Konten dari Pengguna

15 Contoh Puisi Pendidikan yang Penuh Makna untuk Tugas Sekolah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh puisi pendidikan. Unsplash/Element5 Digital
zoom-in-whitePerbesar
Contoh puisi pendidikan. Unsplash/Element5 Digital

Contoh puisi pendidikan kerap dicari oleh para pelajar yang sedang belajar membuat puisi. Hal ini dilakukan untuk mencari inspirasi sekaligus referensi agar bisa membuat puisi serupa dengan lebih baik lagi.

Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan kekuatan bahasa sebagaimana dikutip dari buku Menggores Tinta Puisi, Ahmad Wayudi, M.Pd., (2021:15).

Puisi kerap dipelajari sebagai salah satu materi yang ada pada pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Hal ini termasuk dengan belajar cara membuat puisi untuk melatih kemampuan menulis para siswa.

Daftar isi

15 Contoh Puisi Pendidikan sebagai Referensi

Contoh puisi pendidikan. Unsplash/Aaron Burden

Agar bisa menulis puisi dengan benar untuk keperluan tugas sekolah diperlukan referensi dari karya lainnya. Berikut adalah beberapa contoh puisi pendidikan yang penuh makna untuk dijadikan referensi mengerjakan tugas sekolah:

1. Lelang Pendidikan

Karya: Ahmad Latiful Ansori

Pendidikan...

Kata yang didengungkan oleh banyak kalangan

Katanya

Pendidikan itu tak memandang latar belakang

Namun, apalah daya

Itu 'cuma' slogan

Entah zaman yang telah berevolusi

Atau sedari dulu tetap begini

Pendidikan adalah hak setiap warga

Namun, mana buktinya

Kami beli, kami juga yang menjual

Itu kata yang sering terlontar, dari orang yang katanya

berpendidikan

Kami beli mahal, maka kami juga mendapatkan yang mahal

Pantas saja jika negara ini tak mencapai kejayaan

Kelakuan orang-orang berpendidikan tak lagi bisa diharapkan

Pendidikan investasi masa depan

Namun, bukan berarti pendidikan sebagai alasan untuk meraup

pajak besar-besaran

Bukan pula sebagai alasan untuk meletakkan kaki di atas hidung

anak jalanan

Mau sampai kapan, pendidikan akan terus dilelang

Hingga rakyat kecil musnah dengan perlahan?

Atau hingga jas mengkilat tak lagi muat dikenakan?

Tak hanya tuan yang membutuhkan

Tapi, kami juga tak meminta

Karena kami tak sanggup jika harus bermain lelang

Dengan apa yang seharusnya kami dapatkan

2. Guruku Pahlawanku

Karya: Pieter Wattimury

Jika Matahari tidak ada

Jika Matahari tidak bersinar lagi

Maka gelaplah dunia ini

Tak ada setitik pun cahaya menyinarinya

Tidak ada kehangatan yang terpancar

Guru...

Engkau seperti matahari

Bersinar dan memberi cahaya pendidikan

Dengan ketulusan engkau mendidik

Engkau mengajar dan membagi ilmu

Terimakasih atas segala jasamu

Engkaulah pahlawan bagiku

3. Jasa dan Baktimu

Karya: Aflahah

Seindah melati

Seharum kasturi

Berselinap di hati

Mewujudkan mimpi

Sekolahku tempat menuntut ilmu

Tempat yang menjadi saksi setiap waktu

Tempat yang menjadikan aku bermutu

Hingga aku pun siap menghadapi segala sesuatu

Kau bagai lentera dalam kegelapan

Kau embun penyejuk dalam kehausan

Kan selalu ku simpan di dalam hatiku

Kan selalu ku ukir di sanubariku

Jasa dan baktimu

Oh, sekolahku

4. Gerbang Masa Depan

Karya: Andriana Deke Ate

Aku melangkah dan berlari dari hutan yang rimbun

Hela demi hela napas yang terhempas untuk menggapai

asa yang

Tertimbun secara harapan muncul

Meskipun gelombang ombak dan batu karang kutempuh

Engkau datang

Belai tangan halusnya menyentuh penuh kasih

suaranya lugas

Menyampaikan kata demi kata menuntunkan

Menuju gerbang masa depan

Dengan segala pengetahuan yang engkau bagikan dan

keterampilan yang kau tebar

Aku yang dulu belum mengerti apa-apa

Aku yang dulu bukan apa-apa

Saat ini aku mampu berdiri untuk menggapai cita-cita

5. Pahlawan Tanpa Lencana

Karya: Andriana Deke Ate

Pagi yang indah, angin berderu menerpa wajah

sementara dingin

Menyelimuti setiap langkah

Namun pikiran di setiap langkahnya hanya tentang

kejayaan dan keberhasilan

Detik demi detik sampai hari demi hari begitu sangat

cepat terlewati

Wajahnya tiada terpencar rasa jenuh sama sekali

semangatnya pun

Selalu membara

Tiada kata-kata yang seindah tutur katanya tiada

hari tanpa sebuah hati

Tiada penawaran yang seindah senyumannya

Tiada benih kasih yang terpencar

Di luar sana kecuali hanya pada murid-muridnya

Jikalau dirinya akan melangkah pergi

Jikalau telah tiada

Pasti 'kan selalu ada yang mengenangnya dan itu guru

Dia pahlawan tanpa lencana

6. Pengabdian Tanpa Batas

Karya: Andriana Deke Ate

Bisakah kita bayangkan

Apa jadinya diri ini tanpa guru

Apa jadinya negeri ini tanpa guru

Dan bagaimana nasib generasi bangsa ini tanpa guru

Guru, orang yang mengajar tentang aksara

berbagai macam

Pengetahuan dan juga ilmu pondasi negeri yang

tak kenal balas jasa

Tidaklah mudah baginya

Di saat selalu ada tantangan dan juga ujian

pembangunan asa

Bagi setiap generasi bangsa sebab dunia tak

seindah dongeng dan cerita

Ikhlas, adalah pelajaran berharga di setiap langkah

kakinya

Tak peduli tentang apa saja

Dia selalu menjalankan tugasnya

Bukan sebagai pekerja namun sebagai orang tua bagi

anak didiknya

Dia menganggap itu dengan pengabdian yang tiada batas

7. Pendidikan

Karya: Anisa Dian Cahyani

Di atas tanah bumi pertiwi

Saya mengambil langkah

Betapa begitu pentingnya pendidikan bagi generasi muda

saat ini

Untuk lebih maju sukses

Akan ku tunjukan pada dunia

Saya dapat 'tuk meraih mimpi

Saya sanggup 'tuk raih cita-cita

Yang aku inginkan

8. Pahlawan Pendidikan

Karya: Bagus Tri Sutrisno

Jika dunia kami yang dulu kosong

Tak pernah kau isi

Mungkin hanya ada warna hampa, gelap

Tak bisa apa-apa, tak bisa ke mana-mana

Tapi kini dunia kami penuh warna

Dengan goresan garis-garis, juga kata

Yang dulu hanya jadi mimpi

Kini mulai terlihat lagi bukan mimpi

Itu karena kau yang mengajarkan

Tentang mana warna yang indah

Tentang garis yang harus dilukis

Juga tentang kata yang harus dibaca

Terima kasih guruku dari hatiku

Untuk semua pejuang pendidikan

9. Para Pelajar

Karya: Elfrida Octaviani

Kami tumbuh untuk Indonesia

Kami hidup untuk Indonesia

Kami berdiri untuk Indonesia

Kami mati untuk Indonesia

Tidak semata mata kami hanya meminta

Dengan jeritan dan ronta

Tapi kami juga mengalirkan

Ilmu sebagai terapan yang meringankan

Malam tergelap tepat sebelum fajar

Rintangan dan halangan selalu mengajar

Esa hilang dua terbilang

Tak akan ada harapan yang hilang

10. Dikoyak Suara

Karya: Ika Rahutami

Di ujung sore yang sepi

Terbayang kerinyit kemarahan bercampur bau perjuangan

yang berkobar sekian puluh tahun yang lalu

"apakah kamu mendidik?"

"ya" (jawabku)

"mendidik semacam apa?"

"ya mendidik orang muda supaya pintar, supaya tidak

bertemu alisnya ketika berbicara teknologi, supaya kelak

jadi kaya"

"cukupkah?" desisnya lagi. Kamu lupa, pendidikan itu untuk

mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta

memperhalus perasaan"

Aku terdiam

Membiarkan suara suara di telinga terganti oleh detak

nadiku yang lebih cepat

Tergerus oleh arus yang lebih cepat,

terlupa kemewahan idealisme, kokoh kemauan, dan halus

perasaan

terlupa atau sengaja lupa

Itu tetap kegagalan

11. Pahlawan Pendidikanku

Karya: Roberta Nurlita

Dahulu ku tak tahu menahu tentang arti dunia ini

Aku tak tahu apa itu garis ataupun kata

Dulu sangatlah hampa tak ada coretan di kertas

Aku tak tahu harus diisi apa si kertas itu

Dulu hanya ada bermain sampai sang surya mulai terbenam

Tapi kini dunia sudah diselimuti warna-warni

Tentunya warna yang begitu indahnya sampai mata ini

terkesan saat melihatnya

Tentang si kertas yang penuh akan garis dan coretan

Tentang warna yang harus ku lukis di atas kertas

Juga tentang kata yang perlahan mulai ku baca

Terima kasih pada pahlawan kuucapkan

Untuk semua pahlawan pendidikan di Negri ini

Pendidikanlah yang membuatku mengenal anganku

Anganku di mana kata pahlawan itu harus kugapai sampai

ke langit

Kaulah pelita kehidupanku

Yang senantiasa menerangi diriku untuk menggapainya

Untuk menjalani hidupku menjadi lebih bermakna

Terimakasih sekali lagi kuucapkan atas pengabdianmu

Akan kubuktikan dengan menjadi penerusmu

Negri ini harus dipenuhi oleh orang-orang sepertimu

Supaya tak ada lagi anak bersedih tak bisa membaca

Supaya Negri int tak lagi menangis akan sepinya

penerusnya

Kelak kau akan bangga para pahlawanku

Atas jasa-jasamu menciptakan banyak pahlawan baru untuk

Negri ini

12. Apa Kabar Pendidikan Negeriku

Karya: Theodorus Kevin F.

Sampai kini saya tidak tahu

Titel sarjana nan dibangga-banggakan ayahku dahulu

Dapat mengisi perutku, istriku, dan anak-anakku

Enam belas tahun sudah kuhabiskan segudang uang

keringat ayah ibuku

Duduk di meja pendidikan

Namun tetap tidak mampu memberi anak-anakku sesuap

makan

Enam belas tahun sudah kuhabiskan waktuku di ruang

sekolah dan kuliah

Namun tidak memberiku brilian dan keterampilan nan

sepadan

Hanya terampil mencontek lembaran teman

Hanya terampil membajak dan menjiplak karya negeri

orang

Hanya terampil mencuri ide-ide bukannya mencipta

Apa kabar pendidikan negeriku

Adakah kini kau sudah berbenah

Sehingga anak cucuku bisa merasai pendidikan nan indah

Dan pendidikan nan cerah?

13. Pendidikan

Karya: Shella Artha

Pendidikan

Dalam gelap ku tersesat

Sesaat kulihat cahaya kecil

Terlihat kedua orang tuaku

Berdiri mendekatiku

Seakan-akan memberikan sesuatu

Yang nyata adalah bekal masa depan

Ilmu yang hanya didapatkan di dalam keluarga

Tentang bagaimana menjadi seorang manusia

Bagaimana cara bertata krama

Melangkah demi langkah

Rintangan demi rintangan

Kegagalan yang menyakitkan

Semua dilakukan

Demi kesuksesan di masa depan

14. Belajar Bersama

Karya: Elfrida Oktaviani

Makna pendidikan

Terutama untuk generasi muda

Adalah masuk ke lingkungan penuh ajaran

Tidaklah mudah untuk dijalani

Namun… kata guru adalah petunjuk

Manakala kita belajar

Terapkan ilmu yang diserap

Mari majukan Indonesia

Tidak kenal lelah berbagi ilmu

Karna kita bersama belajar

15. Pendidikan

Karya: Nathanael Adriel Soegiharto

Pendidikan

Sesuatu yang penting

Sesuatu yang berharga

Pendidikan

Bisa mengubah hidup seseorang

Dan bisa mengubah satu negara

Pendidikan

Aset terpenting manusia

Dari dulu sampai sekarang

Dengan pendidikan

Kita akan maju

Dan menjadi hebat

Baca juga: Puisi Rakyat: Pengertian dan Jenis-Jenis Puisi Rakyat

Kumpulan contoh puisi pendidikan di atas bisa dijadikan referensi dalam membuat puisi untuk keperluan tugas sekolah. Dengan rajin membaca contoh puisi lainnya, kemampuan menulis puisi akan meningkat dan bisa menghasilkan karya sastra yang menarik. (PRI)