Konten dari Pengguna

15 Lirik Lagu Kenangan 80-90 Terbaik yang Penuh Nostalgia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 12 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lirik lagu kenangan 80-90. Foto Unsplash/Michael Maasen
zoom-in-whitePerbesar
Lirik lagu kenangan 80-90. Foto Unsplash/Michael Maasen

Mendengarkan lagu lawas yang penuh kenangan bisa menjadi salah satu cara untuk bernostalgia. Agar semakin seru, maka mendengarkan lagu bisa sambil bernyanyi dengan membaca lirik lagu kenangan 80-90 yang terbaik.

Lagu-lagu yang dirilis pada tahun 80 dan 90-an cukup banyak. Bahkan banyak juga yang menjadi lagu hits dan populer hingga saat ini. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang masih menyukai dan mendengarkan lagu-lagu lawas tersebut.

Sebagian orang kerap mendengarkan lagu sambil menyanyikannya. Namun, tidak jarang ada orang yang tidak hapal dengan lirik lagu yang dinyanyikan. Oleh sebab itu, menyanyikan lagu lawas dengan bantuan lirik lagu bisa dilakukan agar bisa bernyanyi dengan baik.

Daftar isi

15 Lirik Lagu Kenangan 80-90 untuk Bernostalgia

Lirik lagu kenangan 80-90. Foto: Pexels/Jaroslav Maléř

Lirik lagu dapat membantu orang untuk bernyanyi tanpa lupa liriknya. Bagi yang ingin menyanyikan lagu lawas tersebut, inilah beberapa lirik lagu kenangan 80-90 yang legendaris untuk bernostalgia dikutip dari situs lyricfind.com dan musixmatch.com:

1. Sanggupkah Aku? - Ita Purnamasari

Ada rindu di hatiku

Kini sedang mengganggu

Mengganggu lamunanku

Hingga aku ingin jumpa denganmu

Aku hampir tak percaya

Menghadapi semua

Semua kenyataan yang terjadi

Dan menyayat di hati

Sanggupkah ku menghadapi

Hidup ini tanpa dirimu

Mengapa begitu cepat

Engkau pergi tinggalkan aku

Sepertinya aku bermimpi

Kini tinggallah kenangan

Yang tak mungkin kulupa

Dan doaku untukmu

Semoga saja kau di sana bahagia

Aku hampir tak percaya

Menghadapi semua

Semua kenyataan yang terjadi

Dan menyayat di hati

Sanggupkah ku menghadapi

Hidup ini tanpa dirimu

Mengapa begitu cepat

Engkau pergi tinggalkan aku

Sepertinya aku bermimpi oh

Kini tinggallah kenangan

Yang tak mungkin kulupa

Dan doaku untukmu

Semoga saja kau di sana bahagia selamanya

2. Kisah Kasih di Sekolah - Chrisye

Resah dan gelisah

Menunggu di sini

Di sudut sekolah

Tempat yang kau janjikan

Ingin jumpa denganku

Walau mencuri waktu

Berdusta pada guru

Malu aku malu

Pada semut merah

Yang berbaris di dinding

Menatapku curiga

Seakan penuh tanya

"Sedang apa di sini?"

"Menanti pacar, " jawabku

Sungguh aneh tapi nyata

Takkan terlupa

Kisah-kasih di sekolah

Dengan si dia

Tiada masa paling indah

Masa-masa di sekolah

Tiada kisah paling indah

Kisah-kasih di sekolah

Malu aku malu

Pada semut merah

Yang berbaris di dinding

Menatapku curiga

Seakan penuh tanya

"Sedang apa di sini?"

"Menanti pacar, " jawabku

Sungguh aneh tapi nyata

Takkan terlupa

Kisah-kasih di sekolah

Dengan si dia

Tiada masa paling indah

Masa-masa di sekolah

Tiada kisah paling indah

Kisah kasih di sekolah

Tiada masa paling indah

Masa-masa di sekolah

Tiada kisah paling indah

Kisah-kasih di sekolah

3. Kemesraan - Iwan Fals

Tiada kau sadari diriku ini

Menyayang dirimu

Bila ku ingat janjimu padaku

Saat itu

Telah kau ingkari semua janji-janjimu

Pada diriku

Tak terulang lagi masa-masa indah

Bersamamu

Seakan kau biarkan

Diri yang telah tak berdaya

Meski engkau tahu

Cintaku suci kepadamu

Kini engkau pergi meninggalkan

Satu hati yang terluka

Haruskah begini

Akhir cinta di antara kita

Telah kau ingkari semua janji-janjimu

Pada diriku

Tak terulang lagi masa-masa indah

Bersamamu

Seakan kau biarkan

Diri yang telah tak berdaya

Meski engkau tahu

Cintaku suci kepadamu

Kini engkau pergi meninggalkan

Satu hati yang terluka

Haruskah begini

Akhir cinta di antara kita

4. Cantik - Kahitna

Cantik

Ingin rasa hati berbisik

Untuk melepas keresahan

Dirimu

O cantik

Bukan kuingin mengganggumu

Tapi apa arti merindu

Selalu (ow)

Walau mentari terbit di utara

Hatiku hanya untukmu

Ada hati yang termanis dan penuh cinta

Tentu saja kan kubalas seisi jiwa

Tiada lagi

Tiada lagi yang ganggu kita

Ini kesungguhan

Sungguh aku sayang kamu

Cantik

Bukan kuingin mengganggumu

Tapi apa arti merindu

Selalu (ow)

Walau mentari terbit di utara

Hatiku hanya untukmu

Ada hati yang termanis dan penuh cinta

Tentu saja kan kubalas seisi jiwa

Tiada lagi

Tiada lagi yang ganggu kita

Ini kesungguhan

Sungguh aku sayang kamu

Ingin ku berjalan menyusuri cinta

Cinta yang abadi untukmu selamanya

Hei heya ya ya heya ya ya heya

Ada hati yang termanis dan penuh cinta

Tentu saja kan kubalas seisi jiwa

Tiada lagi

Tiada lagi yang ganggu kita

Ini kesungguhan

Sungguh aku sayang kamu

Ada hati yang termanis dan penuh cinta

Tentu saja kan kubalas seisi jiwa

Tiada lagi

Tiada lagi yang ganggu kita

Ini kesungguhan

Sungguh aku sayang kamu

Hei heya ya ya heya ya

Ini kesungguhan

Sungguh aku sayang kamu

5. Di Dadaku Ada Kamu - Vina Panduwinata

Di dadaku ada senyummu

Ada cintamu, ada hasratmu

Ada kumismu, ada kupingmu

Di dalam dadaku ada kamu

Di hatiku, kusimpan wajahmu

Tersimpan marahmu dan juga tangismu

Semakin kutunggu, semakin menggebu

Ingin kumiliki semua yang ada di dirimu

Oh, kekasihku, bimbinglah daku

Menuju cinta yang bahagia

Peluklah diriku, hadirkan cinta

Wujudkan hasratmu hasratku

Di dadaku ada senyummu

Ada cintamu, ada hasratmu

Ada kumismu, ada kupingmu

Di dalam dadaku, mm, ada kamu

Semakin kutunggu, semakin menggebu

Ingin kumiliki semua yang ada di dirimu

Oh, kekasihku, bimbinglah daku

Menuju cinta yang bahagia

Peluklah diriku, hadirkan cinta

Wujudkan hasratmu hasratku

Oh, kekasihku, bimbinglah daku

Menuju cinta yang bahagia

Peluklah diriku, hadirkan cinta

Wujudkan hasratmu

Wujudkan hasratku

Wujudkan hasrat cintaku

Kita berdua (kita berdua)

Kita berdua (berdua)

Kita berdua

6. Anak Sekolah - Chrisye

Wo-wo-wo-wo

Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya

Wo-wo-wo-wo

Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya

Bukan aku tak tertarik

Dengan kata rayuanmu

Saat matamu melirik

Aku jadi suka padamu

Tiap kali kau bermanja

Gemetar rasa di dada

Ingin kubisikkan cinta

Tapi hati ini malu jadinya

Engkau masih anak sekolah, satu SMA

Belum tepat waktu 'tuk begitu-begini

Anak sekolah datang kembali

Dua atau tiga tahun lagi

Wo-wo-ah-ya, ya-ya

Wo-wo-wo-wo

Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya

Bukan aku tak tertarik

Dengan kata rayuanmu

Saat matamu melirik

Aku jadi suka padamu

Tiap kali kau bermanja

Gemetar rasa di dada

Ingin kubisikkan cinta

Tapi hati ini malu jadinya

Engkau masih anak sekolah, satu SMA

Belum tepat waktu 'tuk begitu-begini

Anak sekolah datang kembali

Dua atau tiga tahun lagi

Wo-wo-ah-ya, ya-ya

Wo-wo-wo-wo

Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya

Ingin kubisikkan cinta

Tapi hati ini malu jadinya

Engkau masih anak sekolah, satu SMA

Belum tepat waktu 'tuk begitu-begini

Anak sekolah datang kembali

Dua atau tiga tahun lagi

Engkau masih anak sekolah, satu SMA

Belum tepat waktu 'tuk begitu-begini

Anak sekolah datang kembali

Dua atau tiga tahun lagi

Wo-wo-ah-ya, ya-ya

Wo-wo-wo-wo

Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya

7. Kusabar Menanti - Dian Pramana Poetra

Tak kuasa oh apa dikata kini

Pabila hatimu memilih cara

Dalam kehidupan asmaramu

Bak perjalanan semu

Aku tak mengerti semua

Oh mengapa

Tiada pernah ada

Cerita bahagia seperti dulu

Saat kita bersama

Namun kini telah kusadari semua

Keresahan ini akan berganti

Bukan hanya caramu berlaku

Mungkin caraku jua

Yang tiada pernah sempurna

Oh biarlah

Aku kan menanti

Dan terus menanti engkau kembali

Kepadaku lagi

Oh biarlah

Aku kan menanti

Dan terus menanti engkau kembali

Kepadaku lagi

Namun kini telah kusadari semua

Keresahan ini akan berganti

Bukan hanya caramu berlaku

Mungkin caraku jua

Yang tiada pernah sempurna

Oh biarlah

Aku kan menanti

Dan terus menanti engkau kembali

Kepadaku lagi

Oh biarlah

Aku kan menanti

Dan terus menanti engkau kembali

Kepadaku lagi

Oh biarlah

Bi bi bi ta ti ba bi ha ha

8. Catatan Kisah - Rafika Duri

Lembaran baru kubuka

Dengan goresan kata yang terindah

Untai syair tercipta

Dambaan jiwa

Lembaran hati kubuka

Hangat terasa menyusup di dada

Kau yang menjadi ilham

Puisi jiwa

Awal cerita

Terbangkan khayal mengembara

Adalah kisah

Dua hati anak manusia

Oh, catatan kisah nyata

Bukanlah khayal semata

'Kan kutulis selamanya

Di lembar hati, kekasih

Lembaran hati kubuka

Hangat terasa menyusup di dada

Kau yang menjadi ilham

Puisi jiwa

Awal cerita

Terbangkan khayal mengembara

Adakah kisah

Dua hati anak manusia

Oh, catatan kisah nyata

Bukanlah khayal semata

'Kan kutulis selamanya

Di lembar hati, kekasih

Lembaran hati kubuka

Hangat terasa menyusup di dada

Kau yang menjadi ilham

Puisi jiwa

9. Andaikan Kau Datang Kembali - Koes Plus

Terlalu indah dilupakan

Terlalu sedih dikenangkan

Setelah aku jauh berjalan

Dan kau kutinggalkan

Betapa hatiku bersedih

Mengenang kasih dan sayangmu

Setulus pesanmu kepadaku

Engkau 'kan menunggu

Andaikan kau datang kemari

Jawaban apa yang 'kan kuberi?

Adakah jalan yang kautemui

Untuk kita kembali lagi?

Bersinarlah bulan purnama

Seindah serta tulus cintanya

Bersinarlah terus sampai nanti

Lagu ini kuakhiri

Betapa hatiku bersedih

Mengenang kasih dan sayangmu

Setulus pesanmu kepadaku

Engkau 'kan menunggu

Andaikan kau datang kemari

Jawaban apa yang 'kan kuberi?

Adakah jalan yang kautemui

Untuk kita kembali lagi?

Bersinarlah bulan purnama

Seindah serta tulus cintanya

Bersinarlah terus sampai nanti

Lagu ini kuakhiri

Bersinarlah bulan purnama

Seindah serta tulus cintanya

10. Surat Cinta - Vina Panduwinata

Hari ini ku gembira

Melangkah di udara

Pak pos membawa berita

Dari yang kudamba

Sepucuk surat yang wangi

Warnanya pun merah hati

Bagai bingkisan pertama

Tak sabar kubuka

Satu, dua, dan tiga

Kumulai membaca

Surat cintaku yang pertama

Membikin hatiku berlomba

Seperti melodi yang indah

Kata-kata cintanya

Surat cintaku yang pertama

Membikin hatiku berlomba

Seperti melodi yang indah

Kata-kata cintanya

Padaku

Hari ini ku gembira

Melangkah di udara

Pak pos membawa berita

Dari yang kudamba

Ucapan semanis madu

Tiga lembar rayuannya

Rasanya tak puas hati

Kuulangi lagi

Satu, dua, dan tiga

Kumulai membaca

Surat cintaku yang pertama

Membikin hatiku berlomba

Seperti melodi yang indah

Kata-kata cintanya

Surat cintaku yang pertama

Membikin hatiku berlomba

Seperti melodi yang indah

Kata-kata cintanya

Padaku

Ucapan semanis madu

Tiga lembar rayuannya

Rasanya tak puas hati

Kuulangi lagi

Satu, dua, dan tiga

Kumulai membaca

Surat cintaku yang pertama

Membikin hatiku berlomba

Seperti melodi yang indah

Kata-kata cintanya

Surat cintaku yang pertama

Membikin hatiku berlomba

Seperti melodi yang indah

Kata-kata cintanya

Padaku

11. Apakah Ada Bedanya - Ebiet G. Ade

Apakah ada bedanya

Hanya diam menunggu

Dengan memburu bayang-bayang?

Sama-sama kosong

Kucoba tuang

Ke dalam kanvas

Dengan garis dan warna-warni

Yang aku rindui

Apakah ada bedanya

Bila mata terpejam?

Pikiran jauh mengembara

Menembus batas langit

Cintamu telah membakar jiwaku

Harum aroma tubuhmu

Menyumbat kepala dan pikiranku

Di bumi yang berputar

Pasti ada gejolak

Ikuti saja iramanya

Isi dengan rasa

Di menara langit

Halilintar bersabung

Aku merasa tak terlindung

Terbakar kegetiran

Cinta yang kuberi

Sepenuh hatiku

Entah yang kuterima

Aku tak peduli

aku tak peduli

Aku tak peduli

Apakah ada bedanya

Ketika kita bertemu

Dengan saat kita berpisah?

Sama-sama nikmat

Tinggal bagaimana

Kita menghayati

Di belahan jiwa yang mana

Kita sembunyikan

Dada yang terluka

Duka yang tersayat

Rasa yang terluka

12. Gelas Gelas Kaca - Nia Daniaty

Gelas-gelas kaca

Tunjukkan padaku

Siapa diriku ini

Ayah aku tak punya

Ibu pun aku tiada

Siapa pun aku tak punya

Hanya air mata

Yang selalu bercerita kepadaku

Gelas-gelas kaca

Bunyikan suara

Di manakah aku kini

Sepi yang mencekam

Menusuk hatiku

Kemana aku melangkah

Aku ingin pulang

Ke pangkuan ibunda sayang

Mataku terpejam

Hatipun menangis

Menantikan dirimu

Malam yang berlalu

Tak pernah tersenyum

Menghantarkan tidurku

Gelas-gelas kaca

Berikan aku cerita

Gelas-gelas kaca

Di manakah ayah bunda

Gelas-gelas kaca

Bunyikan suara

Di manakah aku kini

Sepi yang mencekam

Menusuk hatiku

Kemana aku melangkah

Aku ingin pulang

Ke pangkuan ibunda sayang

Mataku terpejam

Hatipun menangis

Menantikan dirimu

Malam yang berlalu

Tak pernah tersenyum

Menghantarkan tidurku

Gelas-gelas kaca

Berikan aku cerita

Gelas-gelas kaca

Di manakah ayah bunda

Gelas-gelas kaca

Tunjukkanlah kepadaku

Gelas-gelas kaca

Di manakah ayah bunda

13. Mengapa Tiada Maaf - Yuni Shara

Katakan salahku padamu

Hingga dikau pergi

Hanyalah ku ingin dikau sayang

Sampai hari ini ku tetap menunggu

Misalkan kau telah bahagia (bam, bam, bam, bam)

Daku turut gembira

Tapi bila kau setiap hari

Selalu teringat akan diriku

Mengapa tidakkah kau maafkan?

Mengapa ku bertanya?

Mengapa tiada maaf darimu?

Ku tahu pasti hatimu padaku

Katakan salahku padamu (bam, bam, bam, bam)

Hingga dikau pergi

Hanyalah ku ingin dikau sadar

Mengapa tiada maaf darimu?

Misalkan kau telah bahagia (bam, bam, bam, bam)

Daku turut gembira

Tapi bila kau setiap hari

Selalu teringat akan diriku

Mengapa tidakkah kau maafkan?

Mengapa ku bertanya?

Mengapa tiada maaf darimu?

Ku tahu pasti hatimu padaku

Katakan salahku padamu (bam, bam, bam, bam)

Hingga dikau pergi

Hanyalah ku ingin dikau sadar

Mengapa tiada maaf darimu?

Mengapa (tiada maaf darimu?) Tiada maaf darimu

(Ku tahu pasti hatimu padaku) padaku

Mengapa kau-

(Mengapa ku bertanya?) Wo-wo-uh-wo-wo

Wo-oh, mengapa tiada maaf darimu?

Ku tahu pasti hatimu padaku

Mengapa tidakkah kau maafkan?

(Mengapa ku bertanya?)

Mengapa (tiada maaf darimu?) Tiada maaf darimu

(Ku tahu pasti hatimu padaku) padaku

14. Dan - Sheila on 7

Dan...

Dan bila esok datang kembali

Seperti sedia kala

Di mana kau bisa bercanda

Dan...

Perlahan kau pun lupakan aku

Mimpi burukmu

Di mana telah kutancapkan duri tajam

Kau pun menangis, menangis sedih

Maafkan aku

Dan...

Bukan maksudku, bukan inginku

Melukaimu

Sadarkah kau di sini ku pun terluka

Melupakanmu, menepikanmu

Maafkan aku

Lupakanlah saja diriku

Bila itu bisa membuatmu

Kembali bersinar dan berpijar

Seperti dulu kala

Caci-maki saja diriku

Bila itu bisa membuatmu

Kembali bersinar dan berpijar

Seperti dulu kala

Dan...

Bukan maksudku, bukan inginku

Melukaimu

Sadarkah kau di sini 'ku pun terluka

Melupakanmu, menepikanmu

Maafkan aku

Lupakanlah saja diriku

Bila itu bisa membuatmu

Kembali bersinar dan berpijar

Seperti dulu kala

Caci-maki saja diriku

Bila itu bisa membuatmu

Kembali bersinar dan berpijar

Seperti dulu kala

Lupakanlah saja diriku

Bila itu bisa membuatmu

Kembali bersinar dan berpijar

Seperti dulu kala

Caci-maki saja diriku

Bila itu bisa membuatmu

Kembali bersinar dan berpijar

Seperti dulu kala

wo-ho, wo-ho, wo-oo

15. Hilang Segalanya - Tito Soemarsono

Mengapa kau tak bilang

Bila kau tak sayang lagi?

Mengapa kau tak bilang?

Mengapakah, kasih?

Sungguh ku tak mengerti

Semudah itu kau pergi

Kau biarkan diriku

Dalam rindu tak bertepi

Semua rasa cintaku

Hilang bersamamu

Entah apa sebabnya

Entah mengapa

Kasih (kasih), sungguh (sungguh)

Terlalu indah kisah antara kita berdua

Oh, kasih (kasih), mungkin (mungkin)

Diriku tak dapat mengasihi dirimu lagi, oh

Mungkinkah untukmu hanyalah biasa?

Tapi untukku, hilang segala-galanya

Mungkinkah untukmu hanyalah biasa?

Tapi untukku, terlalu pahit rasanya

Kasih, oh-oh

Kau biarkan diriku

Dalam rindu tak bertepi

Semua rasa cintaku

Hilang bersamamu

Entah apa sebabnya

Entah mengapa

Kasih (kasih), sungguh (sungguh)

Terlalu indah kisah antara kita berdua

Oh, kasih (kasih), mungkin (mungkin)

Diriku tak dapat mengasihi dirimu lagi, oh

Mungkinkah untukmu hanyalah biasa?

Tapi untukku, hilang segala-galanya

Mungkinkah untukmu (mungkinkah) hanyalah biasa?

Tapi untukku (untukku), terlalu pahit rasanya

Kasih (kasih, terlalu), oh-oh (kasih, terlalu)

Kasih (kasih, terlalu)

Terlalu pahit rasanya (kasih, terlalu)

Kasih (kasih, terlalu), oh-wo-wo-ho (kasih, terlalu)

Baca juga: 10 Kunci Gitar Lagu Malaysia yang Mudah Dipelajari

Itulah berbagai lirik lagu kenangan 80-90 yang bisa dinyanyikan untuk bernostalgia. Dengan menyanyikannya menggunakan lirik, maka mendengarkan lagu penuh nostalgia tersebut akan jadi lebih menyenangkan. (PRI)