Konten dari Pengguna

155 Contoh Kalimat Ambigu beserta Pengertian dan Jenisnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Ambigu. Foto: Unsplash/Mel Poole
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Ambigu. Foto: Unsplash/Mel Poole

Tanpa disadari contoh kalimat ambigu dalam bahasa Indonesia sering ditemukan dalam pengucapan lisan maupun tulisan. Dalam kalimat bahasa Indonesia meletakkan tanda baca saja dapat menimbulkan kebingungan karena kalimat tersebut dapat mempunyai makna ganda.

Kalimat ambigu artinya kalimat tersebut mempunyai lebih dari satu arti atau makna. Untuk menulis sebuah kalimat yang baik dan benar, harus benar-benar mempunyai makna yang dapat dipahami orang lain.

Daftar isi

Contoh Kalimat Ambigu

Ilustrasi Contoh Kalimat Ambigu. Foto: Unsplash/Sigmund

Kalimat ambigu adalah kalimat yang mengandung dua makna. Berikut merupakan beberapa contoh kalimat ambigu:

  1. Dia tidak muda lagi

  2. Dia datang tidak di hari Senin

  3. Warung itu tidak begitu jauh dari sini

  4. Ini dia pemukulnya, besar bukan?

  5. Di mana penariknya?

  6. Kau lihat pencukur rambutnya?

  7. Istri kapolres yang baru itu cantik sekali.

  8. Budi, Adik Dika sedang sakit.

  9. Agung baru saja membeli lukisan

  10. Lalisa. Gandhi ke rumahku memberi tahu.

  11. Hatinya sungguh sangat putih.

  12. Dia sudah gelap mata.

  13. Kirana itu masih bau kencur.

  14. Kepala Dian akan pecah jika kau terus-menerus mengomel.

  15. Bukti itu sekarang hanya sampah di hadapan majelis hakim.

  16. Kemarin aku bertemu dengan orang tua.

  17. Satria sedang membaca buku sejarah puisi baru.

  18. Saya melihat dia dengan menggunakan teropong.

  19. Hatinya kelabu setelah kepergian ibunya.

  20. Irwan anak Pak Somad terjatuh dari sepeda.

  21. Andi, Irwan dan Toriq dimarahi oleh Guru BK.

  22. Gedung sekolah yang baru diresmikan oleh Bapak Bupati.

  23. Kucing makan tikus mati.

  24. Mayat itu diloncati kucing hidup.

  25. Lucy membeli motor baru seperti Erza

  26. Laras memberi tahu kepada Dimas kemarin sore.

  27. Dia menolak bantuan itu dengan kasar.

  28. Ibu memasak daging anjing untuk makan malam.

  29. Saya melihat anak kecil itu menangis di halaman belakang.

  30. Kucing itu jatuh dari atap.

  31. Dia membawa anaknya ke pesta.

  32. Saya membeli buah di pasar.

  33. Saya membayar mahal untuk sebotol air mineral.

  34. Ayah memarahi saya dengan keras.

  35. Ibu menemukan tasnya di depan pintu.

  36. Saya berbicara dengan teman saya yang telah meninggal

  37. Dia menunjukkan senyum yang mengerikan.

  38. Saya melihat seekor kucing di jalan raya.

  39. Mereka membahas film terbaru yang menyenangkan.

  40. Dia melihat perusahaan yang gagal di kota itu.

  41. Saya ingin beli buku yang tebal.

  42. Saya membeli coklat yang lezat di toko.

  43. Dia menggambar pemandangan dengan tangan kanannya.

  44. Dia memberi saya uang dengan senang hati.

  45. Saya menulis surat kepada teman saya di atas meja.

  46. Dia berbicara dengan suara yang pelan.

  47. Saya melihat anjing hitam di jalan raya.

  48. Dia membeli buku untuk ayahnya di toko buku.

  49. Saya mencuci baju dengan tangan.

  50. Anak itu mengelap meja dengan kain.

  51. Dia pergi ke kantor dengan mobil.

  52. Saya melihat orang tua dengan kaca mata di restoran.

  53. Dia memotong daging dengan pisau yang tumpul.

  54. Saya menyanyi lagu yang menyedihkan.

  55. Dia menekan tombol yang salah.

  56. Anak itu memegang buku dengan tangan kanannya.

  57. Rudi datang ke rumah Andi memberi tahu

  58. Kedua orang tua Rudi bekerja di pasar setiap hari.

  59. Orang tua bertopi hitam itu setiap hari berjalan kaki ke pasar untuk berbelanja.

  60. Rudi sedang menggali tanah di halaman belakang rumahnya untuk membuat kolam ikan.

  61. Pihak kepolisian sedang menggali informasi lebih dalam mengenai gembong narkoba yang tertangkap itu.

  62. Tadi siang dia sudah kuberi tahu

  63. Orang itu terlihat seperti beruang.

  64. Ayu tidak masuk sekolah, ibunya sakit.

  65. Siwi adalah seorang penjahit jas wanita

  66. Ibuku adalah seorang wartawan media terkenal.

  67. Jika bus ini mengambil penumpang di luar agen, supaya melaporkan kepada kami.

  68. Ibu memberi tahu kepada tetangga.

  69. Penampilan laki – laki itu seperti beruang.

  70. Tadi siang dia sudah kuberi tahu.

  71. Kita sudah jamak.

  72. Budi ayah ibu pergi

  73. Hari ini, Rani memakai baju

  74. Sungguh, hati wanita itu amatlah putih sekali

  75. Dia membawa jas hitam ke pesta

  76. Ada lalat di ruangan.

  77. Saya melihat anjing di taman

  78. Pulpen yang menghilang adalah milikku

  79. Tom senang membaca buku besar.

  80. Mainan teman baru itu berwarna kuning

  81. Pelaksanaan salat boleh di langgar

  82. Gadis desa Suka Maju yang baru pindah dari kota Jakarta terlihat sungguh manis.

  83. Baru sebulan diangkat oleh pemerintah Gabon menjadi pegawai negeri sipil, Dondon sudah berani mabuk-mabukan.

  84. Suami kepala sekolah yang galak tersebut membawa motor bebek.

  85. Pada saat melakukan perjalanan piknik di Baturaden, Nensi tertinggal jarak yang cukup jauh dengan rombongannya.

  86. Jangan pernah lari dari kenyataan walau terkadang pahit.

  87. Dia melihat pria dengan kacamata

  88. Saya melihat mobil baru di garasi

  89. Dia berbicara kepada saudaranya dengan tegas

  90. Guru memberikan buku pada siswa dengan tinta merah

  91. Saya ingin kopi dan teh

  92. Buku yang dipinjamkan oleh teman saya hilang

  93. Dia memasak telur dengan berbaju chef

  94. Saya telah membaca buku tersebut

  95. Anjing itu menggonggong di halaman tetangga

  96. Ibu memberi saya uang dengan senang

  97. Dia memandang buku dengan kacamata

  98. Pesawat itu diterbangkan tinggi

  99. Dia menangkap ikan besar dengan jaring

  100. Dia menemui temannya di bank

  101. Pemain sepak bola itu patah hati

  102. Dia menemukan kucing di bawah meja

  103. Anjing yang duduk di depan pintu menggonggong

  104. Mereka membaca novel setelah makan malam

  105. Dia memegang buku dengan tangan kiri

  106. Pria itu mengikat tali dengan hati-hati

  107. Putri datang ke sini memberi tahu

  108. Orang tua kandung Budi belum diketahui keberadaannya

  109. Gedung sekolah yang baru diresmikan oleh Bapak Bupati

  110. Saya membaca buku sejarah puisi yang baru.

  111. Putra konglomerat yang pandai itu kuliah di UGM

  112. Putri paman yang berbaju merah itu berasal dari Bali.

  113. Teman Andre yang gemuk itu tidak masuk sekolah hari ini

  114. Pembacaan cerita baru dilaksanakan nanti malam

  115. Sumbangan ke dua sekolah itu dibajak pencuri

  116. Putri tampil cantik dan mempesona dalam panggung sandiwara kehidupan.

  117. Istri pegawai yang gemuk itu mondar-mandir di kantor sambil celingak celinguk.

  118. Teman Hana yang cantik dan alim itu sedang sakit di rumah sakit

  119. Istri kepala sekolah yang ramah tersebut mengenakan baju ungu

  120. Peristiwa tersebut sudah digoreng oleh medi

  121. Proposal ini sudah dibungkus oleh pihak kampus

  122. Tadi dia merasa gondok dengan ibunya

  123. Titha membaca buku sejarah bahasa yang baru.

  124. Para pedagang menyelamatkan barang yang hangus terbakar.

  125. Lamaran pekerjaan tersebut telah dibungkus oleh perusahaan.

  126. George datang ke rumah Fio untuk memberi tahu.

  127. Berita seorang artis berinisial "Y" telah digoreng oleh media karena pernikahannya yang kontroversial.

  128. Usai olahraga, Gaga telah gantung sepatunya.

  129. Atlet sepak bola Rionaldo telah gantung sepatu setelah pertandingannya di Australia.

  130. Panitia sudah menyediakan kamar tempat tukar pakaian.

  131. Saya melihat buku itu di rak

  132. Dia bilang dia ingin bertemu saya besok

  133. Saya suka masakan Asia yang pedas

  134. Banyak orang melihat anjing itu mengejar kucing dengan kamera.

  135. Dia menanyakan di mana toilet berada dan saya memberitahu dia di dekat restoran.

  136. Utang Budi sangat banyak, sehingga aku tak sanggup menanggungnya.

  137. Saking kesalnya, paman membanting tulang sapi yang tengah disantapnya.

  138. Terangkat, bisa berarti tidak sengaja diangkat atau dapat diangkat.

  139. Ketika namanya disebut saat dipanggil oleh Bu Guru, Andi pun langsung angkat tangan

  140. Wulan sangat menyukai baju berwarna kelabu.

  141. Hati merupakan alat pencernaan yang berfungsi sebagai penghasil empedu.

  142. Muka Budi membiru akibat dipukuli teman-temannya.

  143. Saya bisa membeli rumah.

  144. Temanku terkena bisa ular yang mematikan.

  145. Husni mempunyai hubungan darah dengan Hasan.

  146. Tubuhnya berlumuran darah akibat jatuh dari sepeda motor.

  147. Besok, Rani akan pergi.

  148. Anak kucing belang tiga

  149. Cerita adik yang lucu

  150. Sahabat teman saya yang baru

  151. Istri Gubernur yang baru

  152. Saya merasa kecewa melihat penerbitan majalah dinding di sekolah kita

  153. Perceraian mereka cepat sekali

  154. Anak itu berbaju dua helai

  155. Kekuasaan raja tidak boleh diganggu gugat

Pengertian Kalimat Ambigu

Ilustrasi Contoh Kalimat Ambigu. Foto: Unsplash/Annie Spratt

Ambigu berasal dari kata dalam bahasa Inggris ‘ambiguity’ yang berarti ungkapan dengan dua makna.

Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ambigu diartikan sebagai sesuatu yang bermakna ganda, sehingga menimbulkan keraguan, kekaburan, dan ketidakjelasan.

Dengan demikian, kalimat ambigu merupakan kalimat yang mempunyai lebih dari satu makna, sehingga sulit dipahami.

Adanya kalimat yang ambigu dapat menimbulkan kesalahan dalam menafsirkan isi atau makna bacaan. Ambiguitas dapat terjadi dalam bahasa lisan dan tulisan. Terkadang ambiguitas bisa berguna, terutama dalam puisi dan cerita.

Kata atau frasa yang ambigu dapat muncul dalam berbagai bentuk tulisan atau ucapan.

Jenis Kalimat Ambigu

Ilustrasi Contoh Kalimat Ambigu. Foto: Unsplash/Marija Zaric

Ambigu adalah suatu kondisi yang tidak pasti atau sulit dipahami sehingga menimbulkan kebingungan atau multitafsir.

Suatu kata atau frasa menjadi ambigu, biasanya disebabkan oleh struktur kalimat, intonasi, dan penggunaan kata polisemik yang tidak tepat. Ada berbagai jenis kalimat ambigu, berikut beberapa di antaranya:

1. Ambigu Fonetik

Ambigu fonetik mengacu pada kesalahan interpretasi dalam percakapan lisan yang diakibatkan oleh kesamaan atau ketidaksamaan bunyi yang dihasilkan oleh pembicara.

Ambiguitas ini hanya berlaku dalam bentuk percakapan lisan, dimana kesalahan pemahaman makna ujaran dapat terjadi karena pengucapan yang tidak jelas atau kesamaan pengucapan sehingga menimbulkan ambiguitas.

Hal ini disebabkan adanya perbedaan pengucapan bunyi yang dapat mempengaruhi pemahaman dan makna kalimat yang diucapkan secara keseluruhan.

2. Ambigu Leksikal

Leksikal atau leksikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makna kata-kata dalam suatu bahasa tertentu, karena dalam setiap bahasa terdapat beberapa kata yang sama ejaan dan pengucapannya namun mempunyai arti yang berbeda.

Karena kesamaan itu, suatu kata dapat disalahpahami, yang disebut ambigu secara leksikal. Hal ini terjadi ketika seseorang memahami bahwa arti suatu kata sama dengan kata lain karena adanya kesamaan ejaan atau pengucapan.

3. Ambigu Gramatikal

Arti gramatikal adalah tata bahasa dan struktur yang mengatur penggunaan kata dan kalimat. Setiap bahasa memiliki tata bahasanya masing-masing, sehingga struktur kalimat dan kata dapat berbeda-beda dari satu bahasa ke bahasa lainnya.

Namun perlu diingat bahwa perubahan struktur kalimat dan penggunaan kata dapat mempengaruhi makna.

Hal ini menyebabkan ambiguitas tata bahasa, di mana seseorang dapat salah memahami makna sebuah kalimat dengan sengaja atau tidak sengaja mengubah struktur kalimat dan penggunaan kata.

Baca Juga: 110 Contoh Kalimat Deklaratif dan Pengertiannya

Demikian beberapa contoh kalimat ambigu dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan baru.(glg)