10 Quote Sore Istri dari Masa Depan yang Bisa Dijadikan Caption

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Film terbaru Yandy Laurens tidak hanya indah secara visual, tetapi juga indah dari segala aspek. Terdapat 10 quote Sore Istri dari Masa Depan yang sangat ikonik dan terpatri di hati.
Kalimat-kalimat yang diucapkan oleh tokoh-tokohnya sangat cocok untuk dijadikan kutipan mapun menjadi caption unggahan di media sosial. Penasaran apa saja kutipannya?
Quote Sore Istri dari Masa Depan
Film Sore: Istri dari Masa Depan merupakan salah satu film baru Indonesia yang tayang sejak 10 Juli 2025 lalu. Film yang ditulis dan disutradarai Yandy Laurens ini bermula dari web series dengan judul sama yang tayang tahun 2017.
Mengusung kisah romansa berbalut time travel, film ini berhasil mengaduk-aduk hati para penontonnya. Dalam film ini ada banyak sekali kalimat yang memiliki makna dalam. Berikut ini
Tau nggak kenapa senja itu menyenangkan? Kadang dia merah merekah bahagia, kadang dia hitam gelap berduka, tapi langit selalu menerima senja apa adanya.
Kalau aku harus ngulang seribu kali pun, aku bakal tetap milih kamu.
Ada 3 hal yang tidak bisa kita ubah: masa lalu, kematian dan rasa sakit
Orang berubah bukan karena rasa takut, tapi karena dicintai.
Gak apa-apa, kita mulai dari awal, ya?
Kalau udah suka, ntar nyesel, lho.
Kita gak hanya akan kehilangan kehidupan, tetapi juga keinginan.
Harusnya kamu tahu persis rasanya ditinggal ayah. Kalo kamu emang berniat mau ninggalin aku, oke it's fine. Tapi kamu cuma perlu tau satu hal, jangan kamu kenal sama aku, jangan pernah deketin aku, jangan kamu datang ke kehidupan aku bikin aku terlalu sayang sama kamu terus ujung-ujungnya kamu meninggal duluan.
Dalam senyap, beku bumi mengajak mereka datang untuk seolah bisa menghentikan waktu.
Jo, jangan pernah lupain aku ya.
Baca juga: 5 Series dan Film Terbaik Yandy Laurens untuk Rekomendasi Tontonan
10 quote Sore Istri dari Masa Depan tidak hanya indah secara diksi, tetapi juga memiliki makna yang mendalam. Jadi, apakah sudah menonton film tersebut? (ELZ)
