Konten dari Pengguna

10+ Contoh dan Peran Ascomycota bagi Kehidupan Manusia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ascomycota yang masuk ke dalam subkingdom jamur. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ascomycota yang masuk ke dalam subkingdom jamur. Foto: Unsplash

Ascomycota adalah salah satu kelompok fungi yang masuk ke dalam subkingdom jamur. Ascomycota berkembangbiak dengan membentuk spora di dalam selnya yang disebut askus. Pembentukan askus inilah yang menjadi karakteristik utama Ascomycota.

Perkembangbiakan Ascomycota ini terjadi secara aseksual maupun seksual. Perkembangbiakan secara aseksual dapat dilakukan dengan pembentukan konidium, fragmentasi, dan pertunasan.

Sementara itu, perkembangbiakan seksualnya dilakukan dengan cara konjugasi dan menghasilkan zigot diploid. Zigot tersebut kemudian tumbuh menjadi askus, dan di dalamnya terjadi pembelahan meiosis, serta menghasilkan empat sel askospora haploid.

Lantas, apa saja contoh jamur Ascomycota? Bagaimana peranannya dalam kehidupan manusia? Selengkapnya ada di bawah ini.

Ilustrasi Ascomycota yang memiliki peranan bagi kehidupan manusia. Foto: Unsplash

Contoh dan Peran Ascomycota

Jamur Ascomycota memiliki peranan yang cukup penting bagi kehidupan manusia. Ada yang menguntungkan atau memberikan manfaat, serta ada pula yang merugikan atau menimbulkan penyakit.

Mengutip dalam Buku Siswa Biologi SMA/MA Kelas 10 tulisan Drs. A. Edy Krismanto, M.Pd dkk., berikut uraian contoh dan peranannya.

1. Saccharomyces

Saccharomyces yang dimasukkan ke dalam cairan dengan kandungan gula dapat menyebabkan pengkhamiran, yaitu perubahan gula menjadi alkohol. Sel-sel khamir yang mengendap pada pembuatan bir disebut sebagai faex medicinalis dan berguna dalam pembuatan vitamin B-kompleks.

Berikut ini beberapa contoh jamur anggota genus Saccharomyces:

  • Saccharomyces cereviciae (khamir roti) dan alkohol (khamir bir) berguna untuk pembuatan roti atau alkohol.

  • Saccharomyces tuac dapat mengubah nira menjadi tuak.

  • Saccharomyces ellipsoideus adalah khamir yang dapat mengubah cairan buah anggur menjadi minuman anggur.

2. Penicillium

Penicillium hidup sebagai saprofit pada substrat yang banyak mengandung gula seperti nasi, roti, dan buah yang telah ranum. Pada substrat gula tersebut, jamur ini tampak seperti noda biru atau kehijauan. Contoh jamur anggota genus Penicillium antara lain:

  • Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum. Kedua jenis Penicillium ini menghasilkan zat antibiotik (penisilin).

  • Penicillium roquefortii dan Penicillium camemberti. Kedua jenis jamur ini biasa dimanfaatkan dalam memberi cita rasa atau mengharumkan keju.

  • Penicillium islandicum yang merusak beras, sehingga berwarna kuning.

  • Penicillium expansium mengakibatkan buah apel busuk.

  • Penicillium italicum mengakibatkan buah jeruk busuk.

3. Aspergillus

Jamur ini biasanya tumbuh berkoloni pada makanan, pakaian, dan alat-alat rumah tangga. Koloni Aspergillus berwarna abu-abu, hitam, coklat, dan kehijauan. Beberapa jenis jamur anggota marga Aspergillus ialah sebagai berikut:

  • Aspergillus oryzae biasa digunakan untuk mengempukkan adonan roti dan dapat menghasilkan enzim protease.

  • Aspergillus wentii berperan dalam dalam pembuatan sake, kecap, tauco, asam sitrat, asam oksalat, asam format, serta penghasil enzim protease.

  • Aspegillus niger dimanfaatkan untuk menghilangkan gas O2 dari sari buah dan mampu menjernihkannya. Jamur tersebut juga dapat menghasilkan enzim glukosa oksidase dan pektinase.

4. Neurospora crassa

Neurospora crassa dikenal sebagai jamur oncom, karena sering digunakan untuk membuat oncom. Warna merah muda atau jingga yang muncul pada oncom merupakan warna konidia jamur tersebut.

Ilustrasi harumnya keju karena adanya peranan dari salah satu contoh jamur Ascomycota. Foto: Unsplash

5. Morchella deliciosa dan Morchella esculenta

Kedua jenis jamur ini merupakan jamur makroskopis dan hidup di tanah. Sebab rasanya yang lezat, jamur ini dapat dikonsumsi oleh manusia.

Dalam dunia perdagangan, jamur ini dikenal dengan nama morel, ukuran tubuhnya sedang, berwarna coklat kemerah-merahan, tubuhnya seperti spons, dan sering dijual dalam bentuk awetan.

6. Claviceps purpurea

Claviceps purpurea adalah jamur yang memiliki warna ungu dan disebut dengan ergot. Jamur ini bersifat parasit pada gandum hitam (rye).

Jika ikut tergiling bersama gandum dan tercampur dalam tepung, atau bahkan tak sengaja dikonsumsi oleh manusia, jamur ini akan menimbulkan penyakit gangren. Gejala yang dialami oleh penderitanya ialah kejang saraf, rasa panas terbakar, kegilaan temporer (sementara), dan halusinasi.

7. Tuber melanosporum (truffle)

Tuber melanosporum (truffle) merupakan jamur yang hidup bersimbiosis dengan akar tumbuhan membentuk mikorhiza. Truffle sangat disukai oleh ahli pencicip kuliner karena memiliki cita rasa yang enak. Pencari truffle biasanya menggunakan bantuan anjing yang memiliki penciuman tajam untuk menemukannya.

Selain itu, Peter Roberts dalam bukunya The Book of Fungi: A Life-Size Guide to Six Hundred Species From Around The World, menambahkan contoh lain dari spesies jamur Ascomycota yang merugikan kehidupan manusia:

  1. Candida albicans yang hidup sebagai parasit pada jaringan epitel lembab, seperti saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan alat kelamin wanita yang menjadi penyebab keputihan.

  2. Trichophyton mentagrophytes adalah jenis jamur yang menyebabkan timbulnya penyakit kulit kurap pada tubuh dan kulit kepala.

  3. Piedraia hortai menimbulkan infeksi pada rambut manusia.

  4. Erysiphe merupakan parasit pada permukaan daun tanaman. Askokarpnya berwarna putih seperti tepung dan terdapat pada permukaan daun.

  5. Fusarium merupakan parasit pada batang tebu, padi, pisang, tomat, dan kentang.

  6. Venturia inaequalis yang menimbulkan penyakit dan merusak buah apel.

Baca Juga: Kingdom Protista: Pengertian dan Klasifikasi Kelompoknya

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa spesies Ascomycota?
chevron-down

Ascomycota atau the sac fungi merupakan fungi atau jamur yang bereproduksi seksual dengan cara membuat askospora di dalam askus. Askus adalah semacam sporangium yang menghasilkan askospora.

Bagaimana perkembangbiakan Ascomycota?
chevron-down

Perkembangbiakan Ascomycota ini terjadi secara aseksual maupun seksual. Perkembangbiakan secara aseksual dapat dilakukan dengan pembentukan konidium, fragmentasi, dan pertunasan. Sementara itu, perkembangbiakan seksualnya dilakukan dengan cara konjugasi dan menghasilkan zigot diploid.

Apa saja contoh jamur Saccharomyces?
chevron-down

Saccharomyces cereviciae (khamir roti) dan alkohol (khamir bir) berguna untuk pembuatan roti atau alkohol, Saccharomyces tuac dapat mengubah nira menjadi tuak, dan Saccharomyces ellipsoideus adalah khamir yang dapat mengubah cairan buah anggur menjadi minuman anggur.