15 Manfaat Kumis Kucing dan Cara Mengolahnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman memiliki sejumlah manfaat, termasuk tanaman kumis kucing. Manfaat kumis kucing sendiri adalah untuk membantu mengobati berbagai macam penyakit.
Penggunaan kumis kucing sebagai tanaman obat sudah dilakukan sejak zaman dahulu kala. Hingga kini, kumis kucing masih terus dimanfaatkan sebagai pengobatan penyakit secara alami.
Untuk mengetahui manfaat kumis kucing lebih lanjut, simak uraian selengkapnya di bawah ini.
Apa Manfaat Kumis Kucing?
Kumis kucing merupakan salah satu tanaman yang memiliki khasiat untuk menjadi obat. Jenis tanaman ini banyak ditemukan terutama di seluruh wilayah Asia tenggara dan Australia tropis.
Kumis kucing adalah tanaman yang memiliki bentuk seperti semak. Tanaman ini mempunyai batang yang lurus bertingkat seperti kayu.
Tinggi dari tanaman kumis kucing sendiri biasanya mencapai 1,5 m. Tanaman ini banyak tumbuh pada dataran rendah sampai 1.000 m di atas permukaan laut.
Kumis kucing tentunya memiliki sejumlah manfaat. Apa manfaat tanaman kumis kucing? Berikut jawabannya.
1. Mengobati Kencing Batu
Dikutip dari buku Etnobotani Tanaman yang Digunakan Dalam Pengobatan Tradisional karya Fitri Handayani, salah satu manfaat dari kumis kucing adalah untuk mengobati kencing batu.
Kandungan kalium yang terdapat dalam kumis kucing memiliki khasiat untuk diuretik dan pelarut batu pada saluran kencing. Oleh karena itu, tanaman ini digunakan untuk mengobati kencing batu.
2. Memperlancar Peredaran Darah
Apa manfaat bunga kumis kucing selanjutnya? Manfaatnya adalah memperlancar peredaran darah. Kandungan acalyphin, flavonoid, saponin dan tanin dalam kumis kucing dapat melancarkan aliran darah.
3. Mengatasi Asam Urat
Manfaat tanaman kumis kucing lainnya, yakni dapat mengatasi asam urat. Seperti yang disebutkan sebelumnya, kumis kucing memiliki kandungan flavonoid, fenolik, dan lain-lain.
Kandungan-kandungan tersebut dapat menjadi senyawa aktif yang bersifat antiradang sehingga mampu menghalangi proses pembentukan asam urat.
4. Meluruhkan Batu Ginjal
Batu ginjal merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat diobati dengan mengonsumsi obat-obatan alami dari daun kumis kucing.
Hal ini telah dilakukan oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu kala. Pengobatan batu ginjal dengan pemanfaatan kumis kucing dinilai sangat efektif untuk menyembuhkan penyakit tersebut.
5. Mengobati Luka
Kumis kucing juga dikenal sebagai obat untuk melawan infeksi dan bakteri pada luka yang timbul di permukaan kulit.
Kandungan senyawa, seperti fenol dan asam kafeik dapat menghambat pertumbuhan bakteri, sehingga mencegah terjadinya infeksi dan mampu membantu proses penutupan luka.
6. Mengatasi Sakit Pinggang
Sakit pinggang adalah nyeri yang umumnya dirasakan oleh semua orang yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Namun, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan sebab sakit pinggang dapat diatasi dengan mengonsumsi air rebusan kumis kucing.
7. Mengobati Gusi yang Bengkak
Gusi yang bengkak sering kali membuat seseorang susah makan dan tidak merasa nyaman, bahkan dapat menyebabkan gangguan tidur. Gusi yang bengkak dapat diobati dengan pemberian obat herbal berupa tanaman kumis kucing.
8. Menurunkan Kadar Gula Darah
Kumis kucing juga dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kadar gula darah. Hal tersebut karena kumis kucing mengandung senyawa flavonoid yang baik untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.
9. Mengontrol Tekanan Darah
Tak hanya dapat menurunkan kadar gula darah, kumis kucing juga dapat mengontrol tekanan darah. Kandungan metilripariokromen dalam daun kumis kucing menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah sehingga baik untuk penderita hipertensi.
10. Mengatasi Gatal-Gatal
Manfaat lain dari tanaman kumis kucing adalah dapat mengurangi serta mengatasi gatal-gatal pada kulit. Kumis kucing dapat digunakan sebagai antibakteri yang dapat meredakan rasa gatal-gatal pada kulit akibat alergi.
11. Mengobati Rematik
Rematik merupakan penyakit yang mengakibatkan adanya gangguan persendian, otot, dan urat. Pengobatan untuk penyakit ini biasanya ditujukan untuk menghilangkan rasa nyeri dan peradangan.
Meminum air rebusan daun kumis kucing dan campuran daun meniran dapat mengurangi nyeri pada penderita rematik.
12. Menyembuhkan Batuk
Batuk adalah penyakit yang disebabkan oleh alergi dan infeksi oleh virus. Penyakit ini dapat diatasi dengan meminum air rebusan daun kumis kucing selama tiga kali sehari.
13. Mengatasi Masuk Angin
Daun kumis kucing dipercaya dapat mengatasi masalah masuk angin. Masuk angin diakibatkan oleh kondisi tubuh yang kelelahan, kurang istirahat, dan lain-lain.
Biasanya masuk angin diikuti dengan adanya gejala penyakit lain, seperti diare, sesak napas, sakit pada persendian, dan demam.
14. Mengatasi Keputihan
Keputihan adalah kondisi yang umum dialami oleh para wanita, khususnya saat sebelum dan sesudah masa subur. Keputihan biasanya menjadi tidak normal apabila diikuti dengan rasa panas, gatal, dan bau tak sedap di daerah vagina.
Keputihan yang tidak normal ini dapat diatasi dengan mengonsumsi rebusan daun kumis kucing yang dicampur dengan daun beluntas, jinten hitam dan biji kemukus.
15. Mengobati Sembelit
Sembelit merupakan salah satu gangguan pencernaan yang membuat seseorang sulit untuk buang air besar atau BAB. Gangguan pencernaan ini dapat diatasi dengan meminum air rebusan dari beberapa helai daun kumis kucing.
Cara Mengolah Kumis Kucing untuk Obat
Kumis kucing merupakan jenis tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat-obatan herbal. Mengutip dari buku Seri Tumbuhan Obat Berpotensi Hias karya Sofia Andalusia dan Sri Wahyuni, berikut cara mengolah kumis kucing untuk obat.
1. Untuk Atasi Batu Ginjal dan Kencing Batu
Siapkan 25 g daun kumis kucing, 25 g daun ngokilo, 25 g daun meniran dan akarnya, 25 g daun keji beling.
Langkah selanjutnya adalah mencuci bahan-bahan tersebut.
Selanjutnya, siapkan 4 gelas air lalu rebus di dalam panci.
Setelah itu, masukkan seluruh bahan-bahan yang telah disiapkan ke dalam air yang direbus.
Tunggu hingga mendidih lalu saring air rebusan tersebut.
Air rebusan daun kumis kucing dapat dikonsumsi satu kali dalam sehari.
2. Untuk Atasi Asam Urat
Siapkan daun kumis kucing kering sekitar 30-60 g atau 90-120 g daun kumis kucing segar.
Rebus 3 gelas air ke dalam panci lalu masukkan daun kumis kucing yang telah disiapkan ke dalamnya.
Tunggu hingga air rebusan kumis kucing berkurang hingga setengah.
Ramuan yang telah dibuat dapat dikonsumsi 3 kali sehari masing-masing setengah gelas.
3. Untuk Atasi Nyeri dan Sakit
Sediakan 7 helai daun kumis kucing dan 2 potong akar kumis kucing.
Rebuslah segelas air bersama bahan-bahan yang telah disediakan.
Setelah mendidih, diamkan selama satu hari atau satu malam ramuan tersebut dan ramuan itupun siap untuk dikonsumsi.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apakah kumis kucing bisa mengobati batu ginjal?

Apakah kumis kucing bisa mengobati batu ginjal?
Hal ini telah dilakukan oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu kala. Pengobatan batu ginjal dengan pemanfaatan kumis kucing dinilai sangat efektif untuk menyembuhkan penyakit tersebut.
Apakah kumis kucing bisa mengobati luka?

Apakah kumis kucing bisa mengobati luka?
Kandungan senyawa dalam kumis kucing, seperti fenol dan asam kafeik dapat menghambat pertumbuhan bakteri, sehingga mencegah terjadinya infeksi dan mampu membantu proses penutupan luka.
Apakah kumis kucing bisa menurunkan kadar gula darah?

Apakah kumis kucing bisa menurunkan kadar gula darah?
Kumis kucing juga dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kadar gula darah. Hal tersebut karena kumis kucing mengandung senyawa flavonoid yang baik untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.
