100 Contoh Pantun Terima Kasih Lucu dan Menghibur

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 10 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu cara mengucapkan terima kasih dengan cara yang unik dan menghibur adalah melalui pantun terima kasih lucu. Selain menyampaikan rasa syukur, pantun bisa membuat suasana jadi lebih ceria dan akrab.
Mengutip dari Jurnal Bahasa dan Sastra, Ari Prayogi, (2021:111), pantun merupakan bentuk sastra rakyat yang menyuarakan nilai dan kritik budaya. Pantun memiliki sampiran (dua baris pertama) dan isi (dua baris terakhir).
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Contoh Pantun Terima Kasih Lucu dan Menghibur
Berikut adalah kumpulan contoh pantun terima kasih lucu dan menghibur.
Naik motor ke pasar baru, Lupa helm malah pakai panci. Terima kasih atas bantuanku, Kebaikanmu bikin hati berseri.
Ikan hiu makan tomat, Tomatnya pedas sampai menangis. Ucapan terima kasihku semangat, Walau hatiku tetap manis.
Jalan-jalan ke Kota Medan, Beli durian lalu ngopi. Terima kasih wahai kawan, Tanpamu hidupku sepi.
Pagi-pagi lihat sinetron, Padahal mau kerja di kantor. Terima kasih buat perhatian penonton, Kau teman yang sangat humor.
Ada kucing main gitar, Suaranya bikin ngantuk terus. Terima kasih sudah sabar, Walau aku kadang nyebelin terus.
Ke pasar beli pepaya, Sampai rumah lupa dibawa. Terima kasih ya saudara, Berkatmu hidupku ceria.
Jalan kaki sambil ngelamunin, Nabrak tiang eh malah tengil. Terima kasih sudah bantuin, Walau mukaku kayak kucing nyempil.
Makan bakso pakai sambal, Satu sendok langsung kepedesan. Terima kasih buat kenal, Persahabatan ini sungguh mengesankan.
Kucing garong naik becak, Sambil bawa tas berisi semangka. Terima kasih kau tak pelit seperti kakak, Lucumu selalu bikin bahagia.
Main layang-layang sore hari, Tali putus kena kepala. Terima kasih ya sekali lagi, Bantuanku tak sia-sia.
Ada bebek pakai dasi, Mau rapat yang harus elegan. Terima kasih untuk empati, Hatimu lembut dan menenangkan.
Naik ojek sambil makan mie, Eh supirnya malah ngegas. Terima kasih kau bantu aku ini, Walau caraku kadang ngawur bebas.
Masak nasi lupa nyalain rice cooker di dapur, Akhirnya makan mie goreng samyang. Terima kasih sudah jadi pelipur, Candamu bikin hidupku terang.
Tidur siang mimpi liburan, Bangun-bangun masih di kosan. Terima kasih buat perhatian, Setiamu sungguh menawan.
Pakai baju malah kebalik, Disangka gaya padahal panik dan sakit. Terima kasih, sungguh asyik, Bersamamu dunia tak membosankan sedikit.
Jalan-jalan ke Surabaya, Pulangnya malah nyasar ke Bali. Terima kasih buat bahaya, Yang kau selamatkan dengan hati.
Ada monyet jadi tukang pos, Suratnya nyasar ke kandang ayam. Terima kasih walau nyebos, Kau tetap bantu tanpa dendam.
Beli martabak satu loyang, Dimakan sendiri katanya diet berat. Terima kasih untuk sayang, Humormu bikin hidup hemat.
Cuci mobil di hari Rabu, Eh malah hujan deras. Terima kasih sudah membantuku, Tak peduli situasi keras.
Ada kodok main piano dan kartu, Diiringi lagu rock bikin shock. Terima kasih ya bro/sis yang lucu, Karena kamu, hidup penuh joke.
Pergi ke toko beli sepatu, Pulang-pulang dapat sandal. Terima kasih atas waktu, Bersamamu hidupku tak asal.
Nonton film horor sendirian, Teriak-teriak sampai rumah tetangga. Terima kasih atas hiburan, Ngakakmu bikin lelah sirna.
Naik sepeda pakai daster, Dilihat orang malah viral di tol. Terima kasih kamu master, Dalam sabar dan hal-hal konyol.
Ke pasar beli tahu bulat, Gorengnya dadakan di mobil. Terima kasih kau sangat hebat, Menolongku saat kondisi genting dan labil.
Naik delman ke Jakarta, Delmannya mogok di tengah jalan. Terima kasih ya sobat setia, Tingkahmu selalu jadi hiburan.
Makan mie di pinggir jalan, Sambil nyanyi dangdut koplo. Terima kasih atas pertolongan, Humormu bikin hidup slow.
Bangun pagi kesiangan, Kopi tumpah ke baju Adit. Terima kasih atas dukungan, Meski kadang aku kayak sirkuit.
Jalan-jalan ke rumah hantu, Malah ngajak ngobrol hantunya. Terima kasih kamu itu, Paling absurd tapi penuh makna.
Di warung makan ketoprak, Tapi bumbunya rasa donat. Terima kasih walau kocak, Hidup jadi penuh semangat.
Masak telur malah meletus, Kompor rusak kena sambel. Terima kasih tetap tulus, Meski aku sering bikin ribet dan repot gembel.
Beli sate di pinggir jalan, Bumbunya tumpah kena celana. Terima kasih atas perhatian, Tertawamu bikin gila bahagia.
Main gitar sambil nyanyi, Suara fales dan bikin risih. Terima kasih udah temani, Meski hidup kadang aneh dan sedih.
Nonton konser dari belakang, Cuma denger suara batuk orang sakit. Terima kasih sudah datang, Meski acara agak ngaco dikit.
Coba diet makan pepaya, Tapi malamnya makan sate tahu. Terima kasih sudah percaya, Walau aku sering jadi ragu-ragu.
Beli es krim di kereta, Lumer duluan baru sampai. Terima kasih alam semesta, Penuh tawa meski kadang usai.
Naik sepeda keliling kota, Ban bocor malah disemprit. Terima kasih buat tawa nyata, Darimu semua rasa pahit jadi legit.
Beli roti isi sosis, Pas dimakan isinya hilang. Terima kasih tetap optimis, Bersamamu hidup jarang tegang.
Ke mall beli sepatu, Pulang bawa sabun keranjang. Terima kasih sudah bantu, Walau pikiran sering kabur melayang.
Lihat ayam pakai kacamata, Katanya mau jadi wartawan. Terima kasih untuk tawa, Setiap hariku jadi berkesan.
Naik angkot bayar lima, Padahal tarif cuma tiga. Terima kasih kamu luar biasa, Hidup barengmu penuh cerita.
Mancing ikan pakai paku, Yang datang malah kura-kura. Terima kasih selalu lucu, Kawan sepertimu bikin gembira.
Tidur siang mimpi naik naga, Pas bangun ternyata nyungsep. Terima kasih atas segalanya, Setiap bantuanmu bikin hidup mantep.
Ke kantor pakai celana batik, Dikira model kekinian. Terima kasih tetap asyik, Meski aku sering kurang sopan.
Makan bubur pakai jajan, Satu sendok langsung megap-megap. Terima kasih atas teladan, Setiamu buat aku mantap.
Beli mangga malah asem, Dikasih bonus biji durian. Terima kasih tetap nyantem, Walau aku sering bikin kesalahan.
Ada kambing main TikTok, Jogetnya bikin viral. Terima kasih buat segala joke, Tertawamu tak ada rival.
Naik kapal ke kota Medan, Tiba-tiba mabuk laut. Terima kasih wahai teman, Bantuanku tak pernah kau anggap laut.
Makan nasi goreng pakai tahu, Besoknya perut bergetar. Terima kasih meski malu-malu, Kamu tetap hadir dengan sabar.
Main layangan putus benangnya, Eh layangannya ikut kabur. Terima kasih untuk semuanya, Senyumanmu sungguh makmur.
Ke pantai bawa bekal mie, Tapi dimakan sama orang Arab. Terima kasih sekali lagi, Kau selalu bikin hidup lengkap.
Pergi ke taman lihat kelinci, Kelincinya malah naik sepeda. Terima kasih sudah bantu ini, Meski caraku kadang tak terduga.
Beli kue isi coklat, Tapi isinya malah stroberi. Terima kasih tetap semangat, Meski aku suka lupa janji.
Ada sapi pakai daster, Katanya mau jadi artis. Terima kasih karena sabar, Bersamamu hidup terasa manis.
Naik bus sambil nyanyi, Tiba-tiba sopir ikutan. Terima kasih udah temani, Meski hidup sering tak beraturan.
Makan soto pakai ada si sumpil, Sendoknya patah kena tulang. Terima kasih kau yang gokil, Canda tawamu sangat menghilangkan malang.
Jalan-jalan ke pinggir kali, Niat mancing malah nyemplung. Terima kasih kamu baik hati, Walau aku suka nyebelin dan bingung.
Beli gorengan lima ribu, Eh dapat bonus minyak di plastik. Terima kasih kawan sejati itu, Bersamamu dunia jadi asik.
Main catur sambil nonton, Eh lawannya malah ketiduran. Terima kasih sudah menonton, Drama hidupku yang penuh kejutan.
Pergi ke toko beli bunga, Pulangnya bawa buku tulis. Terima kasih untuk semua, Hidup bersamamu lebih realistis.
Lihat kambing naik vespa, Klaksonnya nyala terus-terusan. Terima kasih kamu luar biasa, Selalu hadir di segala kesempatan.
Tidur siang pakai selimut, Bangun-bangun malah di ruang tamu. Terima kasih selalu ikut, Dalam suka dan juga pilu.
Beli teh botol di warung, Ternyata isinya air cucian. Terima kasih atas para pendukung, Yang membuatku terus bertahan.
Ada anjing naik sepeda, Jatuh nyungsep ke sawah. Terima kasih untuk segalanya, Tertawamu bikin hati cerah.
Masak nasi malah gosong, Tutup panci juga meleleh. Terima kasih meski kadang sombong, Kau tetap bantu tanpa marah dan aneh.
Naik kereta ke Bogor, Ketiduran sampai ke Magetan. Terima kasih teman humor, Tingkahmu bikin hidup mengagumkan.
Beli sepatu warna coklat, Pas dipakai malah sobek. Terima kasih ya sahabat, Bersamamu hari jadi perfect.
Sarapan bubur ayam hangat, Tapi ayamnya malah kabur. Terima kasih teman semangat, Kau bantu saat pikiranku luntur.
Pakai headset dengerin lagu, Ternyata kabel belum dicolok. Terima kasih atas waktumu, Kau hiburku saat jiwa bobrok.
Makan roti isi sosis, Pas digigit isinya kosong. Terima kasih untuk candaan manis, Walau kadang tingkahku sombong.
Naik becak ke taman bunga, Ditagih ongkosnya dua kali. Terima kasih buat semua, Kau hadir saat aku sendiri.
Ada kuda pakai topi, Gayanya seperti orang humor. Terima kasih tetap setia di sini, Meski aku sering tak peka dan minor.
Beli bakwan di pinggir jalan, Tapi dikasih gorengan plastik. Terima kasih udah jadi teman, Yang setia walau aku kocak dan unik.
Nonton film di bioskop, Tapi kacamatanya ketinggalan. Terima kasih atas supportnya Bob, Karena kamu semangatku bangkitkan.
Main karet sama si Hana, Eh talinya putus tengah. Terima kasih sudah menyapa, Kehadiranmu bikin hidup mewah.
Ada bebek main sulap, Tiba-tiba menghilang pakai kulot. Terima kasih bantu setiap tahap, Walau kadang aku suka ngelawak nyolot.
Pergi ke danau lihat bunga, Tiba-tiba muncul buaya. Terima kasih sudah percaya, Meskipun aku sering lupa bayar utangnya.
Tidur malam mimpi ayam, Pagi-pagi lihat ayam beneran. Terima kasih kau sangat dalam, Maknanya tak tergantikan.
Bawa nasi bungkus ke sekolah, Ternyata isinya tisu basah. Terima kasih atas segalanya Ayah, Tawamu penghilang resah.
Minum teh pakai sedotan, Sedotannya malah ketelan. Terima kasih dalam setiap kesempatan, Bersamamu hidup tak membosankan.
Ke taman naik skateboard, Tersandung batu malah salto. Terima kasih kamu telah support, Biar hidupku tak semata-mata mellow.
Masak sup pakai gula, Tapi yang dituang malah jajan. Terima kasih sudah selalu ada, Dalam cerita hidupku yang seru dan serabutan.
Lari pagi ketemu tukang cilok, Langsung berhenti beli lima. Terima kasih selalu cocok, Dalam suka maupun drama.
Beli popcorn nonton film, Pas dibuka popcorn-nya ilang. Terima kasih kau jadi helm, Pelindung saat hidupku goyang.
Main layangan di lapangan, Layangannya malah nyangkut di motor. Terima kasih bantu di keadaan, Walau kadang aku bikin error.
Mancing di kolam ikan hiu, Dapatnya sandal sebelah. Terima kasih kau bantu selalu, Meski kadang wajahku lelah.
Beli sepatu di Tanah Abang, Dapat bonus kaos kaki robek. Terima kasih kamu paling tenang, Saat aku sering meledek.
Naik perahu di tengah danau, Eh perahunya malah gempar. Terima kasih kau jadi pelampau, Yang tak lelah membantuku keluar.
Makan siang di taman bunga, Tapi lauknya tinggal kuah. Terima kasih sudah setia, Bersamamu aku merasa megah.
Ada kodok main harmonika, Suaranya bikin merinding. Terima kasih tetap ada, Saat aku lagi kurang pendamping.
Pagi-pagi lihat berita, Isi beritanya soal kucing. Terima kasih untuk cinta, Yang kau beri tanpa pamrih dan garing.
Beli anggur malah layu, Tapi dimakan tetap senyum. Terima kasih kamu pacarku, Kehadiranmu bikin hidup harum.
Ada sapi duduk santai, Pakai topi dan juga jas. Terima kasih udah santai, Ngalahin stres yang makin keras.
Main basket pakai sarung, Sambil bawa termos air. Terima kasih bantuannya nenek gayung, Bikin hati jadi adem dan cair.
Ke kebun petik kelapa, Kelapanya jatuh ke kepala. Terima kasih udah ada, Menemani saat suka dan lara.
Ke pantai bawa gitar, Pas nyanyi senarnya putus. Terima kasih udah sabar, Walau hidupku penuh kasus.
Beli mie instan dua bungkus, Satu pedas satu rasa keju. Terima kasih bantu fokus, Waktu aku hampir linglung dan galau.
Tidur siang kelebihan waktu, Bangun-bangun disuruh nyapu. Terima kasih kamu jago bantu, Meski aku sering ngantuk melulu.
Makan rujak bersama sahabat, Eh cabe kena hidung. Terima kasih selalu dekat, Di saat aku sering bingung.
Beli baju warna coklat, Pas dicoba jadi celana. Terima kasih tetap jadi sahabat, Di segala warna suasana.
Nonton YouTube sampai pagi, Bangun-bangun lupa mandi. Terima kasih ya sekali lagi, Kamu itu teman sejati.
Dengan sentuhan humor melalui pantun terima kasih lucu ini, kita bisa menyampaikan rasa syukur dengan cara yang lebih ringan dan menyenangkan. Semoga kumpulan contoh pantun di atas bisa menginspirasi untuk tetap rendah hati, bersyukur, dan tentu saja tertawa bersama. (Dista)
Baca Juga: 60 Pantun Penutup Pidato Lucu dan Menghibur
