Konten dari Pengguna

BI Tegaskan Sertifikat Deposito Resmi Tak Dikeluarkan dalam Bentuk Salinan Cetak

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bank Indonesia. Foto: Willy Kurniawan/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bank Indonesia. Foto: Willy Kurniawan/Reuters

Beredar foto-foto surat yang diklaim merupakan sertifikat deposito dari Bank Indonesia dalam bentuk salinan cetak. Menanggapi hal tersebut, pihak Bank Indonesia (BI) tegas membantah telah menerbitkannya.

Lewat Instagram resmi Bank Indonesia, memastikan foto sertifikat yang mencatut nama instansi ini hoax. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk berwaspada dengan segala trik dan modus penipu investasi khususnya surat desposito ini.

“Berinvestasi memang salah satu bentuk #PahamRupiah. Tapi,harus selalu waspada! Jangan sampai #SobatRupiah terjebak investasi yang menyesatkan,” tulis manajemen BI dalam unggahan terbaru, Rabu (26/1).

Sebelumnya, hal serupa juga sering terjadi dimana Surat Pencairan Deposito, sampai Pengalihan Deposito dengan membawa nama pegawai BI bahkan kepala keuangan hingga Dirut BI. Di lembar tersebut pun berisi nama nasabah, jumlah deposit, nama penerima, hingga tanda tangan dan logo BI.

Pihaknya menunjukkan contoh surat cetakan palsu yang mengatasnamakan BI. Bank Indonesia tak pernah mengeluarkan surat termasuk Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI) dalam bentuk paperless, artinya tidak menggunakan salinan cetak atau copy.

“Yuk, #BeriMakna di era digital dengan pastikan informasi ke sumber resmi, salah satunya dengan hubungi #Bicara131 untuk dapatkan info seputar Bank Indonesia,” tambahnya.