143 Kosakata Bahasa Minang dalam KBBI beserta Artinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Minang memiliki kekayaan ekspresi yang lahir dari budaya panjang masyarakat Minangkabau, Sumbar. Banyak kosakata bahasa Minang telah diakui dan dimasukkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Dikutip dari kumparanNews, Minangkabau tercatat sebagai bahasa daerah dengan jumlah entri terbanyak kedua dalam KBBI setelah bahasa Jawa. Per 2022, bahasa ini telah menyumbang sekitar 1.030 kosakata resmi.
Beberapa kosakata terdengar unik, tak sedikit pula yang artinya mengejutkan. Dari kata sehari-hari hingga istilah budaya, semuanya memberi warna, mencerminkan kekayaan bahasa yang luar biasa untuk dikenal.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Kosakata Bahasa Minang
Berdasarkan KBBI VI dalam aplikasi KBBI versi 1.0.0 (100) terbitan Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (2016-2025), berikut adalah deretan kosakata bahasa Minang:
Ajo
• Kata sapaan untuk saudara laki-laki yang lebih tua di daerah Pariaman.
• Kata sapaan secara umum kepada laki-laki yang dianggap lebih tua di daerah Pariaman; setara uda.
Aluang
• Peti besar yang selalu dijaga, tempat menyimpan pusaka atau surat berharga lain.
• Sebutan untuk orang yang paling mengetahui seluk-beluk adat dan permasalahannya, tempat orang bertanya tentang permasalahan adat.
Amai
• Ibu
• Panggilan kepada istri mamak
Amak
• Ibu
Ampuh
• Banjir; bah; sebak
Anak bola
• Kata kiasan untuk menyebut pencopet.
Anak sasian
• Murid; pelajar; orang yang berguru
Ancak-ancak
• Tidak memedulikan baik buruknya, untung ruginya, dan sebagainya.
• Gila-gilaan; main-main
Andan
• Berkerabat (bersanak) dekat karena perkawinan, bukan karena hubungan darah.
Andung
• Nenek
Anggung Gaya
• Bingung (tidak tahu mana yang harus diturut atau dipilih).
Angku
• Mamak (dari pihak ibu); paman.
• Kata sapaan kepada orang yang patut dihormati.
• Kakek
Anyir
• Kiasan untuk anak yang masih kecil, yang belum dapat diajak berunding.
Apak
• Bapak
Arai pinang
• Penganan tradisional Minangkabau yang digoreng, terbuat dari terigu, diberi air, garam, dan dicetak dengan menggunakan mayang pinang.
Arang
• Mulut
Awak
• Saya; aku
Azam
• Tujuan; cita-cita; maksud
Bagak
• Berani, gagah, dan tidak takut menghadapi tantangan.
Bailau
• Sastra lisan Minangkabau di daerah Bayang, Pesisir Selatan, dalam bentuk pantun yang dilagukan oleh kaum perempuan untuk mengusir harimau yang masuk kampung.
Baka
• Keluarga yang menurunkan
• Asal keturunan
Bako
• Keluarga dari pihak ayah
Balapak
• Kain songket dari Minangkabau, terbuat dari benang katun dan emas yang ditenun dengan tangan, biasa dipakai pada upacara adat.
Balubua
• Tempat menyimpan padi yang diletakkan di tengah rumah, dapat sekaligus berfungsi sebagai tempat tidur.
Bansat
• Gembel; miskin
Batombe
• Berbalas pantun yang diiringi alat musik rebab, kesenian khas Nagari Abai, Solok Selatan, Sumatra Barat.
Beka
• Kelak
Belahan
• Sanak saudara; kaum keluarga (seketurunan).
Berawai
• Kecewa; dengan tangan hampa.
Bercura-cura
• Mengeluarkan perkataan yang keji-keji (karena marah dan sebagainya).
Berdapat
• Sesuai; cocok
• Bertemu (dengan); berjumpa (dengan)
Bersisurut
• Mundur; mengundurkan diri
Bersitungkin
• Bekerja keras dan bersungguh-sungguh tanpa mengenal lelah.
Bertalah-talah
• Tergesa-gesa; terburu-buru
Besan mendaki
• Ibu atau ayah dari menantu laki-laki.
Besan menurun
• Ibu atau ayah dari menantu perempuan.
Binawah
• Binatang (untuk memaki)
Bingit
• Iri hati; dengki
Bundak
• Kacau; rusuh; huru-hara
Burakah
• Sombong
Cabuh
• (dalam keadaan) kacau; rusuh; heboh
Cakak
• Perkelahian
Carah
• Cencang
• Jual secara eceran
Cecak
• Cubit
Cigak
• Kera
Da
• Kata sapaan adik kepada kakak laki-laki; abang.
• Kata pengganti dari uda.
Dadih jalang
• (air) susu encer
Dansanak
• Sanak; saudara; sanak saudara
Datu
• Orang yang pandai tentang ramu-ramuan obat; dukun.
Datuk
• Penghulu adat
• Jin atau hantu penunggu (suatu tempat dan sebagainya)
• Berhala; toapekong
• Kata lain harimau
Dek
• Bentuk singkatan dari oleh karena; oleh sebab.
Den
• Kata ganti: saya
Enap
• Diam (tidak bergerak dan tidak berkata-kata)
Engku
• Paman; mamak (dari pihak ibu)
• Kata sapaan kepada kakek (datuk)
• Sebutan (kata sapaan) untuk laki-laki dewasa sebaya yang tidak dikenal; angku.
Etek
• Adik perempuan ayah atau adik perempuan ibu; bibi; makcik.
Gabak
• Redup
• Mendung (awan mengandung hujan)
Gabir
• Kikuk; canggung; tidak tangkas; belum biasa; belum begitu pandai.
Gapuk
• Tambun; gemuk
Gatang
• Pemberian atau hadiah berupa kain dari pihak keluarga yang meninggal
Gawal
• Khilaf; keliru; salah
Guguk
• Bukit kecil
Indu
• Induk; nenek moyang
Inyik
• Nenek; kakek
Jalang
• Pergi ke
• Kata turunan: menjalang (berkunjung)
Jejap
• Jijik
Jenang
• Orang yang mengatur perjamuan
Jombang
• Elok; cantik; tampan
Kebaji
• Guna-guna yang membuat suami istri saling berbantah sehingga bercerai.
Kecandan
• Senda gurau; kelakar
Kelaluan
• Maksud; tujuan
Kelimpanan
• Mata yang kemasukan oleh benda kecil (seperti debu, gas) sehingga mata menjadi sakit; kena kelilip.
Ketek
• Kecil; sedikit
Korong
• Daerah (bagian) yang termasuk dalam lingkungan kampung; lingkungan kampung.
Kucing air
• Kiasan sebagai sebutan untuk orang yang berkhianat kepada temannya.
Kuncit
• Paling terakhir; paling belakang
Kuyu
• Penakut
Lahak
• Bau busuk
Langsir
• Kurus
Lengkanas
• Penghasut; pengkhianat
Lengong
• Menoleh
• Menengok (melawat)
Loloh
• Longgar (tentang baju, cincin, dan sebagainya)
Mamak
• Saudara ibu yang laki-laki
• Mak kecil atau mak tua
• Kata sapaan yang digunakan oleh raja kepada pegawai kerajaan yang tua.
Mandeh
• Mak; ibu
Manjujai
• Mendendangkan petuah, nasihat, dan cerita yang mendidik sebelum anak tidur; meninabobokan.
• Tradisi mendendangkan anak sebelum tidur yang kerap dilombakan.
Marah
• Gelar anak sutan yang menikah dengan perempuan biasa atau putri (bangsawan) dengan laki-laki biasa
Marapulai
• Mempelai (laki-laki)
Melesang
• Mengendarai (kerbau, sepeda, dan sebagainya) dengan mengangkangi
Memalun
• Memeluk; membelit
Meminang-minang
• Menimang-nimang
Memperdiarkan
• Membiarkan; mendiamkan.
Memugar
• Melakukan dengan sungguh-sungguh
Mencilok
• Mengambil milik orang secara tidak sah; mencuri; mencopet.
Mendingin
• Agak kurang sehat; meriang
Mengepit daun kunyit
• Memuji-muji diri sendiri
Muncus
• Tidak manjur; tidak mempan
Muno
• Hilang ingatan (terdiam termenung-menung dan sebagainya) karena diguna-gunai orang.
Nagari
• Wilayah atau sekumpulan kampung yang dipimpin (dikepalai) oleh seorang penghulu; distrik.
Ni
• Kata pengganti uni (kakak perempuan)
Ninik
• Nenek
o Gabungan kata: ninik mamak (penghulu adat dan orang tua-tua)
Nyanyang
• Tidak tenang hati; gelisah; resah
Ongok
• Bodoh; tolol
Paja
• Anak-anak; budak
Pakau
• Bingung, pusing, kacau (tentang perasaan)
Panar
• Tercengang; termangu-mangu; terheran-heran
Parapati
• Merpati
Parewa
• Penjahat; perusuh
Pasumandan
• Semua perempuan yang menjadi istri dari laki-laki yang sekaum.
• Pengiring pengantin (biasanya terdiri atas beberapa orang perempuan muda).
Pedusi
• Perempuan
• Istri
Pembayan
• Saudara ipar; biras
Petitih
• Peribahasa; pepatah
Pitawat
• Nasihat; petuah
Porah
• Suka menghamburkan atau memboroskan uang; boros; royal
Rancak
• Bagus; elok; cantik
• Giat; cepat; dinamis; gembira (tentang lagu, musik, tarian, dan sebagainya)
Rang
• Orang
Rangak
• Gaduh; ribut
Rangkai hati
• (orang) yang disayangi; kekasih; jantung hati
Rangkaya
• Orang kaya (sebutan)
Rasian
• Mimpi (terutama yang mengandung arti atau alamat)
Rinai
• Gerimis; rintik-rintik; tetes-tetes (tentang hujan)
Sabak
• Muram; suram
• Redup (tentang cuaca); mendung
• Berlinang (tentang air mata)
Sansai
• Banyak derita; sengsara
• Sedih sekali
Santing
• Bagus sekali; amat elok
Saring
• Ramping; langsing
Sarit
• Sukar; susah hidup
• Kiasan untuk miskin
Sejemang
• Sebentar
Serawal
• Seluar; celana
Singgan
• Sehingga
Sipangkalan
• Tuan rumah
Suak
• Urung; batal
Suni
• Sunyi
Tabik
• (ungkapan untuk memberi) salam; selamat (pagi, siang, malam); assalamualaikum; sepada.
• Perbuatan menghormati
• Maaf (dikatakan apabila masuk ke tempat yang keramat dan sebagainya).
Takah
• Tampan; gagah; cakap
• Sikap; tingkah
Tembak
• Tuju; arah; maksud
Tengak
• Bingung
Terampai jamur
• Waktu pagi kira-kira pukul delapan
Terangah
• Payah
• Tercengang (tidak dapat berkata-kata)
Ucok
• Berunding dengan damai
• Berdamai
Uda
• Kakak (laki-laki); abang
Udi
• Sial; malang
Udu
• Musuh
Uni
• Kakak perempuan
Uniang
• Panggilan untuk kakak perempuan, digunakan khusus di daerah Pariaman.
Upik
• Kata sapaan kepada anak perempuan.
Itulah deretan kosakata bahasa Minang yang tercantum dalam KBBI, lengkap dengan artinya. Semoga daftar tersebut dapat menambah wawasan serta memotivasi pembaca untuk menggali lebih dalam dan melestarikan bahasa daerah. (NF)
Baca juga: 200 Kosakata Halus dan Kasar dalam Bahasa Jawa beserta Artinya
