10 Cara Buat Resume Kerja yang Menarik dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang cara buat resume kerja. Resume adalah dokumen formal yang digunakan untuk memberikan rincian kualifikasi pelamar kerja.
Umumnya, resume disertai dengan surat lamaran khusus di mana pelamar menyatakan minatnya pada pekerjaan di suatu perusahaan. Bagi yang hendak melamar kerja, berikut ini cara buat resume kerja.
Cara Buat Resume Kerja
Mengutip situs My Perfect Resume, sekitar 40 persen manajer perekrutan hanya menghabiskan waktu satu menit untuk meninjau resume pelamar. Agar memberikan kesan yang baik, pelamar harus membuat resume yang menarik dan efektif untuk menunjukkan keahlian dan kualifikasinya.
Berikut ini cara buat resume kerja yang menarik, sehingga pelamar mudah dipanggil perekrut.
1. Kumpulkan Informasi Profesional
Sebelum membuat resume, pelamar dapat mempersiapkan untuk mengumpulkan informasi-informasi penting yang akan dimasukkan. Pelamar dapat mencari informasi terkait persyaratan pekerjaan kemudian dicocokkan dengan kualifikasi yang dimiliki.
Pelamar dapat mencari informasi kualifikasi dirinya, mencakup data-data berikut:
Pencapaian dari posisi di pekerjaan sebelumnya.
Soft skill, hard skill, dan keterampilan lainnya yang diuraikan dalam deskripsi pekerjaan.
Informasi tentang perusahaan sebelumnya, termasuk nama perusahaan, tanggal kerja, lokasi, jabatan, dan tanggung jawab pelamar selama bekerja.
Kredensial pendidikan, termasuk gelar sarjana, sertifikasi atau lisensi, dan prestasi akademik lainnya.
Pekerjaan sukarela di mana pelamar mendapatkan keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.
Penghargaan atau kehormatan penting yang membuktikan kemampuan serta dedikasi pelamar.
2. Pilih Format Resume
Setelah semua informasi dikumpulkan, saatnya memilih format resume yang efektif menampilkan kualifikasi pelamar. Berdasarkan situs My Perfect Resume, ada tiga format standar.
Ketiga format tersebut berisi informasi yang sama tetapi cara mengaturnya yang berbeda. Berikut rinciannya:
Format resume kronologis: cocok digunakan untuk pelamar yang ingin menonjolkan pengalaman kerja karena informasi tersebut ditempatkan di depan dan tengah. Format ini ideal untuk pelamar dengan pengalaman profesional yang konsisten dan tak ada kesenjangan pekerjaan.
Format resume fungsional: format ini berfokus pada keahlian dan pelatihan pelamar, cocok untuk pelamar yang memiliki kesenjangan pekerjaan atau pengalaman kerja terbatas serta yang ingin berganti karier.
Format resume kombinasi: format ini menggabungkan format fungsional dan kronologis yang menunjukkan keahlian dan pengalaman kerja yang relevan. Format kombinasi cocok untuk pelamar yang memiliki pengalaman kerja lebih dari 10 tahun dan ingin meningkatkan kariernya.
3. Tambahan Informasi Kontak
Salah satu aspek terpenting dalam menulis resume adalah informasi kontak harus ditampilkan dengan jelas, sehingga perekrut dapat menghubungi pelamar dengan mudah untuk wawancara. Beberapa informasi kontak yang dibutuhkan untuk resume, yaitu:
Nama lengkap.
Nomor telepon yang bisa dihubungi.
Alamat surel profesional.
Kota dan negara tempat tinggal.
Tautan ke akun media sosial profesional, situs web, atau portfolio.
4. Tulis Ringkasan Resume
Ringkasan resume merupakan ikhtisar singkat yang berdampak mengenai kualifikasi, keterampilan, dan tujuan karier pelamar. Ringkasan tersebut yang akan memikat perekrut dan membujuk mereka untuk membaca resume Anda lebih jauh.
Berikut ini contoh menulis ringkasan resume:
Profesional berpengalaman dengan keahlian dalam [bidang/keterampilan]. Memiliki latar belakang yang kuat dalam [peran yang spesifik], dengan pencapaian signifikan dalam [contoh pencapaian].
5. Membuat Bagian Riwayat Kerja
Perekrut ingin tahu apa yang dapat mereka peroleh dengan mempekerjakan Anda. Jadi, mereka akan meninjau bagian riwayat kerja agar mengetahui bagaimana Anda menggunakan keterampilan dan pengetahuan yang dapat memberikan dampak pada perusahaan sebelumnya.
Pada setiap pekerjaan, pelamar dapat menampilkan tiga hingga lima pencapaian pekerjaan dalam poin-poin.
Resume bagian riwayat kerja berisi urutan kronologis terbalik, dengan posisi pekerjaan terbaru berada di paling atas. Pelamar dapat mencantumkan jabatan, nama dan lokasi perusahaan, tanggal kerja dan poin-poin penting berisi tanggung jawab dan pencapaian selama bekerja di posisi tersebut.
6. Membuat Bagian Keterampilan
Saat menulis resume, Anda dapat menyertakan setidaknya satu daftar keterampilan. Sertakan perpaduan antara hard skill dan soft skill yang menunjukkan pada perekrut bahwa pelamar memiliki kemampuan yang luas. Pelamar dapat memasukkan enam hingga delapan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.
Bagi pelamar yang berganti karier, sebaiknya untuk memfokuskan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan yang dilamar. Berikut ini beberapa contoh hard skill dalam resume:
Posisi data analis: visualisasi data, pemrograman, pengetahuan statistika.
Posisi pemasaran: SEO, email dan sosial media marketing, Google Analytics.
Posisi akuntan: Microsoft Excel, QuickBooks, dan perangkat lunak akuntansi lainnya.
Posisi penulis: content writing, copywriting, dan creative writing.
Posisi desain: UX desain, Adobe Creative Suite, dan perangkat lunak desain lainnya.
Sementara itu, contoh soft skill dapat berupa kemampuan berkomunikas, memecahkan masalah, adaptasi, kepemimpinan, bekerja dengan tim, dan lainnya.
7. Mencantumkan Pendidikan
Selain riwayat pekerjaan, informasi pendidikan juga penting dimasukkan dalam resume. Pelamar bisa mencantumkan pendidikan terakhir.
Berikut ini beberapa data informasi pendidikan yang dapat dimasukkan dalam resume:
Nama instansi pendidikan terakhir, seperti nama universitas atau sekolah.
Kota dan negara lokasi sekolah tersebut.
Bulan dan tahun kelulusan, bagi yang belum lulus dapat menulis perkiraan tanggal kelulusan.
Gelar yang diterima.
Di samping informasi-informasi di atas, pelamar dapat mencantumkan nilai IPK apabila nilai tersebut lebih dari 3,5, mata kuliah yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar, dan prestasi yang diperoleh selama sekolah.
8. Menambahkan Sertifikasi, Lisensi, dan Pelatihan
Beberapa pekerjaan mengharuskan kandidat untuk memiliki sertifikasi dan lisensi, seperti kedokteran, arsitek, dan lainnya. Saat membuat resume, Anda dapat mencantumkan bagian terpisah yang berisi sertifikasi, lisensi, atau pelatihan profesional yang sudah diselesaikan. Berikut data-data yang dibutuhkan:
Judul sertifikasi, kursus, atau lisensi.
Nama lembaga yang menerbitkan sertifikasi.
Tanggal mendapatkan sertifikasi.
Tanggal kedaluwarsa sertifikasi.
9. Menambah Informasi-Informasi Lain
Apabila Anda memiliki informasi lain yang bisa menambah nilai resume, dapat dicantumkan, seperti publikasi, pengalaman pekerjaan sukarela, dan lainnya.
10. Mengecek Ulang
Kesalahan ketik dan tata bahasa umum dijumpai di resume, padahal hal tersebut menjadi salah satu faktor penentu perekrutan. Sebelum mengirim resume, pelamar wajib mengecek ulang dan memastikan resume yang ditulis sudah baik dan benar.
Contoh Resume Kerja
Berikut ini contoh resume yang bisa Anda gunakan sebagai gambaran:
Lucas Maulana
Bandung, Indonesia | lucasmaulana@gmail.com | +6282785XXXXXX | LinkedIn.com/LucasMaulana
Pendidikan
Sarjana Ilmu Komunikasi - Universitas Gajah Mada
IPK: 3,89
Mata Kuliah Relevan: Strategi PR & Branding
Pengalaman Kerja
Staf Pemasaran Digital - Kumparan (Januari 2019 - Juni 2019)
- Merencanakan dan melaksanakan 9 strategi pemasaran.
- Mengoptimalkan strategi SEO dan berhasil meningkatkan lalu lintas website sebesar 200% dalam waktu 4 bulan.
- Meningkatkan jumlah pelanggan email hingga mencapai 4.500 dalam waktu 2 bulan.
- Menerapkan strategi pemasaran afiliasi yang berhasil meningkatkan penjualan sebesar 70%.
(NSF)
