Konten dari Pengguna

Kepemimpinan Visioner:Meningkatkan Efektivitas pada Organisasi Publik dan Privat

Junice Yolanda
Mahasiswa STIE Pembangunan Tanjungpinang Jurusan Manajemen
4 April 2025 16:50 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Junice Yolanda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kepemimpinan Visioner. Sumber : https://pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Kepemimpinan Visioner. Sumber : https://pixabay.com
ADVERTISEMENT
Dalam setiap organisasi baik di sektor publik maupun privat membutuhkan pemimpin yang dapat membantu perusahaan untuk mencapai tujuannya. Salah satu kepemimpinan yang dapat digunakan di organisasi yaitu kepemimpinan visioner. Kepemimpinan visioner adalah gaya kepemimpinan yang berfokus pada penciptaan, komunikasi, dan realisasi visi masa depan yang jelas dan inspiratif.
ADVERTISEMENT
Seth Kahan (2002) menyatakan bahwa kepemimpinan visioner mencakup kemampuan, keterampilan, dan keahlian luar biasa dalam memberikan gambaran tentang kesuksesan serta kejayaan di masa depan (Ma’sum, 2019). Menurut Gaffar (1995:22) visi merupakan kemampuan untuk melihat jauh ke depan dengan pandangan yang mendalam dan luas. Visi juga merupakan hasil pemikiran abstrak yang memiliki kekuatan luar biasa, mampu menembus berbagai batas fisik, waktu, dan tempat (Tampubolon, 2022).
Menurut McLaughlin (Nastain, 2021), pemimpin visioner dapat dikatakan dengan efektif jika memiliki beberapa ciri khas yaitu:
a. Komitmen terhadap nilai-nilai spiritual.
sebagai ciri paling menonjol dari pemimpin visioner. Mereka menunjukkan integritas pribadi yang kuat, serta memancarkan energi, vitalitas, dan tekad dalam setiap tindakannya.
b. Memiliki inspirasi visi yang jelas.
ADVERTISEMENT
Agar memiliki inspirasi visi yang jelas terjadi jika memiliki kemampuan untuk merealisasikan visi dasar yang telah direncanakan. Visi tersebut didorong oleh inspirasi positif tentang masa depan dan memiliki arah yang jelas mengenai bagaimana cara mencapainya.
c. Menghargai hubungan baik.
Mengahargai hubungan yang baik dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian terhadap orang lain dan menganggap mereka sebagai aset terbesar dalam suatu organisasi. Pemimpin visioner mengutamakan pendekatan kemitraan dan menciptakan rasa kebersamaan dalam visi dan makna dengan orang lain. Mereka menunjukkan rasa hormat yang lebih besar terhadap orang lain dan dengan sepenuh hati mengembangkan semangat tim.
d. Berani mengambil langkah inovatif.
Melalui kemampuan pemimpin visioner untuk mengubah pola pikir lama dan menciptakan strategi yang melampaui pemikiran konvensional, serta menggunakan pendekatan sistematik dalam pengambilan keputusan.
ADVERTISEMENT
Menurut Burt Nanus, seorang pemimpin visioner harus memiliki 4 kompetensi ini (Lestari et al., 2023)
1. Pemimpin visioner harus memiliki keterampilan komunikasi yang efektif dengan manajer dan karyawan lainnya dalam organisasi. Hal ini memerlukan pemimpin untuk memberikan arahan, dorongan, dan motivasi.
2. Pemimpin visioner harus memahami lingkungan eksternal dan dapat merespons dengan tepat terhadap ancaman dan peluang yang ada. Ini termasuk kemampuan untuk menjalin hubungan yang efektif dengan orang-orang penting di luar organisasi, seperti investor dan pelanggan, yang memiliki peran penting dalam keberhasilan organisasi.
3. Seorang pemimpin juga harus memiliki peran yang signifikan dalam membentuk dan mempengaruhi praktik, prosedur, produk, dan layanan organisasi. Pemimpin harus terlibat langsung untuk menciptakan dan mempertahankan kualitas layanan yang tinggi, sambil menyiapkan dan memimpin organisasi menuju pencapaian visi masa depan yang sukses.
ADVERTISEMENT
4. Pemimpin visioner juga harus mengembangkan kemampuan untuk mengenali "celah" yang memungkinkan mereka untuk mengantisipasi kebutuhan di masa depan. Celah ini berhubungan dengan kemampuan untuk mengakses data yang relevan mengenai kebutuhan konsumen, perkembangan teknologi, dan faktor lainnya. Ini juga mencakup kemampuan untuk mengelola sumber daya organisasi agar siap menghadapi perubahan dan kebutuhan yang akan datang.
Kepemimpinan visioner memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi, baik di sektor publik maupun privat.
1. Sektor Publik
Organisasi Sektor Publik adalah organisasi yang dikelola oleh pemerintah dengan tujuan untuk memberikan layanan kepada masyarakat tanpa fokus utama pada keuntungan (public service-oriented). Sektor ini mencakup berbagai lembaga pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan badan usaha milik daerah (BUMD) yang bertanggung jawab atas layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, keamanan, transportasi, dan administrasi pemerintahan.
ADVERTISEMENT
Berikut adalah peran kepemimpinan visioner dalam meningkatkan efektivitas organisasi pada sektor publik:
- Meningkatkan Pelayanan Publik
Pemimpin visioner pada organisasi publik harus mampu menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan pegawai untuk berpartisipasi aktif dalam meningkatkan pelayanan publik. Dengan mengkomunikasikan visi organisasi dengan jelas dan mengembangkan budaya kerja yang inklusif, mereka dapat meningkatkan kepuasan masyarakat dan efisiensi operasional organisasi.
- Mendorong Reformasi dan Akuntabilitas
Kepemimpinan visioner dapat mendorong reformasi dalam sektor publik, menciptakan organisasi yang lebih mudah beradaptasi dan akuntabel. Hal ini penting untuk meningkatkan kinerja dan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat.
- Meningkatkan Kualitas Pelayanan
Pemimpin yang visioner mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan merumuskan visi yang jelas, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.
ADVERTISEMENT
2. Sektor Privat
Organisasi Sektor Privat adalah organisasi yang dimiliki dan dikelola oleh individu atau kelompok swasta dengan tujuan utama mencari keuntungan (profit-oriented). Sektor privat memiliki kebebasan dalam pengambilan keputusan bisnis, namun tetap tunduk pada ketentuan dan persaingan pasar.
Berikut adalah peran kepemimpinan visioner dalam meningkatkan efektivitas organisasi pada sektor privat:
- Meningkatkan Daya Saing dan Inovasi
Pemimpin visioner pada sektor privat harus mampu menyatukan berbagai pemikiran dan aspirasi dari anggota organisasi untuk membentuk visi yang kohesif dan komprehensif. Karena tujuan utama organisasi sektor privta adalah mencari keuntungan dan menSelain itu, mereka harus mampu mengkomunikasikan visi ini secara efektif untuk memastikan bahwa semua anggota organisasi memahami dan mendukung tujuan yang ingin dicapai.
ADVERTISEMENT
- Meningkatkan Kinerja dan Produktivitas Karyawan
Pemimpin visioner berpengaruh terhadap komitmen organisasi dan berimplikasi pada peningkatan kinerja pegawai. Dengan menciptakan budaya organisasi yang kuat dan positif, mereka dapat meningkatkan loyalitas dan motivasi karyawan, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas dan efektivitas organisasi.
- Mendorong Inovasi dan Kreativitas
Pemimpin visioner mendorong karyawan untuk berpikir kreatif dan mencari solusi inovatif untuk masalah yang dihadapi. Hal ini penting untuk menjaga daya saing perusahaan di pasar yang terus berubah.
REFERESNI
Lestari, S., Mulyanto, A., Gustami, B. A., & ... (2023). Kepemimpinan Visioner Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Innovative: Journal Of …, 3, 199–205. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/2152%0Ahttp://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/download/2152/1574
Ma’sum, T. (2019). Persinggungan Kepemimpinan Transformational Dengan Kepemimpinan Visioner Dan Situasional. Manajeman Pendidikan Islam, 2(2), 1–23.
ADVERTISEMENT
Nastain, N. (2021). Persinggungan Kepemimpinan Transformasional Dengan Kepemimpinan Visioner Dan Situasional. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 1–10. https://doi.org/10.21009/jmp.v10i1.21950
Tampubolon, manner. (2022). Model Kepemimpinan Visioner Dalam Mendukung Perkembangan Organisasi. Jebit Mandiri-Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Teknologi, 2(1), 1–7.