Pemegang Rekor Diet Terekstrem

Tulisan dari Juicy Fact tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kata siapa hanya wanita yang melakukan diet? Bahkan untuk pemegang orang yang melakukan diet paling ekstrem sepanjang sejarah justru dipegang oleh seorang laki-laki. Suatu hari Angus Barbieri datang ke bagian kedokteran di Royal Infirmary of Dundee di Skotlandia. Ia ingin mengatasi obesitas akut yang dideritanya. Ketika datang pertama kali pada pertengahan tahun 1965, beratnya mencapai 207 kg.

Dokter yang menangani menyarankannya berpuasa makan makanan padat untuk beberapa saat, berharap metode itu bisa menolong Barbieri menurunkan berat badannya. Tapi, saking semangatnya menurunkan berat badan, Barbieri melanjutkan puasa makanan padatnya selama lebih dari setahun, 382 hari tepatnya. Tak makan makanan padat berarti bahwa selama kurun waktu dietnya, Barbieri nyaris tidak makan apa pun.
Ia tak mengonsumsi kabohidrat macam nasi dan roti, bahkan tidak makan sayur dan buah. Ia hanya minum air putih, teh, dan kopi. Diet itu tidak mudah. Barbieri harus mengecek kesehatannya. Ia bahkan harus berhenti dari pekerjaannya hanya agar berat badannya ideal. Sesekali, ia menginap di rumah sakit dan mengonsumsi suplemen potasium dan sodium. Ketika berat badannya sudah menjadi 82 kilo, berat badan yang diidamkannya, dia mengatakan hampir lupa rasanya makan. Dikutip dari Science Alert, awal Maret 2017 Barbieri tercatat dalam Guinness Book of Records pada tahun 1971 sebagai manusia terlama yang mampu bertahan hidup tanpa makanan padat.
