100 Pantun buat Cowok yang Bikin Baper dan Salting

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 9 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun buat cowok sering berisi mengenai untaian kata yang menggambarkan perasaan. Pantun ini bisa membuat cowok menjadi baper dan salting, bahkan tersindir mengenai apa yang telah ia lakukan.
Pantun ini juga bisa digunakan sebagai hiburan untuk merayu gebetan atau pacar. Merayu menggunakan pantun memang tidaklah mudah, dibutuhkan kreativitas.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pantun buat Cowok
Gombalan maut bisa menjadi cara untuk merayu cowok atau gebetan yang sedang marah. Salah satunya dengan menggunakan pantun buat cowok yang bisa bikin baper dan salting.
Dikutip dari buku Dua Tiga Pantun karya Junaidah (2025: 2), pantun merupakan ucapan atau ungkapan yang bertujuan untuk menyampaikan pesan tertentu, baik itu nasihat, ekspresi, perasaan, atau bahkan sindiran yang halus.
Oleh karena itu, pantun buat cowok ini bisa digunakan sebagai bentuk menyampaikan ekspresi dan perasaan kepada gebetan atau pasangan. Berikut adalah contoh pantunnya.
Ke taman kota beli kenari,
Duduk santai sambil tersenyum.
Cowok ganteng idaman hati,
Lihat kamu langsung terpukau diam.
Naik perahu ke tengah laut,
Tangkap ikan sambil bersiul.
Tatapanmu bikin hati kalut,
Senyummu manis serasa madu betul.
Petik mangga di pagi hari,
Simpan rapi di dalam tampah.
Tatap matamu penuh misteri,
Tapi bikin hati ini resah.
Jalan-jalan ke kota Padang,
Makan sate sambil tertawa.
Kamu hadir tanpa kuundang,
Tapi hatiku langsung tertawan juga.
Beli jeruk di pasar lama,
Dapat bonus sebutir kelapa.
Kamu tuh bikin deg-degan lama,
Senyumnya manis tak bisa lupa.
Ke toko buku beli novel,
Sampulnya merah dan elegan.
Cowok cuek tapi visual,
Bikin hati auto berantakan.
Duduk manis sambil minum teh,
Ditemani pisang goreng renyah.
Kamu diam tapi bikin heboh deh,
Dalam hati sudah bergejolak parah.
Main layangan saat senja,
Tali putus lari ke rawa.
Cowok kalem gaya kerja,
Tapi hatinya bikin jatuh cinta.
Naik sepeda ke rumah Nanda,
Lewat jalan penuh bunga.
Jika cinta bisa kupinta,
Aku minta kamu seutuhnya.
Ambil air di pinggir danau,
Air jernih terasa dingin.
Kalau kamu tetap membisu,
Hatiku ini makin dingin.
Burung nuri hinggap di jendela,
Menari riang menyambut pagi.
Ingin hati bilang cinta,
Tapi takut kamu pergi.
Naik delman ke pasar seni,
Ditemani anak kecil ceria.
Cowok kayak kamu sekali,
Bikin hati mau serius saja.
Beli roti di toko pinggir jalan,
Roti tawar pakai selai nanas.
Kalau sayang jangan pura-pura tahan,
Bilang jujur, jangan bikin lemas.
Lari pagi di tepi sawah,
Sepatu kotor kena lumpur.
Katanya suka tapi tak arah,
Cowok begini bikin jenuh dan jengkel muter-muter.
Tanam padi di tanah subur,
Disiram air dua kali.
Kalau serius kenapa kabur,
Jangan ngilang kayak ilusi.
Jalan lurus ke ujung taman,
Duduk sebentar baca koran.
Katanya cinta penuh harapan,
Tapi janji cuma angin jalan.
Bunga mawar di taman asri,
Harumnya semerbak ke seluruh desa.
Cowok kayak kamu di hati ini,
Meski jauh tetap terasa.
Main gitar di pinggir pantai,
Irama lembut penuh makna.
Tatap matamu seperti pantai,
Tenang tapi menggoda rasa.
Lari sore sambil berseri,
Langit jingga begitu mempesona.
Kamu datang tanpa janji,
Tapi bikin aku suka lama.
Ambil air di dalam tempayan,
Tempatnya dekat pohon jambu.
Kalau kamu jadi pasangan,
Aku siap jadi yang terbaik untukmu.
Duduk manis di atas kursi,
Sambil baca buku cerita lama.
Kamu datang bawa misteri,
Tapi bikin hati penuh warna.
Sapu halaman waktu pagi,
Angin sejuk menyentuh pipi.
Tatap wajahmu tiap hari,
Serasa mimpi tapi pasti.
Pergi ke warung beli kopi,
Tambah gula biar tak pahit.
Kamu hadir saat sepi,
Kini hati rasanya legit.
Makan bakso pakai tahu,
Tambah sambal jadi pedas.
Melihatmu bikin rindu,
Meskipun cuma seulas.
Naik kereta ke Yogyakarta,
Duduk santai di kursi paling ujung.
Tatapanmu seperti mantra,
Sekali lihat langsung bingung.
Beli pensil ke toko Ali,
Sekalian beli buku pelajaran.
Cowok pintar gaya bersih rapi,
Bikin hati auto perhatian.
Buka laptop buat kerja skripsi,
Ditemani musik dan teh hangat.
Cowok rajin rajut ambisi,
Hati ini ikut semangat.
Baca buku soal sejarah,
Tentang pahlawan Indonesia.
Kamu diam tapi mewah,
Seperti harta yang luar biasa.
Main catur sore hari,
Fokus penuh tak mau kalah.
Tatap matamu sekali-sekali,
Bikin degup tak tertahan sudah.
Tanam jagung di ladang luas,
Siram air agar subur selalu.
Jika kamu memang tulus,
Jangan pergi, tetaplah satu.
Pergi ke taman bawa kamera,
Ambil foto bunga dan awan.
Andai kita bisa bersama,
Hatiku tenang, hidup aman.
Panen padi di musim cerah,
Semua petani tersenyum lebar.
Kalau kamu bisa jujur dan ramah,
Aku siap jadi teman sabar.
Beli batik ke Solo Raya,
Motif indah seperti lukisan.
Cowok seperti kamu nyata,
Bikin hati penuh harapan.
Jalan kaki keliling desa,
Lihat sawah dan pohon kelapa.
Kamu hadir seperti rasa,
Yang makin lama makin merupa.
Ke pasar malam cari sandal,
Dapat bonus lampu hias.
Kamu tuh cowok ideal,
Susah dicari, langka dan pas.
Membatik sambil minum susu,
Duduk tenang di bawah lampu.
Kalau kamu tahu rasaku,
Mungkin sekarang kita udah satu.
Pergi memancing di rawa dalam,
Dapat ikan kecil dan besar.
Tatapanmu tuh dalam-dalam,
Sampai ke hati, bikin gemetar.
Main layangan di padang luas,
Benangnya panjang sampai ke bukit.
Kamu tuh cowok paling pas,
Untuk jadi yang paling dekat dan legit.
Duduk diam di pinggir kali,
Air tenang membawa rasa.
Kamu hadir sebentar sekali,
Tapi kenapa tinggal luka?
Panen padi sore hari,
Hujan turun membasahi ladang.
Kamu pergi tanpa permisi,
Bikin hati serasa hilang.
Duduk termenung di jendela,
Lihat hujan jatuh perlahan.
Kalau kamu memang tak suka,
Jangan beri harapan.
Makan ketupat di hari raya,
Hati senang berkumpul bersama.
Tapi kenapa saat kamu ada,
Malah hatiku yang berduka.
Si Miftah beli Samyang
Nikah yuk sayang
Lihat senja sambil minum kopi
Kamu manja kenapa manis sekali
Ke pasar beli teh anget
Pacarku sayang banget
Sambal bawang ayam krispi
Cuma ayang yang ada di hati
Kancil makan di perigi
Cintaku tak akan terbelah bagi
Burung gelatik bagus ekornya
Kamu ganteng sejagat raya
Satu tambah satu sama dengan dua
Aku sama kamu cinta sampai tua
Jalan mundur nabrak tukang jamu
Aku gak bisa tidur nih mikirin kamu
Bakar ikan pakai arang
Cintaku hanya untukmu seorang
Kue rangi campur sambal matah
Kamu wangi bikin aku betah
Lagi mandi sambil keramas
Halalin aku dong mas
Minum sekoteng di batu karang
Sudah ganteng, rajin sembahyang
Dua sepatu bentuknya persegi
Cintaku satu tak terbagi-bagi
Minum jamu di pinggir kali
Dekat kamu nyaman sekali
Habis minum kopi, lalu minum jamu
Dunia ini sepi, kalau nggak ada kamu
Latihan kayang di atas meja makan
Senyummu sayang, sungguh menggetarkan
Pakai skincare biar mulus
Cintaku ke kamu itu tulus
Panas-panas main layang-layang
Selamat malam sayang
Ke padang pasir naik unta
Kamulah yang aku cinta
Siang-siang goreng bakwan
You're the only one
Minum jamu di pinggir kali
Dekat kamu nyaman sekali
Minum jamu sambil baca berita
Cuma kamu yang aku cinta
Main gundu, main layang-layang
Cuma kamu yang aku sayang
Baju rusak di atas mangga
Cintaku banyak gak terhingga
Tebang pohon pakai parang
Cintaku kokoh bagai batu karang
Burung puyuh di atas awan
Pesonamu sungguh menawan
Asam kandis dari Ciamis
Kamu gadis yang paling manis
Wadah loyang di atas nampan
Salam sayang, pacarku yang tampan
Ke kota Malang belajar finansial
Abang emang cowok yang spesial
Baju baru beli di Jerman
Kamu itu lelaki idaman
Ikan hiu makan dinamit
Yuk kita merit
Naik sepeda ke taman bunga,
Duduk santai lihat pelangi.
Kamu datang bawa bahagia,
Hatiku hangat tak lagi sepi.
Pergi ke pasar beli semangka,
Dapat bonus pisang raja.
Kalau kamu mau bersama,
Aku janji setia selamanya.
Duduk santai di tepi jembatan,
Lihat air mengalir perlahan.
Kamu hadir tanpa undangan,
Tapi langsung isi bayangan.
Beli sepatu warna biru,
Pakai saat ke pesta dansa.
Cowok sepertimu jarang bertemu,
Sekali dapat langsung jatuh rasa.
Beli gulali di malam pasar,
Rasanya manis tak terkira.
Tatapanmu bikin jantung gemetar,
Seperti disambar cinta pertama.
Minum kopi pakai ketan,
Ditemani gorengan panas.
Liat kamu jadi gemetan,
Padahal nggak ngapa-ngapain jelas.
Pergi ke taman naik delman,
Lihat anak kecil main boneka.
Kamu diem tapi menawan,
Bikin hati nggak bisa lupa.
Main petak umpet di halaman,
Sembunyi di balik pohon jambu.
Kamu lewat bikin deg-degan,
Jantung berdetak seribu-seribu.
Makan sate di malam minggu,
Disiram bumbu kacang kental.
Mau bilang suka padamu,
Tapi takut kamu anggap gombal.
Naik kapal ke laut lepas,
Ombak datang menggoyang perahu.
Jika memang kamu tulus dan ikhlas,
Boleh gak aku jadi tempat pulangmu?
Ke toko emas beli cincin,
Dibalut kain warna merah.
Kamu lewat pelan-pelan,
Tapi hati langsung menyerah.
Minum susu saat hujan,
Baca buku sambil rebahan.
Tatap matamu jadi tantangan,
Bikin hati tak tenang berjalan.
Beli gitar ke toko musik,
Senarnya kuat dan tajam suaranya.
Kamu diem tapi klasik,
Bikin aku mikir kamu siapa sebenarnya.
Naik kereta ke luar kota,
Duduk tenang dekat jendela.
Tatapanmu penuh makna,
Seperti ada cinta yang belum bicara.
Pergi ke desa bawa rambutan,
Dikasih nenek senyuman manis.
Kalau kamu kasih kepastian,
Aku siap jadi pasangan paling romantis.
Rupanya kau mutiara jiwaku
Yang kuselami di lautan masa
Tingkahmu menyentuh rindu
Sejak kita berjumpa
Ikan dimasak, nasi ditanak
Burung dara membuat sarang
Makan tak enak tidur tak nyenyak
Hanya teringat dinda seorang
Beli semen, beli bata
Beli perak dan perunggu
Puluhan orang nyatakan cinta
Hanya kamu yang akut tunggu
Minum jamu, minum madu
Makan bayam, makan seledri
Tatapan matamu begitu sendu
Mengikat hati jadi terpatri
Air arak diharamkan
Karenanya nyawa melayang
Meskipun jarak memisahkan
Semua itu bukan penghalang
Jalan-jalan ke kampung melayu
Tak lupa beli detergen
Everytime I see you
I fell in love all over again.
Jual murah cepat laku
Di kaki lima jual sepatu
Kalau abang cinta padaku
Coba katakan I love you too.
Ikan digoreng minyak nabati
Baunya harum ditambah roti
Aku persembahkan cinta sejati
Untuk dirimu pujaan hati!
Bawa paku dipukul batu
Dicampur jamu di atas tungku
Cintaku cukuplah satu
Untuk kamu sepanjang waktu
Kelapa muda buah duku
Dimakan kura-kura jadi mati
Belahlah dada dan lihat jantungku
Panah asmara bersarang di hati.
Ambillah bambu buat sembilu
Terbanglah debu dari cerutu
Nama indahmu kusebut selalu
Di dalam doa setiap waktu
Ibu-ibu keliling jualan jamu
Beli jamu rasa mengkudu
Walau aku kamu jarang ketemu
Namun cintaku tetap untuk dirimu.
Baca Juga: 200 Kata Bijak Pernikahan yang Bikin Pasangan Berbahagia dan Harmonis
Itulah pantuan buat cowok yang bisa digunakan untuk mengekspresikan perasaan. Dengan untaian kata yang ringan tapi penuh makna, pantun bisa jadi cara unik untuk menyampaikan rasa tanpa harus terlalu serius. (Umi)
