Mengenal Tanaman Kratom, Komoditas Ekspor Unggulan Baru RI

Segala informasi soal bisnis, mulai rumor pasar hingga kabar terbaru dunia bisnis.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman kratom perdana dilakukan ekspor pada Selasa, 28 September 2021 dari Bandara Supadio Pontianak. Ekspor pertama ini merupakan pesananan yang datang dari Belanda.
Kratom merupakan salah satu obat tradisional Indonesia yang datang dari tanah Kalimantan Barat. Kratom dikenal juga dengan nama daun purik.
Daun dengan nama latin Mitragyna speciosa ini banyak dilirik karena khasiatnya yang baik jika dikonsumsi. Di beberapa wilayah, kratom digunakan sebagai obat herbal penghilang rasa sakit, cemas dan gangguan tidur. Dengan adanya kandungan alkaloid mitraginin dan 7-hydroxymitragynine membuat kratom memiliki efek analgesik, anti-inflamasi atau pelemas otot.
Pada ekspor perdana ini, Agung Saptono, Kabid Cukai dan Kepabeanan Bea Cukai Kalbagbar turut hadir. Ia menilai tanaman kratom memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga berdampak baik untuk diekspor.
“Silakan kalau mau ekspor kratom. Terlebih kratom ini merupakan kearifan lokal Kalbar, dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga akan berdampak kepada devisa negara,” ujar Agung.
Ekspor perdana ini dilakukan oleh PT Borneo Titian Berjaya. Sebanyak 15,5 ton kratom akan dikirim ke Belanda secara bertahap.
Owner PT Borneo Titian Berjaya, Isnainil Fahmi menyampaikan bahwa adanya bimbingan Bea Cukai dan Dinas Perdaganan Kalbar memberikan dampak yang baik bagi ekspor tanaman kratom. Selain tentang jalur, kualitas produk yang semakin terjaga juga membuat nilai jual kratom semakin meningkat.
“Kami sangat terbantu oleh bimbingan dari Bea Cukai dan Dinas Perdagangan Kalbar. Selain soal jalurnya, juga tentang kualitas produk. Karena produk ini menentukan harga. Ada harge, ada rupe. Sehingga nilai jual kratom ini bisa meningkat lagi. Selama ini harga kratom turun, karena kualitasnya tidak dijaga,” jelas Fahmi.
Fahmi terus merencanakan kemungkinaan pasar ekspor tanaman kratom ini di negara Eropa lainnya, seperti ke Ceko, Slovakia, Polandi dan Jerman.
