Konten dari Pengguna

"Anak-Anak Olimpiade" di Russia

Juicy Fact

Juicy Fact

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Juicy Fact tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang Anggota Parlemen terkemuka Rusia dikecam keras karena mendesak perempuan untuk tidak berhubungan intim dengan laki-laki asing selama Piala Dunia. Tamara Pletnyova dari Partai Komunis mengatakan kepada sebuah stasiun radio Moskow bahwa dirinya "bukanlah seorang nasionalis" tetapi dia meyakini perempuan Rusia seharusnya menghindari berhubungan seksual dengan orang dari "ras yang berbeda" karena anak-anak mereka akan menderita.

 "Anak-Anak Olimpiade" di Russia
zoom-in-whitePerbesar

Dia menjawab pertanyaan terkait "anak-anak Olimpiade" di mana terjadi peningkatan jumlah kelahiran anak-anak campuran di Rusia setelah Olimpiade Musim Panas tahun 1980. Pletnyova mengatakan anak-anak ini "diterlantarkan" ayah-ayah asing mereka. Pernyataan itu membuat Pletnyova dikecam luas di internet. Sebagian orang membandingkan pernyataannya dengan kampanye FIFA, Katakan Tidak terhadap Rasisme.

Penyiar radio, Tayana Felgengauer, membayangkan apakah Pletnyova mengalami hal sejenis dengan seorang mantan pemain skate yang menyatakan akun Twitter-nya dibajak oleh pihak yang menaruh pesan rasis. Pengkritik lainnya mendesak Pletnyova untuk "diusir dari Duma" (parlemen Rusia). Sementara yang lainnya menekankan ironi yang muncul karena Pletnyova sebelumnya adalah "pimpinan Komite Kebangsaan".