13 Penyebab Nyeri Dada Tengah dan Cara Mengobatinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara mengobati sakit dada bagian tengah? Nyeri dada tengah hampir selalu menyebabkan kecemasan karena lokasinya berada di dekat jantung. Padahal, penyebabnya tidak selalu berkaitan dengan penyakit jantung.
Secara umum, nyeri dada tengah adalah sensasi tidak nyaman seperti tertekan dan perih yang dapat berasal dari sebagian besar struktur di dada dan sekitarnya. Nyeri dada tengah bukanlah penyakit tersendiri, tetapi gejala suatu penyakit.
Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai penyebab nyeri dada tengah hingga cara mengobatinya.
Apa Penyebab Nyeri Dada Bagian Tengah?
Dikutip dari Cleveland Clinic, nyeri dada bagian tengah bisa berupa nyeri dada yang muncul secara konstan maupun hilang-timbul dalam jangka periode tertentu. Kadang-kadang, nyeri dada tengah dapat terjadi saat sedang berbaring, olahraga, atau melakukan peregangan.
Penyebab nyeri dada tengah bermacam-macam, mulai dari yang ringan hingga parah dan memerlukan penanganan medis. Adapun beberapa penyebab nyeri dada bagian tengah adalah sebagai berikut.
1. Gangguan Gastrointestinal (Pendarahan Saluran Pencernaan)
Gangguan gastrointestinal merupakan penyebab paling umum dari nyeri dada, terutama di bagian tengah. Gastrointestinal adalah istilah medis yang digunakan untuk menyebut lambung dan usus, baik usus halus dan usus besar.
Beberapa penyakit yang berkaitan dengan gastrointestinal di antaranya maag, infeksi usus akibat salah makan, kanker usus, dan polip usus.
2. Perut Kembung
Perut kembung dapat menyebabkan nyeri di bagian tengah dada, yang ditandai dengan dengan sendawa berlebihan.
3. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
GERD merupakan kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan yang dapat menyebabkan rasa nyeri dan sensasi terbakar pada dada bagian tengah.
4. Gastritis
Gastritis adalah penyakit akibat peradangan di dinding lambung, yang dapat menyebabkan sensasi terbakar dan nyeri dada di bagian tengah.
5. Esofagitis
Esofagitis adalah peradangan pada dinding esofagus atau kerongkongan, yaitu organ yang berfungsi menyalurkan makanan dari mulut ke lambung.
Peradangan pada kerongkongan ini menyebabkan rasa sakit dan kesulitan saat menelan, yang dapat menimbulkan nyeri di dada bagian tengah.
6. Kolesistitis
Kolesistitis adalah peradangan yang terjadi pada kantong empedu. Peradangan ini menyebabkan nyeri perut yang terkadang menyebar ke dada bagian tengah.
7. Gangguan pada Tulang
Kondisi terkait tulang dan sendi, seperti kostokondritis atau peradangan pada tulang rawan bagian rusuk dapat menyebabkan nyeri dada di bagian tengah.
8. Nyeri Otot
Otot tubuh yang sakit atau tegang, seperti fibromialgia, dapat menyebabkan nyeri otot di bagian tengah dada. Hal ini juga biasanya menjadi penyebab nyeri dada tengah saat berbaring.
9. Cedera
Cedera yang terjadi pada jaringan lunak dan tulang rusuk dapat menjadi penyebab nyeri dada tengah.
10. Angina
Angina adalah nyeri dada yang disebabkan oleh berkurangnya pasokan darah dan oksigen menuju ke jantung. Angina dapat menyebabkan rasa sesak yang parah dan nyeri pada bagian tengah dada, yang dapat menyebar ke lengan, rahang, leher, atau punggung.
11. Perikarditis
Perikarditis adalah peradangan pada lapisan tipis berbentuk kantong yang melapisi jantung (perikardium). Peradangan ini dapat menyebabkan nyeri dada di bagian tengah dengan rasa sakit yang tajam dan memburuk saat berbaring.
Perikarditis diketahui menjadi salah satu kelainan jantung penyebab anak sering nyeri dada, yang dapat disertai gejala dengan rasa tertekan hingga menyebabkan anak pingsan.
12. Gangguan Pembuluh Darah
Kondisi yang memengaruhi pembuluh darah jantung, menyebabkan kerusakan, atau pecahnya pembuluh darah seperti diseksi aorta, dapat menyebabkan nyeri dada tengah yang parah.
13. Gangguan Paru-Paru
Gangguan paru-paru yang melibatkan peradangan pada jaringan paru-paru dapat menyebabkan nyeri dada tengah dalam berbagai tingkatan.
Selain nyeri dada tengah, sebagian besar kondisi ini memiliki gejala berupa batuk, kesulitan bernapas, dan demam.
Gejala dan Diagnosis Nyeri Dada Bagian Tengah
Pada dasarnya, nyeri dada bagian tengah bisa memunculkan gejala yang berbeda, tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Karenanya, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter dan menjalani serangkaian pemeriksaan untuk mendiagnosis penyebab tersebut.
Dikutip dari Mayo Clinic, adapun beberapa tes yang mungkin direkomendasikan oleh dokter untuk mendiagnosis penyebab nyeri dada bagian tengah, antara lain:
Elektrokardiogram (EKG), yaitu jenis pemeriksaan untuk mengukur aktivitas kelistrikan jantung. Hasil EKG dapat menunjukkan apakah jantung berdetak terlalu cepat atau terlalu lambat, serta mengetahui apakah pasien pernah mengalami serangan jantung.
Tes darah, yaitu jenis pemeriksaan menggunakan sampel darah yang diambil melalui jari atau pembuluh darah di bagian tubuh tertentu. Tes ini juga dapat memeriksa protein yang dilepaskan otot jantung saat jantung mengalami kerusakan.
Rontgen dada, yaitu jenis pemeriksaan untuk menunjukkan kondisi paru-paru, jantung, dan pembuluh darah utama di dada.
Pemindaian tomografi terkomputerisasi (CT) atau CT scan, yaitu jenis pemeriksaan untuk melihat pembekuan darah di paru-paru atau diseksi aorta.
Setelah menjalani pemeriksaan dan mengetahui penyebab pasti dari nyeri dada bagian tengah, dokter akan merekomendasikan pengobatan sesuai kondisi dan tingkat keparahan pasien.
Pada kasus yang berkaitan dengan masalah jantung, nyeri dada bagian tengah ditandai dengan gejala sebagai berikut:
Rasa tertekan, penuh, sesak, atau sensasi terbakar di dada
Rasa nyeri yang menyebar ke punggung, leher, rahang, bahu, dan satu atau kedua lengan
Rasa nyeri yang berlangsung lebih dari beberapa menit dan memburuk saat beraktivitas
Rasa nyeri yang hilang timbul dan intensitasnya bervariasi
Sesak napas
Keringat dingin
Pusing dan sakit kepala
Kelemahan
Detak jantung cepat
Mual atau muntah
Sementara itu, nyeri dada bagian tengah yang tidak disebabkan oleh masalah jantung umumnya ditandai dengan:
Rasa asam yang naik ke mulut
Kesulitan menelan
Mulas
Nyeri dada yang hilang timbul saat mengubah posisi tubuh
Nyeri dada yang semakin parah saat bernapas dalam-dalam atau batuk
Rasa nyeri dada yang berlanjut selama berjam-jam
Sensasi terbakar yang menyakitkan di belakang tulang dada
Apa Penyebab Nyeri di Dada?
Mengutip buku Tetap Sehat setelah Usia 40 oleh Salma (2020: 64), nyeri dada dapat disebabkan oleh banyak faktor yang dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu masalah jantung dan non-jantung.
Penyebab paling umum nyeri dada karena masalah jantung adalah angina pektoris, yaitu sesak dada karena otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen.
Masalah jantung lain yang menyebabkan nyeri dada adalah kelainan katup jantung, yang ditandai dengan napas tidak teratur dan nyeri pada dada.
Selain itu, beberapa penyebab lainnya, antara lain penyakit otot jantung, gangguan irama jantung, dan peradangan pada perikardium atau otot jantung.
Sementara, beberapa penyebab nyeri dada non-jantung adalah sebagai berikut.
Penyakit gangguan asam lambung
Radang selaput dada (pleuritis)
Gangguan saluran pencernaan, seperti kejang esofagus, peradangan pankreas, dan radang kantong empedu
Penyakit paru-paru, seperti embolisme paru, pneumonia, dan kanker paru-paru
Penyakit arteri utama (aorta), seperti aneurisma aorta
Gangguan otot dan dinding dada, seperti luka, memar, tegang otot, patah tulang rusuk, atau metastasis kanker
Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti triptans dan ergotamine
Gangguan kejiwaan, seperti kecemasan, kepanikan, dan depresi
Penyakit lain, seperti herpes zoster, sarkoidosis, dan lupus eritematosus sistemis yang rasa sakitnya dapat dirasakan di daerah dada
Beragam penyebab nyeri dada tersebut dapat dialami oleh berbagai kalangan usia, baik muda hingga lansia. Selain itu, beberapa penyebab di atas juga dapat dialami oleh wanita hamil. Penyebab nyeri dada saat hamil salah satunya adalah gangguan pencernaan.
Lalu, apakah nyeri dada berbahaya? Perlu diketahui, tidak semua nyeri dada berbahaya. Nyeri dada bukanlah penyakit tersendiri, tetapi gejala suatu penyakit. Pengobatan hanya bisa dilakukan setelah penyakit yang mendasarinya diketahui.
Jika mengalami keluhan nyeri dada yang tidak kunjung hilang dengan beristirahat, dan disertai dengan gejala lainnya, seperti mual, muntah, keringat dingin, dan sesak napas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.
Baca Juga: Nyeri Dada Sebelah Kiri: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
Bagaimana Cara Mengobati Sakit Dada Bagian Tengah?
Pengobatan untuk mengatasi nyeri dada tengah bervariasi sesuai dengan penyebabnya. Berikut adalah beberapa cara mengobati sakit dada bagian tengah yang bisa dilakukan.
1. Mengompres Bagian Dada Tengah yang Nyeri
Jika penyebab nyeri dada tengah adalah akibat nyeri otot atau ketegangan pada dada, kompres bagian dada yang nyeri dengan kompres dingin sampai merasa lebih rileks.
2. Pemberian Obat
Pemberian obat untuk mengatasi nyeri dada tengah tergantung kepada penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa jenis obat yang digunakan untuk mengatasi nyeri dada bagian tengah.
Obat untuk menurunkan produksi asam lambung, seperti cimetidine dan omeprazole.
Obat untuk mengencerkan darah dan membantu meringankan nyeri jantung, seperti aspirin.
Obat antidepresan, seperti fluoxetine.
3. Berkonsultasi dengan Dokter
Lakukan konsultasi dengan dokter jika rasa sakit di bagian dada tengah muncul secara tiba-tiba atau tidak kunjung hilang, terutama pada penderita dengan riwayat penyakit tertentu.
Penanganan medis yang cepat dan tepat dapat membantu menghindari risiko penyakit serius.
Baca Juga: Nyeri Dada Sebelah Kanan: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Nyeri dada bagian tengah itu seperti apa?

Nyeri dada bagian tengah itu seperti apa?
Nyeri dada tengah adalah sensasi tidak nyaman seperti tertekan dan perih yang dapat berasal dari sebagian besar struktur di dada dan sekitarnya.
Apa gejala nyeri dada bagian tengah akibat masalah jantung?

Apa gejala nyeri dada bagian tengah akibat masalah jantung?
Rasa tertekan, penuh, sesak, atau sensasi terbakar di dada, rasa nyeri yang menyebar ke punggung, leher, rahang, bahu, dan satu atau kedua lengan, rasa nyeri yang berlangsung lebih dari beberapa menit dan memburuk saat beraktivitas, dan lain-lain.
Nyeri dada disebabkan oleh apa?

Nyeri dada disebabkan oleh apa?
Penyebab nyeri dada tengah bermacam-macam, mulai dari yang ringan hingga parah dan memerlukan penanganan medis. Beberapa di antaranya adalah gangguan gastrointestinal, perut kembung, hingga esofagitis.
