10 Usahaku untuk Ikut Melestarikan Elang Jawa

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Elang Jawa merupakan salah satu hewan yang dilindungi karena populasinya semakin lama semakin menurun bahkan terancam punah.
Melansir dari situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, populasi dari elang Jawa pada tahun 2020 hanya mencapai 300-500 ekor saja.
Untuk itu, perlu adanya sikap peduli dan kesadaran dari masyarakat agar dapat melestarikan elang Jawa.
Berikut beberapa penjelasan mengenai elang Jawa beserta usaha-usaha yang dapat kita lakukan untuk menjaga kelestarian dari elang Jawa.
Elang Jawa
Elang Jawa adalah salah satu endemik predator atau pemangsa yang berasal dari Pulau Jawa. Hewan ini memiliki bulu yang indah dan jambul yang unik. Sayangnya, elang Jawa terancam punah akibat bencana alam serta kegiatan manusia.
Melansir dari jurnal Studi Perkembangan Perilaku Elang Jawa di Pusat Rehabilitasi Suaka Elang Bogor yang disusun oleh Haris Gunawan, dkk, hewan ini menjadi salah satu hewan yang dilindungi.
Hal ini tercantum dalam Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Selain itu, berdasarkan kriteria IUCN (International Union for Conservation of Nature), elang Jawa termasuk ke dalam Checklist ot Threatened Bird Species dengan kriteria terancam punah atau Endangered.
Faktor-Faktor Penyebab Populasi Elang Jawa Terancam Punah
Sebelum mengetahui usaha dan upaya pelestarian dari elang Jawa, sekiranya perlu untuk memahami faktor-faktor penyebab kepunahan dari hewan ini.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan populasi elang Jawa terancam punah, yaitu:
Bencana alam
Perburuan liar
Perdagangan elang Jawa
Perusakan habitat elang Jawa
Penebangan dan pembakaran hutan secara liar
Pembukaan lahan yang berlebihan
Usaha-Usaha Pelestarian Elang Jawa
Dikutip dari Buku Siswa SDLB Tunadaksa Kelas VI yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat beberapa upaya pelestarian hewan langka seperti elang Jawa.
Upaya ini dibedakan menjadi 2, yaitu pelestarian In Situ untuk hewan dan pelestarian Ex Situ untuk hewan. Berikut penjelasan mengenai kedua upaya ini:
Pelestarian In Situ adalah pelestarian yang dilakukan pada tempat asli elang Jawa tersebut berada. Contoh pelestarian In Situ untuk elang Jawa yaitu Suaka Margasatwa Hutan Ujung Kulon.
Pelestarian Ex Situ adalah pelestarian yang dilakukan di luar tempat tinggal asli Elang Jawa. Contoh pelestarian Ex Situ untuk elang Jawa antara seperti Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) , Taman Safari, dan sebagainya.
Usahaku untuk Ikut Melestarikan Elang Jawa
Selain upaya pelestarian tersebut, ada beberapa upaya lainnya yang bisa dilakukan untuk mencegah kepunahan elang Jawa, yakni:
Tidak berburu elang Jawa
Tidak memperjualbelikan elang Jawa
Melindungi elang Jawa
Membuat konservasi habitat elang Jawa
Membudidayakan hewan elang Jawa
Mencari alternatif pemanfaatan elang Jawa dengan menciptakan pengganti bahan sintetis
Meningkatkan kesadaran tentang perlindungan elang Jawa pada masyarakat melalui diskusi umum
Mengkampanyekan perlindungan terhadap elang Jawa.
(SAI)
