Konten dari Pengguna

100 Contoh Kalimat Konjungsi Pemiripan dalam Bahasa Indonesia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Pemiripan. Unsplash/Daria N.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Pemiripan. Unsplash/Daria N.

Dalam ilmu bahasa Indonesia terdapat berbagai jenis konjungsi, salah satunya adalah konjungsi pemiripan. Contoh kalimat konjungsi pemiripan digunakan untuk menyamakan dua hal atau menunjukkan kesamaan antara dua ide atau peristiwa.

Mengutip dari buku Siap Hadapi Ujian, Amin Mustofa (2019), konjungsi merupakan kata tugas yang fungsinya menghubungkan antarklausa, kalimat, dan paragraf. Konjungsi terbagi menjadi tiga jenis, yaitu konjungsi intrakalimat, antarkalimat, dan antarparagraf.

Konjungsi pemiripan merupakan salah satu jenis konjungsi subordinatif. Konjungsi subordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua kalimat, klausa, hingga paragraf yang tidak memiliki kedudukan kebahasaan yang sama.

Daftar isi

100 Contoh Kalimat Konjungsi Pemiripan

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Pemiripan. Unsplash/Thought Catalog.

Contoh konjungsi pemiripan adalah “Seperti”, “Seakan-akan”, “Seolah-olah”, “Sebagaimana”, “Sebagai”, “Begitu juga”, “Laksana”, “Bagaikan” dan “Bak”. Adapun contoh kalimat konjungsi pemiripan adalah sebagai berikut.

1. Kalimat Konjungsi Pemiripan “Seperti”

  1. Kue ini rasanya mirip seperti buatan ibuku.

  2. Hidangan di restoran ini sangat lezat seperti masakan ibu.

  3. Masakan yang dibuat ayah enak seperti masakan ibu.

  4. Anak mama ganteng seperti ayahnya.

  5. Rumah Andi sangat besar dan mewah sama seperti rumah Rudi.

  6. Anita sangat menyukai barbie dan selalu berdandan seperti boneka kesayangannya itu.

  7. Jauh jarak antara rumah Cindy ke rumah Maya seperti jarak antara sekolah ke pasar.

  8. Kita harus giat belajar agar mendapat nilai bagus seperti Susi.

  9. Lukisan yang digantung di mading sekolah ini seperti lukisan kakak yang hilang.

  10. Walaupun bukan anak kandung, namun Julia mirip seperti ibunya.

  11. Cerita dalam komik ini seperti kisah hidupku yang sebatang kara.

  12. Dandanan orang yang berdiri di ujung gang itu seperti artis korea.

  13. Warna rambutmu sama seperti bulu jangung yang sudah matang.

  14. Sinta dan Santi seperti perangko dan amplop, kemana saja selalu berdua.

  15. Bermain di taman es ini terasa seperti sedang berada di Hokkaido, Jepang.

  16. Bagus selalu mengalah dan berkata lembut kepada adik perempuannya seperti ayahnya memperlakukan ibunya dengan sangat baik.

  17. Mereka senang bersepeda, sama seperti kelompok anak-anak di seberang jalan.

  18. Aroma parfumnya terasa sangat harum seperti bunga melati.

  19. Mobil itu mahal, sama seperti mobil yang baru diluncurkan oleh perusahaan lain.

  20. Ternyata bermain bulu tangkis seperti bermain pingpong meja.

  21. Anjing itu terlihat seperti boneka, sehingga banyak orang merasa gemas melihatnya.

  22. Saat sudah besar nanti, ia ingin menjadi pelukis seperti kakeknya yang pelukis terkenal.

  23. Sita ingin menjadi penulis andal seperti ibunya.

  24. Vera adalah anak yang teguh pendirian seperti ayahnya

  25. Perasaanku tidak menentu sejak tadi seperti digulung ombak di tepi pantai.

  26. Mambo berjalan di depanku sambil mendongakkan kepala seperti tidak tahu malu.

  27. Kia pulang ke kampung halaman dan melenggang tanpa menyapa tetangga seperti kacang lupa kulitnya.

  28. Diminumnya air sumur itu tanpa direbus seperti orang yang sangat kehausan.

  29. Perawakannya tinggi dan gagah seperti bintang film Hollywood.

  30. Pak Burhan mendengus seperti orang mengejek.

2. Kalimat Konjungsi Pemiripan “Seakan-akan” dan “Seolah-olah”

  1. Dia berteriak keras seakan-akan sedang berdemo.

  2. Rina selalu terburu buru dalam melakukan apapun seakan-akan hari itu adalah hari terakhirnya.

  3. Rani belajar hingga malam larut seakan-akan dia itu sebuah robot.

  4. Wanita itu menceritakan kisah hidupnya sambil menangis tersedu sedu seolah-olah ia orang paling sensara di muka bumi ini.

  5. Luna bernyanyi seolah-olah dia menjadi Celine Dion.

  6. Anak-anak itu berlari-lari riang di halaman rumah, seolah-olah sedang bermain permainan tradisional.

  7. Badannya terlihat sangat lentur seolah-olah tidak memiliki tulang.

  8. Aku terkesima melihat pria itu seolah-olah hanya di lah yang ada di ruangan ini dan mampu menarik perhatianku.

  9. Ayah tidak mau melihat putrinya lagi seolah-olah ada kesalahan besar yang ia lakukan dan tidak bisa termaafkan.

  10. Janita lari tunggang langgang ke sekolah seolah-olah sedang dikejar burung unta.

  11. Sikap mama hari ini berubah ramah seolah-olah sudah mendapatkan hadiah yang diinginkan.

  12. Kemarahan yang ditunjukkan mama langsung meledak seolah-olah beliau hendak menerkam kami.

  13. Aku terpukau melihatnya, seolah-olah hanya ada satu pria di dunia ini.

  14. Dia menangis sambil menjerit, seakan-akan ditinggal sang kekasih untuk selamanya.

  15. Dia berkata sangat kasar padaku seolah-olah aku ini bukanlah sahabatnya.

3. Kalimat Konjungsi Pemiripan “Begitu juga”

  1. Rina suka makan es krim, begitu juga dengan adiknya

  2. Ani bermain tenis, begitu juga dengan teman-temannya.

  3. Saya menyukai film horor, begitu juga saudara perempuan saya.

  4. Buku ini tebal, begitu juga juga buku yang saya pinjam dari perpustakaan.

  5. Ayah berkebun di halaman belakang, begitu juga ibu yang senang menanam bunga.

  6. Hari ini panas, begitu juga kemarin dan sebelumnya.

  7. Anak-anak di kelas 5A pandai dalam matematika, begitu juga dengan anak-anak di kelas 5B.

  8. Keju ini asin, begitu juga dengan keju yang biasa saya beli.

  9. Setelah latihan sepak bola, mereka minum air bersama-sama, begitu juga tim sepak bola lainnya.

  10. Aku suka makan pizza, begitu juga dengan sahabat-sahabatku.

  11. Siswa-siswa kelas 8A berbakat dalam seni lukis, begitu juga dengan kelas 8B.

  12. Sepulang sekolah, mereka pergi ke taman bermain, dan teman-teman sekelasnya juga melakukan hal yang sama.

  13. Hari ini cerah, begitu juga cuaca yang cerah beberapa hari yang lalu.

  14. Saya suka minum teh hangat, begitu juga dengan ibu saya.

  15. Setelah belajar sepanjang malam, saya merasa lelah, begitu juga dengan teman sekelompok saya.

4. Kalimat Konjungsi Pemiripan “Laksana”

  1. Tutur katanya laksana embun pagi yang menyejukkan.

  2. Senyummu laksana pelangi saat hujan reda.

  3. Kemarahan Ayah laksana air bah yang meluluhlantakkan bumi.

  4. Kemampuan otaknya mengingat sesuatu laksana pentium quad core pada komputer.

  5. Hamparan padi yang menguning itu laksana permadani di kaki gunung.

  6. Sejak di tinggal Ayahnya merantau, kehidupannya laksana kisah bawang merah dan bawang putih.

  7. Ketulusan hatinya laksana teratai ditengah lumpur.

  8. Semangatnya dalam bekerja laksana api yang membara.

  9. Cara orang itu menjelaskan metode sebab akibat laksana ahli filsafat.

  10. Sifat kedua anak kembar itu laksana langit dan bumi.

  11. Setiap kali bertemu, mereka selalu bertengkar, laksana anjing dan kucing.

  12. Keinginanmu terlalu tinggi, laksana pungguk merindukan bulan.

  13. Tubuh tegap Andi laksana prajurit utusan kerajaan.

  14. Teriakannya menggelegar laksana gemuruh petir di langit.

  15. Wajahnya sangat cerah laksana bulan purnama di malam hari.

  16. Kalimat-kalimat yang diucapkannya sangat menyakitiku laksana dihujam pisau di jantung hati.

  17. Kalimat yang diutarakannya sangat menenangkan laksana embun pagi yang menyejukkan.

  18. Jalan menuju rumah nenek sangat mengerikan laksana mendaki gunung yang sangat terjal.

  19. Tutur kata orang tuaku sangat halus laksana embun di pagi hari yang membuat hati sejuk.

  20. Dengan mengenakan pakaian itu Bagas laksana pangeran dari sebuah kerajaan.

5. Kalimat Konjungsi Pemiripan “Bak”

  1. Roti buatan ibu sangat lembut bak kapas.

  2. Paras wanita cantik itu bak bulan di malam hari yang paling bersinar.

  3. Ayah sangat baik dan selalu memperlakukan ibu bak seorang ratu.

  4. Gaun yang dikenakan kakak sangat mewah bak gaun seorang puteri raja.

  5. Dia berjalan dengan arogan bak seorang selebritis papan atas.

  6. Setelah memenangkan kejuaraan debat bahasa Indonesia, Nina disambut bak pahlawan di sekolahnya.

  7. Kereta shinkansen itu melaju kencang bak angin.

  8. Keahlian Toni bermain bulu tangkis bak atlet profesional.

  9. Langit Amerika sore ini sangat merah bak api yang menyala-nyala.

  10. Suara gemuruh dari kejauhan akibat erupsi gunung berapi bak kendaraan besar yang siap menghancurkan apa saja.

  11. Kecantikan wajahnya terlihat jelas bak bidadari yang turun dari langit.

  12. Wajahnya buruk rupa bak mendapat kutukan dari yang maha kuasa.

  13. Mendengar keputusan pimpinan saat rapat hatiku panas bak api yang disiram minyak.

  14. Nasib kakak yang sangat sial pagi ini bak telur di ujung tanduk.

  15. Wajahnya pucat bak mayat hidup.

  16. Siapa sangka jika kemiripan wajah ayah dan paman bak pinang dibelah dua.

  17. Maya kebingungan mengambil keputusan karena hasilnya bak makan buah simalakama.

  18. Kulit bayi yang baru lahir sangat bersih bak kapas putih.

  19. Adik dan kakak itu wajah dan sifatnya bak pinang di belah dua.

  20. Gaun bernuansa perak itu membuat Siti bak putri dari negeri dongeng.

Itulah kumpulan contoh kalimat konjungsi pemiripan dalam ilmu tata bahasa Indonesia. Konjungsi di atas berfungsi jadi penghubung antarkata, antarkalimat, antarklausa, dan antarfrasa. (APR)

Baca Juga: 100 Contoh Konjungsi Intrakalimat dan Pembahasannya