hilang dicuri atau bukan.
"Terkait pencurian, perlu kita sampaikan bahwa memang hampir di semua wilayah yang namanya pencurian itu meningkat. Makanya saya perintahkan kepada kepala dusun untuk mengaktifkan pos kamling," ujar Indra.
"Kalau itu saya kurang tahu, apakah ada pencuriannya enggak tahu. Jadi sekarang sudah ditutup lah dengan bambu. Ditutup bambu di pagar yang hilang itu, jadi rangkanya masih utuh. Mungkin yang runcingnya itu, terus ditutup sekarang pagar," lanjutnya.
Menurut Indra, monumen tersebut memiliki penjaga dari pihak yayasan. Monumen TD Pardede tersebut sudah berdiri sejak 1983.
Indra mengatakan, digantikannya pagar dengan bambu ini sudah dilaporkan ke aparat setempat.
"Saya baru justru dapat laporan hari ini. Karena yang mengawasi Pardede itu juga tidak melapor kepada kita. Cuma tadi saya telepon, bahwasanya kepala dusun sudah melapor kepada Babinsa," ucap Indra.
"Kita cek tadi sama kepala dusun sudah diinformasikan dengan Babinsa. Jadi persoalannya memang kurang aktif di situ. Nah di sampingnya juga ada gudang, itu pengetahuan saya," pungkas Indra.
