15 Lirik Lagu Kenangan 80-90 Terbaik yang Penuh Nostalgia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 12 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mendengarkan lagu lawas yang penuh kenangan bisa menjadi salah satu cara untuk bernostalgia. Agar semakin seru, maka mendengarkan lagu bisa sambil bernyanyi dengan membaca lirik lagu kenangan 80-90 yang terbaik.
Lagu-lagu yang dirilis pada tahun 80 dan 90-an cukup banyak. Bahkan banyak juga yang menjadi lagu hits dan populer hingga saat ini. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang masih menyukai dan mendengarkan lagu-lagu lawas tersebut.
Sebagian orang kerap mendengarkan lagu sambil menyanyikannya. Namun, tidak jarang ada orang yang tidak hapal dengan lirik lagu yang dinyanyikan. Oleh sebab itu, menyanyikan lagu lawas dengan bantuan lirik lagu bisa dilakukan agar bisa bernyanyi dengan baik.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
15 Lirik Lagu Kenangan 80-90 untuk Bernostalgia
Lirik lagu dapat membantu orang untuk bernyanyi tanpa lupa liriknya. Bagi yang ingin menyanyikan lagu lawas tersebut, inilah beberapa lirik lagu kenangan 80-90 yang legendaris untuk bernostalgia dikutip dari situs lyricfind.com dan musixmatch.com:
1. Sanggupkah Aku? - Ita Purnamasari
Ada rindu di hatiku
Kini sedang mengganggu
Mengganggu lamunanku
Hingga aku ingin jumpa denganmu
Aku hampir tak percaya
Menghadapi semua
Semua kenyataan yang terjadi
Dan menyayat di hati
Sanggupkah ku menghadapi
Hidup ini tanpa dirimu
Mengapa begitu cepat
Engkau pergi tinggalkan aku
Sepertinya aku bermimpi
Kini tinggallah kenangan
Yang tak mungkin kulupa
Dan doaku untukmu
Semoga saja kau di sana bahagia
Aku hampir tak percaya
Menghadapi semua
Semua kenyataan yang terjadi
Dan menyayat di hati
Sanggupkah ku menghadapi
Hidup ini tanpa dirimu
Mengapa begitu cepat
Engkau pergi tinggalkan aku
Sepertinya aku bermimpi oh
Kini tinggallah kenangan
Yang tak mungkin kulupa
Dan doaku untukmu
Semoga saja kau di sana bahagia selamanya
2. Kisah Kasih di Sekolah - Chrisye
Resah dan gelisah
Menunggu di sini
Di sudut sekolah
Tempat yang kau janjikan
Ingin jumpa denganku
Walau mencuri waktu
Berdusta pada guru
Malu aku malu
Pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya
"Sedang apa di sini?"
"Menanti pacar, " jawabku
Sungguh aneh tapi nyata
Takkan terlupa
Kisah-kasih di sekolah
Dengan si dia
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah-kasih di sekolah
Malu aku malu
Pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya
"Sedang apa di sini?"
"Menanti pacar, " jawabku
Sungguh aneh tapi nyata
Takkan terlupa
Kisah-kasih di sekolah
Dengan si dia
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah kasih di sekolah
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah-kasih di sekolah
3. Kemesraan - Iwan Fals
Tiada kau sadari diriku ini
Menyayang dirimu
Bila ku ingat janjimu padaku
Saat itu
Telah kau ingkari semua janji-janjimu
Pada diriku
Tak terulang lagi masa-masa indah
Bersamamu
Seakan kau biarkan
Diri yang telah tak berdaya
Meski engkau tahu
Cintaku suci kepadamu
Kini engkau pergi meninggalkan
Satu hati yang terluka
Haruskah begini
Akhir cinta di antara kita
Telah kau ingkari semua janji-janjimu
Pada diriku
Tak terulang lagi masa-masa indah
Bersamamu
Seakan kau biarkan
Diri yang telah tak berdaya
Meski engkau tahu
Cintaku suci kepadamu
Kini engkau pergi meninggalkan
Satu hati yang terluka
Haruskah begini
Akhir cinta di antara kita
4. Cantik - Kahitna
Cantik
Ingin rasa hati berbisik
Untuk melepas keresahan
Dirimu
O cantik
Bukan kuingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Selalu (ow)
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Cantik
Bukan kuingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Selalu (ow)
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Ingin ku berjalan menyusuri cinta
Cinta yang abadi untukmu selamanya
Hei heya ya ya heya ya ya heya
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Hei heya ya ya heya ya
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
5. Di Dadaku Ada Kamu - Vina Panduwinata
Di dadaku ada senyummu
Ada cintamu, ada hasratmu
Ada kumismu, ada kupingmu
Di dalam dadaku ada kamu
Di hatiku, kusimpan wajahmu
Tersimpan marahmu dan juga tangismu
Semakin kutunggu, semakin menggebu
Ingin kumiliki semua yang ada di dirimu
Oh, kekasihku, bimbinglah daku
Menuju cinta yang bahagia
Peluklah diriku, hadirkan cinta
Wujudkan hasratmu hasratku
Di dadaku ada senyummu
Ada cintamu, ada hasratmu
Ada kumismu, ada kupingmu
Di dalam dadaku, mm, ada kamu
Semakin kutunggu, semakin menggebu
Ingin kumiliki semua yang ada di dirimu
Oh, kekasihku, bimbinglah daku
Menuju cinta yang bahagia
Peluklah diriku, hadirkan cinta
Wujudkan hasratmu hasratku
Oh, kekasihku, bimbinglah daku
Menuju cinta yang bahagia
Peluklah diriku, hadirkan cinta
Wujudkan hasratmu
Wujudkan hasratku
Wujudkan hasrat cintaku
Kita berdua (kita berdua)
Kita berdua (berdua)
Kita berdua
6. Anak Sekolah - Chrisye
Wo-wo-wo-wo
Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya
Wo-wo-wo-wo
Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya
Bukan aku tak tertarik
Dengan kata rayuanmu
Saat matamu melirik
Aku jadi suka padamu
Tiap kali kau bermanja
Gemetar rasa di dada
Ingin kubisikkan cinta
Tapi hati ini malu jadinya
Engkau masih anak sekolah, satu SMA
Belum tepat waktu 'tuk begitu-begini
Anak sekolah datang kembali
Dua atau tiga tahun lagi
Wo-wo-ah-ya, ya-ya
Wo-wo-wo-wo
Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya
Bukan aku tak tertarik
Dengan kata rayuanmu
Saat matamu melirik
Aku jadi suka padamu
Tiap kali kau bermanja
Gemetar rasa di dada
Ingin kubisikkan cinta
Tapi hati ini malu jadinya
Engkau masih anak sekolah, satu SMA
Belum tepat waktu 'tuk begitu-begini
Anak sekolah datang kembali
Dua atau tiga tahun lagi
Wo-wo-ah-ya, ya-ya
Wo-wo-wo-wo
Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya
Ingin kubisikkan cinta
Tapi hati ini malu jadinya
Engkau masih anak sekolah, satu SMA
Belum tepat waktu 'tuk begitu-begini
Anak sekolah datang kembali
Dua atau tiga tahun lagi
Engkau masih anak sekolah, satu SMA
Belum tepat waktu 'tuk begitu-begini
Anak sekolah datang kembali
Dua atau tiga tahun lagi
Wo-wo-ah-ya, ya-ya
Wo-wo-wo-wo
Ah-ya-ya-ya-ya, ya-ya
7. Kusabar Menanti - Dian Pramana Poetra
Tak kuasa oh apa dikata kini
Pabila hatimu memilih cara
Dalam kehidupan asmaramu
Bak perjalanan semu
Aku tak mengerti semua
Oh mengapa
Tiada pernah ada
Cerita bahagia seperti dulu
Saat kita bersama
Namun kini telah kusadari semua
Keresahan ini akan berganti
Bukan hanya caramu berlaku
Mungkin caraku jua
Yang tiada pernah sempurna
Oh biarlah
Aku kan menanti
Dan terus menanti engkau kembali
Kepadaku lagi
Oh biarlah
Aku kan menanti
Dan terus menanti engkau kembali
Kepadaku lagi
Namun kini telah kusadari semua
Keresahan ini akan berganti
Bukan hanya caramu berlaku
Mungkin caraku jua
Yang tiada pernah sempurna
Oh biarlah
Aku kan menanti
Dan terus menanti engkau kembali
Kepadaku lagi
Oh biarlah
Aku kan menanti
Dan terus menanti engkau kembali
Kepadaku lagi
Oh biarlah
Bi bi bi ta ti ba bi ha ha
8. Catatan Kisah - Rafika Duri
Lembaran baru kubuka
Dengan goresan kata yang terindah
Untai syair tercipta
Dambaan jiwa
Lembaran hati kubuka
Hangat terasa menyusup di dada
Kau yang menjadi ilham
Puisi jiwa
Awal cerita
Terbangkan khayal mengembara
Adalah kisah
Dua hati anak manusia
Oh, catatan kisah nyata
Bukanlah khayal semata
'Kan kutulis selamanya
Di lembar hati, kekasih
Lembaran hati kubuka
Hangat terasa menyusup di dada
Kau yang menjadi ilham
Puisi jiwa
Awal cerita
Terbangkan khayal mengembara
Adakah kisah
Dua hati anak manusia
Oh, catatan kisah nyata
Bukanlah khayal semata
'Kan kutulis selamanya
Di lembar hati, kekasih
Lembaran hati kubuka
Hangat terasa menyusup di dada
Kau yang menjadi ilham
Puisi jiwa
9. Andaikan Kau Datang Kembali - Koes Plus
Terlalu indah dilupakan
Terlalu sedih dikenangkan
Setelah aku jauh berjalan
Dan kau kutinggalkan
Betapa hatiku bersedih
Mengenang kasih dan sayangmu
Setulus pesanmu kepadaku
Engkau 'kan menunggu
Andaikan kau datang kemari
Jawaban apa yang 'kan kuberi?
Adakah jalan yang kautemui
Untuk kita kembali lagi?
Bersinarlah bulan purnama
Seindah serta tulus cintanya
Bersinarlah terus sampai nanti
Lagu ini kuakhiri
Betapa hatiku bersedih
Mengenang kasih dan sayangmu
Setulus pesanmu kepadaku
Engkau 'kan menunggu
Andaikan kau datang kemari
Jawaban apa yang 'kan kuberi?
Adakah jalan yang kautemui
Untuk kita kembali lagi?
Bersinarlah bulan purnama
Seindah serta tulus cintanya
Bersinarlah terus sampai nanti
Lagu ini kuakhiri
Bersinarlah bulan purnama
Seindah serta tulus cintanya
10. Surat Cinta - Vina Panduwinata
Hari ini ku gembira
Melangkah di udara
Pak pos membawa berita
Dari yang kudamba
Sepucuk surat yang wangi
Warnanya pun merah hati
Bagai bingkisan pertama
Tak sabar kubuka
Satu, dua, dan tiga
Kumulai membaca
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melodi yang indah
Kata-kata cintanya
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melodi yang indah
Kata-kata cintanya
Padaku
Hari ini ku gembira
Melangkah di udara
Pak pos membawa berita
Dari yang kudamba
Ucapan semanis madu
Tiga lembar rayuannya
Rasanya tak puas hati
Kuulangi lagi
Satu, dua, dan tiga
Kumulai membaca
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melodi yang indah
Kata-kata cintanya
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melodi yang indah
Kata-kata cintanya
Padaku
Ucapan semanis madu
Tiga lembar rayuannya
Rasanya tak puas hati
Kuulangi lagi
Satu, dua, dan tiga
Kumulai membaca
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melodi yang indah
Kata-kata cintanya
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melodi yang indah
Kata-kata cintanya
Padaku
11. Apakah Ada Bedanya - Ebiet G. Ade
Apakah ada bedanya
Hanya diam menunggu
Dengan memburu bayang-bayang?
Sama-sama kosong
Kucoba tuang
Ke dalam kanvas
Dengan garis dan warna-warni
Yang aku rindui
Apakah ada bedanya
Bila mata terpejam?
Pikiran jauh mengembara
Menembus batas langit
Cintamu telah membakar jiwaku
Harum aroma tubuhmu
Menyumbat kepala dan pikiranku
Di bumi yang berputar
Pasti ada gejolak
Ikuti saja iramanya
Isi dengan rasa
Di menara langit
Halilintar bersabung
Aku merasa tak terlindung
Terbakar kegetiran
Cinta yang kuberi
Sepenuh hatiku
Entah yang kuterima
Aku tak peduli
aku tak peduli
Aku tak peduli
Apakah ada bedanya
Ketika kita bertemu
Dengan saat kita berpisah?
Sama-sama nikmat
Tinggal bagaimana
Kita menghayati
Di belahan jiwa yang mana
Kita sembunyikan
Dada yang terluka
Duka yang tersayat
Rasa yang terluka
12. Gelas Gelas Kaca - Nia Daniaty
Gelas-gelas kaca
Tunjukkan padaku
Siapa diriku ini
Ayah aku tak punya
Ibu pun aku tiada
Siapa pun aku tak punya
Hanya air mata
Yang selalu bercerita kepadaku
Gelas-gelas kaca
Bunyikan suara
Di manakah aku kini
Sepi yang mencekam
Menusuk hatiku
Kemana aku melangkah
Aku ingin pulang
Ke pangkuan ibunda sayang
Mataku terpejam
Hatipun menangis
Menantikan dirimu
Malam yang berlalu
Tak pernah tersenyum
Menghantarkan tidurku
Gelas-gelas kaca
Berikan aku cerita
Gelas-gelas kaca
Di manakah ayah bunda
Gelas-gelas kaca
Bunyikan suara
Di manakah aku kini
Sepi yang mencekam
Menusuk hatiku
Kemana aku melangkah
Aku ingin pulang
Ke pangkuan ibunda sayang
Mataku terpejam
Hatipun menangis
Menantikan dirimu
Malam yang berlalu
Tak pernah tersenyum
Menghantarkan tidurku
Gelas-gelas kaca
Berikan aku cerita
Gelas-gelas kaca
Di manakah ayah bunda
Gelas-gelas kaca
Tunjukkanlah kepadaku
Gelas-gelas kaca
Di manakah ayah bunda
13. Mengapa Tiada Maaf - Yuni Shara
Katakan salahku padamu
Hingga dikau pergi
Hanyalah ku ingin dikau sayang
Sampai hari ini ku tetap menunggu
Misalkan kau telah bahagia (bam, bam, bam, bam)
Daku turut gembira
Tapi bila kau setiap hari
Selalu teringat akan diriku
Mengapa tidakkah kau maafkan?
Mengapa ku bertanya?
Mengapa tiada maaf darimu?
Ku tahu pasti hatimu padaku
Katakan salahku padamu (bam, bam, bam, bam)
Hingga dikau pergi
Hanyalah ku ingin dikau sadar
Mengapa tiada maaf darimu?
Misalkan kau telah bahagia (bam, bam, bam, bam)
Daku turut gembira
Tapi bila kau setiap hari
Selalu teringat akan diriku
Mengapa tidakkah kau maafkan?
Mengapa ku bertanya?
Mengapa tiada maaf darimu?
Ku tahu pasti hatimu padaku
Katakan salahku padamu (bam, bam, bam, bam)
Hingga dikau pergi
Hanyalah ku ingin dikau sadar
Mengapa tiada maaf darimu?
Mengapa (tiada maaf darimu?) Tiada maaf darimu
(Ku tahu pasti hatimu padaku) padaku
Mengapa kau-
(Mengapa ku bertanya?) Wo-wo-uh-wo-wo
Wo-oh, mengapa tiada maaf darimu?
Ku tahu pasti hatimu padaku
Mengapa tidakkah kau maafkan?
(Mengapa ku bertanya?)
Mengapa (tiada maaf darimu?) Tiada maaf darimu
(Ku tahu pasti hatimu padaku) padaku
14. Dan - Sheila on 7
Dan...
Dan bila esok datang kembali
Seperti sedia kala
Di mana kau bisa bercanda
Dan...
Perlahan kau pun lupakan aku
Mimpi burukmu
Di mana telah kutancapkan duri tajam
Kau pun menangis, menangis sedih
Maafkan aku
Dan...
Bukan maksudku, bukan inginku
Melukaimu
Sadarkah kau di sini ku pun terluka
Melupakanmu, menepikanmu
Maafkan aku
Lupakanlah saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala
Caci-maki saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala
Dan...
Bukan maksudku, bukan inginku
Melukaimu
Sadarkah kau di sini 'ku pun terluka
Melupakanmu, menepikanmu
Maafkan aku
Lupakanlah saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala
Caci-maki saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala
Lupakanlah saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala
Caci-maki saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala
wo-ho, wo-ho, wo-oo
15. Hilang Segalanya - Tito Soemarsono
Mengapa kau tak bilang
Bila kau tak sayang lagi?
Mengapa kau tak bilang?
Mengapakah, kasih?
Sungguh ku tak mengerti
Semudah itu kau pergi
Kau biarkan diriku
Dalam rindu tak bertepi
Semua rasa cintaku
Hilang bersamamu
Entah apa sebabnya
Entah mengapa
Kasih (kasih), sungguh (sungguh)
Terlalu indah kisah antara kita berdua
Oh, kasih (kasih), mungkin (mungkin)
Diriku tak dapat mengasihi dirimu lagi, oh
Mungkinkah untukmu hanyalah biasa?
Tapi untukku, hilang segala-galanya
Mungkinkah untukmu hanyalah biasa?
Tapi untukku, terlalu pahit rasanya
Kasih, oh-oh
Kau biarkan diriku
Dalam rindu tak bertepi
Semua rasa cintaku
Hilang bersamamu
Entah apa sebabnya
Entah mengapa
Kasih (kasih), sungguh (sungguh)
Terlalu indah kisah antara kita berdua
Oh, kasih (kasih), mungkin (mungkin)
Diriku tak dapat mengasihi dirimu lagi, oh
Mungkinkah untukmu hanyalah biasa?
Tapi untukku, hilang segala-galanya
Mungkinkah untukmu (mungkinkah) hanyalah biasa?
Tapi untukku (untukku), terlalu pahit rasanya
Kasih (kasih, terlalu), oh-oh (kasih, terlalu)
Kasih (kasih, terlalu)
Terlalu pahit rasanya (kasih, terlalu)
Kasih (kasih, terlalu), oh-wo-wo-ho (kasih, terlalu)
Baca juga: 10 Kunci Gitar Lagu Malaysia yang Mudah Dipelajari
Itulah berbagai lirik lagu kenangan 80-90 yang bisa dinyanyikan untuk bernostalgia. Dengan menyanyikannya menggunakan lirik, maka mendengarkan lagu penuh nostalgia tersebut akan jadi lebih menyenangkan. (PRI)
