Ciri Khas Suku Mangbetu di Afrika Tengah

Tulisan dari Juicy Fact tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Suku Mangbetu mendiami Provinsi Orientale di bagian utara Kongo, Afrika Tengah. Provinsi yang wilayahnya didominasi hutan belantara Mengapa mereka menginginkan kepala yang lonjong? Usut punya usut, suku Mangbetu percaya kalau kepala yang lonjong adalah simbol kecantikan, keanggunan, lambang kekuatan dan kecerdasan. Melonjongkan kepala dilakukan oleh pria dan wanita. Namun kebanyakan, hal ini dilakukan oleh para wanita.

Wanita Suku Mangbetu | Wikimedia Commons
Para wanita dengan kepala yang lonjong, akan lebih menarik di mata para pria suku Mangbetu. Rambut para wanita yang keriting, kemudian akan dihias sedemikian rupa agar terlihat lebih cantik. Bahkan konon kabarnya, semakin lonjong kepala wanita, artinya semakin bertambah lagi nilai kecantikannya.
Sampai akhirnya bangsa Eropa tepatnya kolonial Belgia lainnya masuk ke Kongo, di tahun 1950-an, tradisi ini dilarang. Alasannya cuma satu, karena dianggap bisa menyakitkan bayi-bayi yang baru lahir. Walau seperti itu, suku Mangbetu ada yang masih tetap mempertahankan tradisi Lipombo ini. Dari informasi para peneliti, Lipombo sudah berlangsung jauh sebelum abad ke-17. Membentuk kepala yang lonjong, juga dinilai tidak tidak mempengaruhi fungsi otak.
