Waka Komisi I Dorong TNI Tingkatkan Kemampuan Prajurit: Adaptasi dengan AI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Doorstop Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono di Lapangan Mabes TNI, Senin (5/10/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Doorstop Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono di Lapangan Mabes TNI, Senin (5/10/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendorong TNI meningkatkan kapasitas dan kemampuan prajurit agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk penggunaan artificial intelligence (AI).

Menurutnya, perkembangan teknologi perlu dioptimalkan untuk mendukung pelaksanaan tugas TNI dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara. Dave mengatakan TNI telah menunjukkan dedikasi dalam menjalankan berbagai tugas dengan sejumlah keterbatasan.

"TNI telah menunjukkan prestasi yang luar biasa, dengan segala keterbatasan berhasil menunaikan segala macam tugas dan tanggung jawab," kata Dave usai menghadiri upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10).

Karena itu, ia menganggap pemerintah perlu memastikan kebutuhan prajurit dapat terpenuhi dengan kondisi yang mutakhir.

"Maka itu tanggung jawab dari pemerintah untuk memastikan peralatan mereka, kesejahteraan mereka, pendidikan mereka, infrastruktur dan peralatan yang mereka gunakan itu dengan kondisi yang mutakhir," katanya.

Prajurit TNI membawa panji-panji satuan baru TNI saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Menurut Dave, perkembangan teknologi tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas dan kemampuan prajurit TNI. Hal itu agar prajurit mampu beradaptasi dengan teknologi yang ada.

"Apalagi sekarang dengan teknologi terbaru, dengan adanya perkembangan teknologi seperti AI (artificial intelligence), jaringan internet yang tersebar ke seantero dunia," ungkap Dave.

"Hal inilah yang harus dioptimalkan dan ditingkatkan kapasitas dan kemampuan prajurit TNI untuk beradaptasi dengan teknologi yang ada sehingga bisa mampu mengidentifikasi dan juga menjalankan fungsinya untuk memastikan kedaulatan bangsa dan negara benar-benar sepenuhnya terlaksana," lanjut dia.

Dave menilai kemampuan beradaptasi dengan teknologi juga berkaitan dengan pelaksanaan fungsi TNI dalam menjaga kedaulatan negara. Menurutnya, prajurit perlu mampu menggunakan perkembangan teknologi untuk mengidentifikasi berbagai hal yang berkaitan dengan tugasnya.

"Sehingga bisa mampu mengidentifikasi dan juga menjalankan fungsinya untuk memastikan kedaulatan bangsa dan negara benar-benar sepenuhnya terlaksana," tutupnya.