Konten dari Pengguna

143 Kosakata Bahasa Minang dalam KBBI beserta Artinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk kosakata bahasa Minang. Foto: Pexels/Mad Ari
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk kosakata bahasa Minang. Foto: Pexels/Mad Ari

Bahasa Minang memiliki kekayaan ekspresi yang lahir dari budaya panjang masyarakat Minangkabau, Sumbar. Banyak kosakata bahasa Minang telah diakui dan dimasukkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Dikutip dari kumparanNews, Minangkabau tercatat sebagai bahasa daerah dengan jumlah entri terbanyak kedua dalam KBBI setelah bahasa Jawa. Per 2022, bahasa ini telah menyumbang sekitar 1.030 kosakata resmi.

Beberapa kosakata terdengar unik, tak sedikit pula yang artinya mengejutkan. Dari kata sehari-hari hingga istilah budaya, semuanya memberi warna, mencerminkan kekayaan bahasa yang luar biasa untuk dikenal.

Daftar isi

Kosakata Bahasa Minang

Ilustrasi untuk kosakata bahasa Minang. Foto: Unsplash/styvo Putra Sid

Berdasarkan KBBI VI dalam aplikasi KBBI versi 1.0.0 (100) terbitan Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (2016-2025), berikut adalah deretan kosakata bahasa Minang:

  1. Ajo

    • Kata sapaan untuk saudara laki-laki yang lebih tua di daerah Pariaman.

    • Kata sapaan secara umum kepada laki-laki yang dianggap lebih tua di daerah Pariaman; setara uda.

  2. Aluang

    • Peti besar yang selalu dijaga, tempat menyimpan pusaka atau surat berharga lain.

    • Sebutan untuk orang yang paling mengetahui seluk-beluk adat dan permasalahannya, tempat orang bertanya tentang permasalahan adat.

  3. Amai

    • Ibu

    • Panggilan kepada istri mamak

  4. Amak

    • Ibu

  5. Ampuh

    • Banjir; bah; sebak

  6. Anak bola

    • Kata kiasan untuk menyebut pencopet.

  7. Anak sasian

    • Murid; pelajar; orang yang berguru

  8. Ancak-ancak

    • Tidak memedulikan baik buruknya, untung ruginya, dan sebagainya.

    • Gila-gilaan; main-main

  9. Andan

    • Berkerabat (bersanak) dekat karena perkawinan, bukan karena hubungan darah.

  10. Andung

    • Nenek

  11. Anggung Gaya

    • Bingung (tidak tahu mana yang harus diturut atau dipilih).

  12. Angku

    • Mamak (dari pihak ibu); paman.

    • Kata sapaan kepada orang yang patut dihormati.

    • Kakek

  13. Anyir

    • Kiasan untuk anak yang masih kecil, yang belum dapat diajak berunding.

  14. Apak

    • Bapak

  15. Arai pinang

    • Penganan tradisional Minangkabau yang digoreng, terbuat dari terigu, diberi air, garam, dan dicetak dengan menggunakan mayang pinang.

  16. Arang

    • Mulut

  17. Awak

    • Saya; aku

  18. Azam

    • Tujuan; cita-cita; maksud

  19. Bagak

    • Berani, gagah, dan tidak takut menghadapi tantangan.

  20. Bailau

    • Sastra lisan Minangkabau di daerah Bayang, Pesisir Selatan, dalam bentuk pantun yang dilagukan oleh kaum perempuan untuk mengusir harimau yang masuk kampung.

  21. Baka

    • Keluarga yang menurunkan

    • Asal keturunan

  22. Bako

    • Keluarga dari pihak ayah

  23. Balapak

    • Kain songket dari Minangkabau, terbuat dari benang katun dan emas yang ditenun dengan tangan, biasa dipakai pada upacara adat.

  24. Balubua

    • Tempat menyimpan padi yang diletakkan di tengah rumah, dapat sekaligus berfungsi sebagai tempat tidur.

  25. Bansat

    • Gembel; miskin

  26. Batombe

    • Berbalas pantun yang diiringi alat musik rebab, kesenian khas Nagari Abai, Solok Selatan, Sumatra Barat.

  27. Beka

    • Kelak

  28. Belahan

    • Sanak saudara; kaum keluarga (seketurunan).

  29. Berawai

    • Kecewa; dengan tangan hampa.

  30. Bercura-cura

    • Mengeluarkan perkataan yang keji-keji (karena marah dan sebagainya).

  31. Berdapat

    • Sesuai; cocok

    • Bertemu (dengan); berjumpa (dengan)

  32. Bersisurut

    • Mundur; mengundurkan diri

  33. Bersitungkin

    • Bekerja keras dan bersungguh-sungguh tanpa mengenal lelah.

  34. Bertalah-talah

    • Tergesa-gesa; terburu-buru

  35. Besan mendaki

    • Ibu atau ayah dari menantu laki-laki.

  36. Besan menurun

    • Ibu atau ayah dari menantu perempuan.

  37. Binawah

    • Binatang (untuk memaki)

  38. Bingit

    • Iri hati; dengki

  39. Bundak

    • Kacau; rusuh; huru-hara

  40. Burakah

    • Sombong

  41. Cabuh

    • (dalam keadaan) kacau; rusuh; heboh

  42. Cakak

    • Perkelahian

  43. Carah

    • Cencang

    • Jual secara eceran

  44. Cecak

    • Cubit

  45. Cigak

    • Kera

  46. Da

    • Kata sapaan adik kepada kakak laki-laki; abang.

    • Kata pengganti dari uda.

  47. Dadih jalang

    • (air) susu encer

  48. Dansanak

    • Sanak; saudara; sanak saudara

  49. Datu

    • Orang yang pandai tentang ramu-ramuan obat; dukun.

  50. Datuk

    • Penghulu adat

    • Jin atau hantu penunggu (suatu tempat dan sebagainya)

    • Berhala; toapekong

    • Kata lain harimau

  51. Dek

    • Bentuk singkatan dari oleh karena; oleh sebab.

  52. Den

    • Kata ganti: saya

  53. Enap

    • Diam (tidak bergerak dan tidak berkata-kata)

  54. Engku

    • Paman; mamak (dari pihak ibu)

    • Kata sapaan kepada kakek (datuk)

    • Sebutan (kata sapaan) untuk laki-laki dewasa sebaya yang tidak dikenal; angku.

  55. Etek

    • Adik perempuan ayah atau adik perempuan ibu; bibi; makcik.

  56. Gabak

    • Redup

    • Mendung (awan mengandung hujan)

  57. Gabir

    • Kikuk; canggung; tidak tangkas; belum biasa; belum begitu pandai.

  58. Gapuk

    • Tambun; gemuk

  59. Gatang

    • Pemberian atau hadiah berupa kain dari pihak keluarga yang meninggal

  60. Gawal

    • Khilaf; keliru; salah

  61. Guguk

    • Bukit kecil

  62. Indu

    • Induk; nenek moyang

  63. Inyik

    • Nenek; kakek

  64. Jalang

    • Pergi ke

    • Kata turunan: menjalang (berkunjung)

  65. Jejap

    • Jijik

  66. Jenang

    • Orang yang mengatur perjamuan

  67. Jombang

    • Elok; cantik; tampan

  68. Kebaji

    • Guna-guna yang membuat suami istri saling berbantah sehingga bercerai.

  69. Kecandan

    • Senda gurau; kelakar

  70. Kelaluan

    • Maksud; tujuan

  71. Kelimpanan

    • Mata yang kemasukan oleh benda kecil (seperti debu, gas) sehingga mata menjadi sakit; kena kelilip.

  72. Ketek

    • Kecil; sedikit

  73. Korong

    • Daerah (bagian) yang termasuk dalam lingkungan kampung; lingkungan kampung.

  74. Kucing air

    • Kiasan sebagai sebutan untuk orang yang berkhianat kepada temannya.

  75. Kuncit

    • Paling terakhir; paling belakang

  76. Kuyu

    • Penakut

  77. Lahak

    • Bau busuk

  78. Langsir

    • Kurus

  79. Lengkanas

    • Penghasut; pengkhianat

  80. Lengong

    • Menoleh

    • Menengok (melawat)

  81. Loloh

    • Longgar (tentang baju, cincin, dan sebagainya)

  82. Mamak

    • Saudara ibu yang laki-laki

    • Mak kecil atau mak tua

    • Kata sapaan yang digunakan oleh raja kepada pegawai kerajaan yang tua.

  83. Mandeh

    • Mak; ibu

  84. Manjujai

    • Mendendangkan petuah, nasihat, dan cerita yang mendidik sebelum anak tidur; meninabobokan.

    • Tradisi mendendangkan anak sebelum tidur yang kerap dilombakan.

  85. Marah

    • Gelar anak sutan yang menikah dengan perempuan biasa atau putri (bangsawan) dengan laki-laki biasa

  86. Marapulai

    • Mempelai (laki-laki)

  87. Melesang

    • Mengendarai (kerbau, sepeda, dan sebagainya) dengan mengangkangi

  88. Memalun

    • Memeluk; membelit

  89. Meminang-minang

    • Menimang-nimang

  90. Memperdiarkan

    • Membiarkan; mendiamkan.

  91. Memugar

    • Melakukan dengan sungguh-sungguh

  92. Mencilok

    • Mengambil milik orang secara tidak sah; mencuri; mencopet.

  93. Mendingin

    • Agak kurang sehat; meriang

  94. Mengepit daun kunyit

    • Memuji-muji diri sendiri

  95. Muncus

    • Tidak manjur; tidak mempan

  96. Muno

    • Hilang ingatan (terdiam termenung-menung dan sebagainya) karena diguna-gunai orang.

  97. Nagari

    • Wilayah atau sekumpulan kampung yang dipimpin (dikepalai) oleh seorang penghulu; distrik.

  98. Ni

    • Kata pengganti uni (kakak perempuan)

  99. Ninik

    • Nenek

    o Gabungan kata: ninik mamak (penghulu adat dan orang tua-tua)

  100. Nyanyang

    • Tidak tenang hati; gelisah; resah

  101. Ongok

    • Bodoh; tolol

  102. Paja

    • Anak-anak; budak

  103. Pakau

    • Bingung, pusing, kacau (tentang perasaan)

  104. Panar

    • Tercengang; termangu-mangu; terheran-heran

  105. Parapati

    • Merpati

  106. Parewa

    • Penjahat; perusuh

  107. Pasumandan

    • Semua perempuan yang menjadi istri dari laki-laki yang sekaum.

    • Pengiring pengantin (biasanya terdiri atas beberapa orang perempuan muda).

  108. Pedusi

    • Perempuan

    • Istri

  109. Pembayan

    • Saudara ipar; biras

  110. Petitih

    • Peribahasa; pepatah

  111. Pitawat

    • Nasihat; petuah

  112. Porah

    • Suka menghamburkan atau memboroskan uang; boros; royal

  113. Rancak

    • Bagus; elok; cantik

    • Giat; cepat; dinamis; gembira (tentang lagu, musik, tarian, dan sebagainya)

  114. Rang

    • Orang

  115. Rangak

    • Gaduh; ribut

  116. Rangkai hati

    • (orang) yang disayangi; kekasih; jantung hati

  117. Rangkaya

    • Orang kaya (sebutan)

  118. Rasian

    • Mimpi (terutama yang mengandung arti atau alamat)

  119. Rinai

    • Gerimis; rintik-rintik; tetes-tetes (tentang hujan)

  120. Sabak

    • Muram; suram

    • Redup (tentang cuaca); mendung

    • Berlinang (tentang air mata)

  121. Sansai

    • Banyak derita; sengsara

    • Sedih sekali

  122. Santing

    • Bagus sekali; amat elok

  123. Saring

    • Ramping; langsing

  124. Sarit

    • Sukar; susah hidup

    • Kiasan untuk miskin

  125. Sejemang

    • Sebentar

  126. Serawal

    • Seluar; celana

  127. Singgan

    • Sehingga

  128. Sipangkalan

    • Tuan rumah

  129. Suak

    • Urung; batal

  130. Suni

    • Sunyi

  131. Tabik

    • (ungkapan untuk memberi) salam; selamat (pagi, siang, malam); assalamualaikum; sepada.

    • Perbuatan menghormati

    • Maaf (dikatakan apabila masuk ke tempat yang keramat dan sebagainya).

  132. Takah

    • Tampan; gagah; cakap

    • Sikap; tingkah

  133. Tembak

    • Tuju; arah; maksud

  134. Tengak

    • Bingung

  135. Terampai jamur

    • Waktu pagi kira-kira pukul delapan

  136. Terangah

    • Payah

    • Tercengang (tidak dapat berkata-kata)

  137. Ucok

    • Berunding dengan damai

    • Berdamai

  138. Uda

    • Kakak (laki-laki); abang

  139. Udi

    • Sial; malang

  140. Udu

    • Musuh

  141. Uni

    • Kakak perempuan

  142. Uniang

    • Panggilan untuk kakak perempuan, digunakan khusus di daerah Pariaman.

  143. Upik

    • Kata sapaan kepada anak perempuan.

Itulah deretan kosakata bahasa Minang yang tercantum dalam KBBI, lengkap dengan artinya. Semoga daftar tersebut dapat menambah wawasan serta memotivasi pembaca untuk menggali lebih dalam dan melestarikan bahasa daerah. (NF)

Baca juga: 200 Kosakata Halus dan Kasar dalam Bahasa Jawa beserta Artinya