10 Panggilan Sayang dalam Bahasa Korea dan Contoh Penggunaannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Panggilan sayang dalam bahasa Korea merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan perasaan cinta dan kasih sayang kepada pasangan. Bahasa Korea memiliki beragam kata atau ungkapan yang digunakan untuk memanggil orang yang dicintai.
Biasanya, bahasa Korea menggunakan panggilan sayang yang berbeda tergantung pada status hubungan. Misalnya, panggilan sayang untuk pasangan yang statusnya pacaran akan berbeda dengan panggilan sayang untuk suami istri. Lantas, apa saja panggilan sayangnya?
Panggilan Sayang dalam Bahasa Korea
Dikutip dari laman 90 Day Korean, berikut adalah beberapa panggilan sayang dalam bahasa Korea yang bisa dijadikan referensi.
1. Jagiya (자기야)
Jagiya (자기야) adalah salah satu panggilan sayang paling populer dalam bahasa Korea. Istilah ini sering digunakan di antara pasangan untuk memanggil satu sama lain dengan penuh kasih sayang.
Jagiya memiliki makna yang artinya "sayang" dalam bahasa Indonesia atau "honey" dalam bahasa Inggris. Istilah ini dapat digunakan oleh pria maupun wanita.
Contoh kalimat:
자기야, 사랑해. (Jagiya, saranghae.)
Artinya: Aku mencintaimu, sayang.
2. Nae Sarang (내 사랑)
Nae sarang (내 사랑) adalah panggilan sayang yang secara harfiah diartikan sebagai "cintaku". Istilah ini bisa digunakan oleh pria maupun wanita.
Contoh kalimat:
내 사랑 당신은 내 행복의 근원이에. (Nae sarang dangsineun nae haengbogui geunwonieyo.)
Artinya: Cintaku, kamu adalah sumber kebahagiaanku.
3. Yeobo (여보)
Yeobo (여보) adalah panggilan sayang yang digunakan secara eksklusif di antara pasangan yang sudah menikah. Anda mungkin pernah mendengar istilah ini dipakai oleh suami atau istri dalam drama Korea.
Contoh kalimat:
여보, 생일 축하해. (Yeobo, saengil chukahae.)
Artinya: Selamat ulang tahun, sayang.
4. Aein (애인)
Aein (애인) adalah panggilan sayang yang dapat diartikan sebagai "kekasih" atau "kesayangan". Istilah ini bersifat gender-neutral, artinya dapat digunakan oleh siapa pun untuk merujuk pada pasangan mereka ataupun pasangan orang lain.
Contoh kalimat:
애인 있어요? (Aein Isseoyo?)
Artinya: Apakah kamu punya kekasih?
5. Aegiya (애기야)
Aegiya (애기야) adalah panggilan sayang yang mengandung makna "baby" atau "babe". Kata ini biasa digunakan sebagai cara manis untuk memanggil pasangan Anda dengan penuh kasih sayang.
Contoh lalimat:
애기야, 뭐 먹을까? (Aegiya, mwo meogeulkka?)
Artinya: Sayang, apa yang mau kita makan?
6. Naekkeo (내꺼)
Naekkeo (내꺼) dapat diterjemahkan sebagai "milikku" atau "kekasihku". Anda juga dapat menggabungkan nama pasangan Anda dengan 꺼 (kkeo) untuk menunjukkan kepemilikan.
Contoh kalimat:
내꺼 지금 어디에요? (Naekkeo jigeum eodieyo?)
Artinya: Kekasihku, di mana kamu sekarang?
7. Gongjunim (공주님)
Gongjunim (공주님) adalah panggilan sayang yang artinya "putri". Istilah ini biasa digunakan oleh pria untuk memanggil pasangan wanitanya dengan cara yang manis.
Contoh kalimat:
오늘따라 예뻐 보여요 공주님. (Oneulttara yeppeo boyeoyo gongjunim.)
Artinya: Kamu terlihat cantik hari ini, tuan putri.
8. Wangjanim (왕자님)
Wangjanim (왕자님) adalah panggilan sayang yang memiliki makna "pangeran". Istilah ini dapat digunakan oleh wanita untuk memanggil atau merayu pasangan mereka.
Contoh kalimat:
당신은 나의 왕자님이에요. (Dangsineun naui wangjanimieyo.)
Artinya: Kamu adalah pangeranku.
9. Oppa (오빠)
Secara harfiah, istilah oppa (오빠) memiliki arti "kakak laki-laki" dan sering digunakan oleh wanita yang lebih muda untuk merujuk pada kakak laki-laki mereka atau pria yang lebih tua dan berhubungan dekat.
Namun, dalam konteks hubungan romantis, banyak wanita Korea menggunakan "oppa" untuk memanggil kekasih laki-laki mereka yang lebih tua.
Contoh kalimat:
오빠가 보고 싶어요. (Oppaga bogo sipeoyo.)
Artinya: Aku merindukanmu, Oppa.
10. Seobangnim (서방님)
Seobangnim (서방님) adalah panggilan sayang yang artinya "suami". Biasanya, panggilan ini digunakan oleh pasangan suami istri yang sehari-harinya berbicara secara formal satu sama lain.
Meskipun berbicara formal, panggilan seobangnim tetap menunjukkan kedekatan hubungan antara pasangan suami istri tersebut.
Contoh kalimat:
서방님, 집에 일찍 들어오세요. (Seobangnim, jib-e iljjik deureooseyo.)
Artinya: Suami, tolong pulanglah lebih awal.
Itulah penjelasan mengenai beragam panggilan sayang dalam bahasa Korea beserta contoh kalimatnya yang bisa dipelajari.
(SFR)
Baca juga: Cara Mengucapkan Jangan Khawatir dalam Bahasa Korea
