Penumpang Mikrotrans Diduga Alami Pelecehan, Transjakarta Telusuri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pramudi Mikrotrans mendorong kendaraannya di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (19/11/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pramudi Mikrotrans mendorong kendaraannya di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (19/11/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Seorang penumpang mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual di dalam Mikrotrans Jak 31 (KWK 268) rute Blok M-Andara pada Kamis (24/9). Pihak Transjakarta, selaku perusahaan yang menaungi Mikrotrans, menyatakan pihaknya akan membantu menelusuri pelaku.

Pengalaman tersebut dibagikannya melalui unggahan di Threads. Dalam unggahan itu, korban bercerita ada seorang pria bagian pahanya.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani membenarkan adanya kejadian tersebut.

“PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengkonfirmasi adanya dugaan insiden pelecehan seksual yang terjadi di dalam armada Mikrotrans Jak 31 (KWK 268) rute Blok M – Andara pada Kamis (24/9), sebagaimana video yang beredar di masyarakat,” kata Ayu dalam keterangannya, Jumat (25/9).

Transjakarta menyatakan mengecam segala bentuk pelecehan dan tindakan yang melanggar hukum di lingkungan operasional layanan mereka.

Transjakarta juga bakal memberikan dukungan penuh kepada korban, baik dalam pendampingan maupun pemulihan.

“Transjakarta menyampaikan empati mendalam serta komitmen dukungan penuh bagi korban, baik dalam pendampingan maupun pemulihan,” tutur Ayu.

Transjakarta saat ini masih menelusuri identitas pria yang diduga menjadi pelaku pelecehan seksual tersebut. Ayu mengatakan pramudi Mikrotrans menerima laporan terkait kejadian itu sesaat setelah pria tersebut turun dari armada.

“Pramudi Mikrotrans menerima laporan terkait kejadian tersebut sesaat setelah terduga pelaku turun dari armada,” kata Ayu.

“Transjakarta saat ini tengah melakukan penelusuran identitas terduga pelaku, serta siap berkoordinasi dan mendukung penuh pihak kepolisian untuk memproses insiden ini secara hukum guna memberikan efek jera,” ungkap Ayu.

Transjakarta mengimbau pelanggan yang melihat atau mengalami tindakan mencurigakan maupun pelanggaran di area layanan agar segera melaporkannya kepada petugas.