Suami Meninggal-Anak Koma Akibat Tabrak Lari, Ibu di Depok Minta Tolong KDM

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kecelakaan motor. Foto: osobystist/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kecelakaan motor. Foto: osobystist/Shutterstock

Seorang perempuan bernama Heldawati meminta bantuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) setelah suami dan anaknya menjadi korban tabrak lari di Jalan BDN Raya, Sawangan, Depok, pada Minggu (4/10).

Dalam unggahan di akun Threads @heldawati902, Heldawati menyebut suaminya meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Sementara itu, anaknya mengalami retak tengkorak dan patah tulang paha hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Heldawati mengatakan, anaknya sempat dirawat di RSUD Depok. Namun, proses penanganan medis terkendala keterbatasan peralatan sehingga pihak rumah sakit berencana merujuk anaknya ke rumah sakit tipe A.

"Suami dan anak saya kecelakaan tabrak lari di depan BDN Raya Sawangan, boncengan naik motor tanggal 4 Oktober 2026. Suami saya MD (meninggal dunia) dan anak saya dibawa ke RSUD Depok," tulis Heldawati dalam unggahannya, Sabtu (10/10). kumparan telah diizinkan untuk mengutip pernyataannya.

Ia menjelaskan, hasil CT scan menunjukkan anaknya mengalami retak tengkorak dan patah tulang paha. Namun, saat unggahan itu dibuat, anaknya belum menjalani operasi karena keterbatasan peralatan medis dan belum adanya kepastian dari rumah sakit tujuan rujukan.

"Pihak RS ingin merujuk ke RS tipe A, tapi sampai saat ini belum ada jawaban dari RS yang dituju, dan sampai sekarang belum dioperasi karena peralatan kurang memadai," tulisnya.

Dalam unggahan tersebut, Heldawati memohon bantuan KDM agar anaknya segera mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan.

"Tolong, Pak, anak saya kesakitan. Hati ibu," tulisnya.

Saat dikonfirmasi, Heldawati mengatakan anaknya kini telah dipindahkan ke rumah sakit tipe A setelah ada pihak yang merespons permintaannya.

"Alhamdulillah sudah ada yang respons, sekarang anak saya di RS tipe A," kata Heldawati.

Namun, saat ditanya apakah KDM telah merespons langsung permintaannya, Heldawati menjawab belum.

"Ini tidak," singkatnya.

Hingga kini belum ada informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kondisi anak Heldawati maupun penanganan kasus tabrak lari tersebut.