Konten dari Pengguna

YouTube Saingi TikTok Berikan Kreator Shorts 45 Persen dari Penjualan Iklan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi YouTube Short. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi YouTube Short. Foto: Shutterstock

YouTube menyaingi TikTok memberikan pembuat konten Shorts 45 persen dari penjualan iklan. YouTube akan memperkenalkan iklan pada fitur video Shorts dan berikan 45 persen pendapatan bagi kreatornya. Hal ini dilakukan karena YouTube sedang menghadapi persaingan ketat di sektor video pendek dengan TikTok.

Nilai tersebut dibandingkan dengan distribusi standarnya sebesar 55 persen untuk video di luar Shorts, sedangkan TikTok menyiapkan dana sekitar USD 1 miliar untuk membayar kreatornya.

Dikutip dari Reuters, seorang penata rambut yang beralih menjadi kreator YouTube, Kris Collins, memuji YouTube karena menawarkan bagi hasil untuk Shorts.

"YouTube mengambil pendekatan yang berbeda. Mereka membantu pembuat konten membuat berbagai hal dalam berbagai format," ujar Collins.

Pada bulan April, YouTube menggalang dana USD 100 juta untuk memikat para pembuat konten agar membuat video berukuran kecil. Rencana pembagian pendapatan baru, pertama kali dilaporkan oleh New York Times, dimaksudkan untuk menjadi daya tarik yang lebih besar dan lebih berkelanjutan.

YouTube berbagi proporsi penjualan yang lebih kecil dengan pembuat Shorts untuk mengimbangi investasi signifikannya dalam mengembangkan fitur tersebut, kata Wakil Presiden Tara Walpert Levy.