Konten dari Pengguna

Mengenal Green Energy Station, SPBU Berkonsep Ramah Lingkungan dari Pertamina

Kabar Bisnis

Kabar Bisnis

Segala informasi soal bisnis, mulai rumor pasar hingga kabar terbaru dunia bisnis.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pertamina. Foto: dok. Pertamina
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pertamina. Foto: dok. Pertamina

Bila Anda pernah melihat totem SPBU Pertamina berwarna hijau, itu adalah Green Energy Station atau disingkat GES. GES merupakan SPBU berkonsep ramah lingkungan dari PT Pertamina Patra Niaga.

GES merupakan wujud dukungan Pertamina kepada program Grand Strategi Nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

“Green Energy Station (GES), konsep baru Pertamina dalam penyediaan energi di SPBU dalam mendukung Grand Strategi Nasional khususnya program transisi energi dan operasional yang lebih ramah lingkungan,” mengutip informasi dari Instagram Pertamina, Rabu (26/01).

GES mengusung empat konsep utama yaitu Green, Future, Digital, dan High Tier Fuel. Untuk konsep Green sendiri berkaitan dengan penggunaan Solar Photovoltaic (PV) atau pembangkit listrik tenaga surya sebagai salah satu sumber energi mandiri dan ramah lingkungan.

Solar PV sendiri memberikan dampak yang cukup signifikan.

“Untuk satu SPBU dengan solar PV 6.3 Kwp, rata-rata dapat melakukan penghematan sekitar 12,5 persen dari total penggunaan listrik untuk operasional SPBU per bulannya,” dikatakan dalam unggahan.

Sementara untuk konsep kedua adalah Future. Mengutip dari laman resmi Pertamina, konsep ini menawarkan layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) atau Battery Swapping Station (BSS).

“Ini merupakan dukungan kami untuk mempercepat serta memperkuat penyiapan ekosistem hilir kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia. Saat ini sudah ada lima Charging Station yang tersebar di beberapa SPBU,” jelas Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero) Alfian Nasution, dikutip dari laman resmi Pertamina.

Sedangkan untuk konsep selanjutnya adalah Digital dan High Tier Fuel. Digitalisasi dan edukasi berkelanjutan ini tentang bahan bakar berkualitas yaitu Pertamax Series dan DexSeries yang sudah menjadi salah satu program utama SH C&T.

Untuk mendukung konsep digital, Pertamina telah menyiapkan MyPertamina, platform digital yang sudah terintegrasi untuk seluruh layanan dan proses transaksi di GES. Sedangkan, Pertamax dan Dex Series merupakan komitmen Pertamina terhadap Peraturan Menteri (Permen) Kementerian Lingkungan Hidup No 20 Tahun 2017.

“Dimana (dalam Permen) syarat minimum Research Octane Number (RON) untuk bensin adalah RON 91 dan Cetane Number (CN) untuk jenis diesel adalah CN 51,” katanya.

GES diharapkan dapat menjadi one stop energy solution yang ramah lingkungan. Pertamina berharap GES di wilayah lain dapat terus mempercepat prosesnya, dan kehadiran GES ini dapat berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon hingga 2030 hingga 29% seperti yang direncanakan pemerintah.