Pramono: LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Diuji Coba, Tarifnya Rp 8

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan uji coba operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai sebelum diresmikan.
Sebelumnya, peresmian dijadwalkan berlangsung pada Rabu (26/8), namun ditunda karena membutuhkan penyempurnaan.
“Sekarang ini saya sudah meminta untuk di lapangan dilakukan uji coba. Dan saya segera memutuskan sampai dengan kapan, nanti dengan tarif khusus untuk uji coba tersebut dan sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat,” kata Pramono saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/8).
Ia mengatakan, tarif khusus akan disiapkan saat uji coba berlangsung.
“Tarifnya adalah Rp 8,” jelasnya.
Pramono mengatakan pemberlakuan tarif khusus itu bertujuan agar masyarakat dapat mengenal sekaligus tertarik menggunakan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai.
“Ini untuk membuat masyarakat mengetahui dan sekaligus membuat masyarakat tertarik memanfaatkan LRT ini. Karena LRT ini benar-benar nantinya akan mengubah wajah Jakarta karena melintasi di daerah yang padat,” ujarnya.
Pramono memastikan tarif Rp 8 untuk masa uji coba tersebut akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Ia mengatakan Pergub tersebut akan segera ditandatangani.
“Pergub-nya saya akan segera keluarkan, tanda tangani karena untuk menentukan itu kan harus ada Pergub-nya. Pergub-nya yang mengatur Rp 8,” kata Pramono.
Pramono menyebut masa uji coba akan berlangsung hingga menjelang peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai.
Kolong Jalur LRT Akan Dihijaukan
Selain itu, Pramono juga meminta penataan dilakukan di area bawah jalur layang LRT. Ia ingin ruang di bawah jalur LRT tidak hanya didominasi beton, tetapi dihijaukan dengan tanaman.
“Saya juga sudah memerintahkan supaya konsentrasinya tidak hanya di LRT saja, tetapi di bawahnya juga kita lakukan pembersihan dan pembenahan termasuk segera dihijaukan,” ujarnya.
“Saya pengin di atasnya ada LRT, di bawahnya adalah menjadi daerah yang tidak hanya beton saja, tetapi dihijaukan dengan tanaman yang ada dan kami segera memulai untuk itu,” sambung Pramono.
