15 Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan dan Obat Herbal

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Banyaknya manfaat cengkeh untuk kesehatan menjadi salah satu alasan petani Indonesia mencari cara budidaya tanaman tersebut. Cengkeh menjadi salah satu tanaman rempah-rempah Indonesia yang paling terkenal di dunia sejak dulu kala.
Cengkeh bahkan menjadi bagian integral dari sejarah, budaya, hingga ekonomi Indonesia selama berabad-abad lamanya. Cengkeh sudah lama digunakan oleh masyarakat pribumi untuk berbagai tujuan, termasuk obat tradisional hingga pengawet makanan.
Dengan memasukkan cengkeh ke dalam daftar pola makan seimbang, Anda dapat memperoleh manfaat cengkeh untuk kesehatan. Namun, penting untuk mengonsuminya dengan bijak dan jumlah yang seimbang sesuai kebutuhan.
Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan
Manfaat cengkeh untuk kesehatan telah dilaporkan secara luas, baik secara empirik maupun ilmiah. Tanaman ini dapat dimanfaatkan dalam bentuk segar, kering, serbuk, dan larutan ekstraksi dari materil cengkeh.
Dikutip dari buku Ajar Keperawatan Komplementer dan Alternatif yang disusun oleh Arnindya Kanti Prasasti, dkk., cengkeh mengandung berbagai nutrisi penting yang baik untuk tubuh, seperti vitamin, mineral, dan serat.
Dalam satu sendok teh atau sekitar 2 gram cengkeh terkandung kalori, karbohidrat, serat, mangan, vitamin C, vitamin K, vitamin E, kalsium, magnesium, protein, dan lemak.
Dikutip dari buku Cengkeh: Keajaiban Herbal dalam Pengobatan dan Kesehatan karya Tresno Saras, berikut manfaat cengkeh untuk kesehatan:
1. Meredakan Nyeri Sendi
Cengkeh mengandung senyawa eugonal yang memiliki sifat analgesik atau pereda nyeri. Jadi, mengonsumsi cengkeh dengan takaran yang tepat atau menggunakannya sebagai minyak atau salep topikal dapat meredakan nyeri sendi, sakit gigi, nyeri otot, hingga sakit kepala.
2. Mengurangi Peradangan dalam Tubuh
Senyawa Eugenol dalam cengkeh memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan kronis dapat menjadi faktor risiko berbagai penyakit, seperti arthritis, penyakit jantung, dan diabetes.
Mengonsumsi cengkeh secara teratur dapat mengurangi peradangan dan mengurangi risiko penyakit-penyakit tertentu.
3. Meredakaan Nyeri Gangguan Pencernaan
Cengkeh menjadi bahan pengobatan tradisional untuk meredakan nyeri pada gangguan pencernaan. Mulai dari mulas, perut kembung, dan nyeri lambung.
Sifat analgesik dan antiinflamasi cengkeh dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan yang terkait dengan gangguan pencernaan.
4. Meredakan Nyeri pada Kulit
Selain dikonsumsi, minyak cengkeh dapat digunakan secara topikal untuk meredakan nyeri pada kulit. Penggunaan minyak cengkeh pada area yang terkena nyeri, seperti sengatan serangga atau luka ringan dapat memberikan efek analgesik yang membantu mengurangi rasa sakit.
5. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Cengkeh mengandung senyawa eugenol yang memiliki sifat anti-mikroba. Senyawa ini dapat membantu melawan mikrorganisme patogen, seperti bakteri, virus, dan jamur. Jadi, memasukkan cengkeh dalam pola makan atau menggunakannya dalam bentuk minyak esensial dapat memberi dukungan tambahan bagi sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga: Cara Menanam Cengkeh Lengkap dengan Tips Merawatnya agar Subur
6. Sumber Antioksidan
Selain senyawa eugenol, cengkeh mengandung senyawa antioksidan termasuk flavonoid dan fenolik yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
7. Meningkatkan Aktivitas Sel-Sel Imun
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cengkeh memiliki efek imunomodulator yang mampu meningkatkan aktivitas sel-sel imun, seperti sel T dan sel B yang berperan penting melawan infeksi dan penyakit.
8. Membentuk Produksi Sel-sel Imun
Kandungan vitamin dan mineral dalam cengkeh dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Vitamin C memiliki peran kunci untuk meningkatkan produksi sel-sel imun, sedangkan kandungan mineral seperti mangan dan zat besi berperan penting untuk sistem kekebalan tubuh yang optimal.
9. Menjaga Kesehatan Mulut
Cengkeh juga menjadi salah satu obat herbal untuk berbagai penyakit pada mulut. Pada dasarnya, tanaman ini bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri. Tak hanya sebagai penangkal, tanaman cengkeh juga dapat berfungsi sebagai pembersih mulut, gigi, dan gusi.
Umumnya, tanaman ini banyak digunakan sebagai obat kumur. Manfaatnya sebagai obat kumur antara lain menghilangkan plak, mengurangi radang gusi dan menghilangkan bakteri yang ada di mulut.
10. Menurunkan Gula Darah
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian terapi cengkeh dengan suplementasi PCE sebesar 250mg selama 30 hari dapat menurunkan kadar glukosa darah post prandikal secara signifikan.
Menyadur penelitian Pengaruh Seduhan Cengkeh pada Kadar Gula Darah yang disusun oleh Iris Iswanda, terapi cengkeh harus dilakukan dengan takaran dan ukuran yang tepat.
Penderita diabetes tak boleh mengonsumsi cengkeh lebih dari 2,5mg/KgBB setiap harinya. Efek mengonsumsi cengkeh melebihi dosis dapat mengakibatkan risiko pendarahan karena eugenol memperlambat pembekuan darah.
11. Mengurangi Produksi Asam Lambung
Kandungan senyawa eugenol pada cengkeh dapat menghambat produksi asam lambung sehingga mengurangi gejala asam lambung. Cengkeh dapat membantu mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan karena kandungannya dapat membuat otot-otot di dinding lambung lebih rileks.
12. Mengatasi Haid Tidak Lancar
Menyadur buku Herbal dan Rempah karya Dewi Ratna Nurhayati dan Siti Fairuz Binti Yusof, campuran cengkeh dan herbal lainnya, seperti adas, asam trengguli, pulasari, kencur, dan daun blustru secara empirik dapat digunakan untuk mengatasi haid tidak lancar.
13. Mencegah Rambut Rontok
Minyak cengkeh yang alami dapat menjadi produk perawatan rambut yang lebih kuat, sehat, dan indah. Ini karena kandungannya dapat mengatasi masalah rambut rontok dan meningkatkan kesehatan rambut secara keseluruhan.
14. Mengatasi Ketombe
Sifat anti jamur yang dimiliki cengkeh ternyata tidak dapat membantu secara signifikan dalam mengatasi masalah ketombe. Ini adalah masalah umum yang disebabkan oleh tumbuhnya jamur pada kulit kepala yang dapat menyebabkan gatal dan kulit terkelupas.
15. Mengatasi Kulit Berminyak
Kulit berminyak sering kali menjadi sumber permasalahan seperti kulit kusam, jerawat, komedo, dan lain sebagainya. Tanaman ini memiliki kandungan yang dapat mengendalikan produksi minyak berlebih pada wajah.
Sifat astringetnya efektif untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat, sehingga dapat mengurangi risiko munculnya jerawat dan komedo yang sering terjadi pada kulit wajah.
(IPT)
