Sarmuji Jadi Menperin, Kursi Ketua Fraksi Golkar di DPR Tunggu Keputusan Bahlil

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wasekjen Golkar Sarmuji  Foto: Johannes Hutabarat/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wasekjen Golkar Sarmuji Foto: Johannes Hutabarat/kumparan

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan posisi Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR yang sebelumnya dijabat Muhammad Sarmuji masih belum ditentukan. Penentuan pengganti Sarmuji akan menunggu keputusan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

“Belum. Saya kira nanti menunggu keputusan DPP, keputusan Ketua Umum lah. Nah, kita tunggu aja,” kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10).

Sarmuji sebelumnya menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Golkar di DPR. Ia kini tak lagi duduk di DPR setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10).

Doli mengatakan Golkar saat ini juga tengah memproses pergantian Sarmuji sebagai anggota DPR melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW). Golkar akan menyampaikan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk proses tersebut.

“Jadi ya kita mengikuti saja prosedur yang diatur dalam mekanisme peraturan perundang-undangan kita. Ini dalam waktu dekat ini kita akan sampaikan surat ke KPU, ya. Dan kemudian nanti selanjutnya, ya mengikuti proses yang ada aja,” ujarnya.

Menurut Doli, pengganti Sarmuji sebagai anggota DPR nantinya merupakan calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Yang menggantikan adalah nama-nama yang kemarin memperoleh suara terbanyak berikutnya dari anggota-anggota DPR yang terpilih,” kata dia.

Selain Sarmuji, Golkar juga memproses PAW Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang telah dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Prabowo pada Jumat (2/10). Untuk kursi Bamsoet, Doli menyebut nama Subeno sebagai calon pengganti.