Pesepeda Jatuh hingga Koma karena Jalan Berlubang di Kemayoran, Bina Marga Buka Suara

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kendaraan melintasi terowongan Underpass Kemayoran yang surut dari banjir. Foto: Darin Atiandina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan melintasi terowongan Underpass Kemayoran yang surut dari banjir. Foto: Darin Atiandina/kumparan

Seorang pesepeda terjatuh di terowongan Kemayoran arah Sunter, Jakarta Utara. Pesepeda itu diduga terjatuh karena jalan yang berlubang dan bergelombang.

Informasi itu disampaikan oleh komunitas Bike to Work melalui akun Instagram @b2w_indonesia. Disebut, akibat kecelakaan itu, pesepeda tersebut mengalami luka hingga koma.

Menanggapi kecelakaan itu, Kapusdatin Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan pihaknya turut prihatin. Ia juga mendoakan agar korban segera pulih.

“Terkait insiden pesepeda di Terowongan Kemayoran arah Sunter, Jakarta Utara, yang diduga berkaitan dengan kondisi infrastruktur jalan berupa celah pada manhole saluran dan permukaan aspal yang bergelombang, kami turut prihatin atas insiden tersebut dan mendoakan semoga korban segera diberikan kesembuhan dan kesehatan sehingga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” kata Wenny kepada kumparan, Senin (2/11).

Wenny menjelaskan, kawasan Kemayoran berada dalam area yang dikelola Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran di bawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Oleh karena itu, pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur di lokasi tersebut menjadi kewenangan pengelola.

“Lokasi Terowongan Kemayoran berada dalam area pengelolaan Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran (P2KK) dan merupakan aset Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), sehingga pemeliharaan dan perbaikan infrastrukturnya menjadi kewenangan pengelola aset tersebut,” ujarnya.

Ilustrasi kota ramah pesepeda. Foto: Pixel-Shot/Shutterstock

Meski demikian, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, kata Wenny, akan berkoordinasi dengan P2KK untuk mendorong penanganan kondisi jalan dan celah manhole saluran di lokasi kejadian.

Koordinasi tersebut juga mencakup pemasangan rambu peringatan serta pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur di terowongan Kemayoran.

“Dinas Bina Marga akan berkoordinasi dengan P2KK untuk mendorong tindak lanjut penanganan kondisi jalan dan celah manhole saluran, termasuk pemasangan rambu peringatan serta pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur di lokasi tersebut,” kata Wenny.