KKN ITERA PPM 07 Realisasikan Pembuatan Tugu Batas Desa di Desa Pekurun Barat

Mahasiswa Institut Teknologi Sumater. Prodi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari JOSUA FERNANDES SITUMEANG tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang tergabung dalam Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITERA PPM 07 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Pekurun Barat, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara selama periode 6 Januari hingga 6 Februari 2026.

Kelompok KKN ITERA PPM 07 diketuai oleh Asadel Lutfie dan beranggotakan Muhammad Hafiz Risqulloh, Margaretta Manullang, Kristof Ginting, Nurlia Pakpahan, Shelomitha Rovinanda, Chiara Naomi Tritania A.H, Sindy Monica Sinaga, dan Josua Fernandes, dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Apt. Tri Dewi Zakinah, M.Farm.
Salah satu program kerja unggulan pertama yang direalisasikan adalah pembuatan tugu batas desa yang telah mendapatkan izin langsung dari Kepala Desa Pekurun Barat, Ibu Susana, S.Kom. Tugu ini kemudian diresmikan pada 4 Januari 2026 bersama Kepala Desa dan beberapa perangkat desa.
Program ini dilatarbelakangi oleh belum adanya penanda batas desa yang jelas sebagai identitas wilayah Desa Pekurun Barat. Tujuan dari pembuatan tugu batas desa ini adalah untuk memperjelas identitas administratif desa, memberikan penanda wilayah yang informatif bagi masyarakat maupun pendatang, serta memperkuat citra dan kebanggaan desa.
Proses pengerjaan tugu dimulai sejak 22 Januari 2026 dengan penentuan titik lokasi dan pemasangan batu pondasi. Pengerjaan dilanjutkan secara bertahap hingga 3 Februari 2026 pada tahap pengecatan akhir. Dalam proses pembangunannya, mahasiswa KKN tidak bekerja sendiri, melainkan mendapat bantuan aktif dari warga desa melalui semangat gotong royong.
Seluruh tahapan kegiatan meliputi survei titik pemasangan, penyusunan pondasi, pembangunan struktur tugu, hingga proses pengecatan akhir. Partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan menunjukkan dukungan yang besar terhadap program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi desa.
Pemerintah Desa Pekurun Barat menyambut baik program ini karena dinilai sangat membantu dalam memberikan identitas yang jelas bagi wilayah desa serta menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat.
Melalui program ini, diharapkan tugu batas desa dapat menjadi penanda resmi wilayah Desa Pekurun Barat sekaligus memperkuat identitas desa di mata masyarakat luas.
