Konten dari Pengguna

18 Contoh Soal TKD BUMN, Jawaban, dan Kunci Kesuksesannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal TKD BUMN. Unsplash.com/ZHONG-Liguo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal TKD BUMN. Unsplash.com/ZHONG-Liguo

TKD BUMN adalah Tes Kompetensi Dasar Badan Usaha Milik Negara, yang merupakan salah satu tahapan seleksi dalam rekrutmen bersama BUMN di Indonesia. Sebelum mengikuti seleksi peserta perlu mempelajari contoh soal TKD BUMN.

Dikutip dari fahum.umsu.ac.id, Kisi-Kisi Soal Teknik PPPK 2024: Persiapan Menuju Seleksi, TKD adalah Tes Kompetensi Dasar, yaitu merupakan bagian pertama dari seleksi PPPK, termasuk seleksi BUMN dan memiliki tujuan untuk mengukur kemampuan dasar para calon peserta.

Daftar isi

Contoh Soal TKD BUMN

Ilustrasi contoh soal TKD BUMN. Unsplash.com/Ben-Mullins

Sebelum membahas contoh soal TKD BUMN, perlu diketahui bahwa tes ini biasanya digunakan untuk menilai kemampuan dasar calon pegawai yang meliputi beberapa aspek, seperti:

1. Tes Pengetahuan Umum (TPU)

Mengukur wawasan dan pemahaman kandidat terkait isu-isu nasional, internasional, serta pengetahuan umum yang relevan dengan BUMN.

2. Tes Kemampuan Verbal dan Numerik

Menilai kemampuan calon pegawai dalam memahami informasi tertulis, analisis logis, serta kemampuan berhitung dasar.

3. Tes Logika atau Penalaran

Menguji kemampuan berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah.

4. Tes Karakter dan Kepribadian

Menilai kesesuaian kepribadian kandidat dengan budaya kerja dan nilai-nilai BUMN.

TKD BUMN sering dilaksanakan secara online dan merupakan tahap awal sebelum ke seleksi lanjutan, seperti Tes Kompetensi Bidang (TKB), wawancara, atau psikotes.

Berikut adalah beberapa contoh soal Tes Kompetensi Dasar (TKD) BUMN beserta kunci jawabannya yang dapat digunakan sebagai bahan latihan:

1. Sinonim Kata

Soal: Aberasi = …

A. Pengelompokan

B. Peleraian

C. Penyimpangan

D. Perkelahian

E. Pengikisan

Jawaban: C. Penyimpangan

Pembahasan: Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "aberasi" berarti penyimpangan dari apa yang normal.

2. Antonim Kata

Soal: Hipokrit >< …

A. Jujur

B. Pembohong

C. Sabar

D. Kamuflase

E. Terbuka

Jawaban: A. Jujur

Pembahasan: "Hipokrit" berarti orang yang suka berpura-pura atau munafik. Lawan katanya adalah "jujur".

3. Penalaran Logis

Soal: Jika p < q, q > r, p < s, q > s, maka…

A. p < q < r < s

B. r < q < p < s

C. p < s < q < r

D. r < p < q < s

E. r < p < s < q

Jawaban: E. r < p < s < q

Pembahasan: Dari pernyataan yang diberikan, dapat disusun urutan r < p < s < q.

4. Deret Angka

Soal: 1, 5, 11, 19, 29, …, 55, ….

A. 39 dan 69

B. 41 dan 71

C. 35 dan 65

D. 39 dan 65

E. 40 dan 71

Jawaban: B. 41 dan 71

Pembahasan: Pola deret ini adalah penambahan bilangan ganjil yang berurutan: +4, +6, +8, +10, +12, +14, dst.

5. Aritmetika Sederhana

Soal: Dengan 4 liter bensin, sebuah mobil dapat menempuh jarak 32 km. Jika jarak yang akan ditempuh 56 km, berapa liter bensin yang diperlukan?

A. 5 liter

B. 6 liter

C. 7 liter

D. 8 liter

E. 9 liter

Jawaban: C. 7 liter

Pembahasan: Konsumsi bensin per km = 4 liter / 32 km = 0,125 liter/km. Untuk menempuh 56 km diperlukan bensin = 56 km × 0,125 liter/km = 7 liter.

6. Soal Cerita

Soal: Dika adalah seorang karyawan swasta dengan penghasilan Rp3.000.000 per bulan. Jika penghasilan tidak kena pajak adalah setengah dari penghasilan ditambah Rp300.000, dan persentase pajak penghasilan adalah 15%. Berapa jumlah penghasilan yang diterima Dika setiap bulannya?

A. Rp2.800.000

B. Rp3.200.000

C. Rp2.840.000

D. Rp2.860.000

E. Rp2.820.000

Jawaban: E. Rp2.820.000

Pembahasan:

Penghasilan tidak kena pajak = (Rp3.000.000 / 2) + Rp300.000 = Rp1.800.000.

Penghasilan kena pajak = Rp3.000.000 - Rp1.800.000 = Rp1.200.000.

Pajak penghasilan = 15% × Rp1.200.000 = Rp180.000.

Penghasilan bersih = Rp3.000.000 - Rp180.000 = Rp2.820.000.

7. Pengetahuan Umum (lanjutan)

Soal: Siapakah tokoh Indonesia yang mengemukakan konsep perihal dasar negara?

A. Soekarno

B. Mohammad Hatta

C. Sutan Sjahrir

D. Tan Malaka

E. Ki Hajar Dewantara

Jawaban: A. Soekarno

Pembahasan: Soekarno mengemukakan ide dasar negara Indonesia yang dikenal dengan "Pancasila" pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945.

8. Soal Deret Huruf

Soal: C, E, H, L, Q, ..., ...

A. W, Z

B. U, Z

C. X, Z

D. T, Y

E. V, Z

Jawaban: B. U, Z

Pembahasan: Perubahan huruf mengikuti pola loncatan: +2, +3, +4, +5, +6. Setelah Q, huruf berikutnya adalah Q + 6 = U dan U + 7 = Z.

9. Tes Aritmetika (Soal Uang)

Soal: Santi memiliki uang Rp100.000. Ia membeli 2 buku masing-masing seharga Rp22.500 dan 3 pensil masing-masing Rp5.000. Berapa uang Santi yang tersisa?

A. Rp35.000

B. Rp40.000

C. Rp45.000

D. Rp50.000

E. Rp55.000

Jawaban: B. Rp40.000

Pembahasan:

Total harga buku = 2 × Rp22.500 = Rp45.000

Total harga pensil = 3 × Rp5.000 = Rp15.000

Total belanja = Rp45.000 + Rp15.000 = Rp60.000

Uang tersisa = Rp100.000 - Rp60.000 = Rp40.000

10. Pengetahuan Sejarah

Soal: Kapan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan?

A. 17 Agustus 1944

B. 17 Agustus 1945

C. 17 Agustus 1946

D. 17 Agustus 1947

E. 17 Agustus 1948

Jawaban: B. 17 Agustus 1945

Pembahasan: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, pada 17 Agustus 1945.

11. Tes Matematika Logika

Soal: Jika X adalah bilangan ganjil dan Y adalah bilangan genap, maka bilangan berikut ini adalah genap, kecuali:

A. X + Y

B. 2Y

C. X² - Y

D. 2X + Y

E. X × Y

Jawaban: C. X² - Y

Pembahasan:

X + Y = Ganjil + Genap = Genap

2Y = Genap × 2 = Genap

X² - Y = Ganjil² - Genap = Ganjil

2X + Y = Genap + Genap = Genap

X × Y = Ganjil × Genap = Genap

12. Deret Angka

Soal: 3, 6, 18, 72, ..., ...

A. 144, 432

B. 216, 864

C. 144, 576

D. 288, 1152

E. 432, 1296

Jawaban: B. 216, 864

Pembahasan: Pola deret: angka berikutnya dikalikan dengan bilangan yang meningkat (×2, ×3, ×4, ×5, dst).

13. Pengetahuan Umum

Soal: Negara ASEAN yang tidak memiliki wilayah laut adalah...

A. Singapura

B. Laos

C. Kamboja

D. Brunei Darussalam

E. Vietnam

Jawaban: B. Laos

Pembahasan: Laos adalah satu-satunya negara ASEAN yang tidak memiliki wilayah laut karena letaknya terkurung daratan.

14. Tes Logika Angka

Soal: Jika 7 + 3 = 28, 5 + 2 = 15, maka 9 + 6 = ...

A. 72

B. 54

C. 36

D. 81

E. 45

Jawaban: A. 72

Pembahasan: Pola: (angka pertama × angka kedua) + angka pertama = hasil.

Contoh: (7 × 3) + 7 = 28. Maka, (9 × 6) + 9 = 72.

15. Sinonim Kata

Soal: Reduksi = …

A. Penambahan

B. Penurunan

C. Peningkatan

D. Penolakan

E. Pengembangan

Jawaban: B. Penurunan

Pembahasan: Dalam KBBI, "reduksi" berarti pengurangan atau penurunan.

16. Tes Aritmetika (Pecahan)

Soal: Jika 3/4 dari sebuah angka adalah 90, maka 2/3 dari angka tersebut adalah...

A. 60

B. 80

C. 100

D. 120

E. 150

Jawaban: D. 120

Pembahasan:

Angka tersebut adalah .

3/4 × = 90 → .

2/3 dari 120 = .

17. Pengetahuan Umum

Soal: Mata uang resmi Korea Selatan adalah...

A. Won

B. Yen

C. Yuan

D. Ringgit

E. Baht

Jawaban: A. Won

Pembahasan: Mata uang resmi Korea Selatan adalah Won (₩).

18. Tes Penalaran Logis

Soal: Semua burung bisa terbang. Penguin adalah burung. Maka, penguin...

A. Tidak bisa terbang

B. Bisa terbang

C. Bisa berenang

D. Bukan burung

E. Burung yang istimewa

Jawaban: A. Tidak bisa terbang

Pembahasan: Meskipun penguin adalah burung, sifat uniknya adalah tidak bisa terbang tetapi bisa berenang.

Beberapa kunci sukses dalam mengerjakan TKD BUMN, yaitu:

  • Pahami format soal dan latih jenis soal yang sering muncul (verbal, numerik, logika, dll).

  • Manajemen waktu: Kerjakan soal mudah dulu, jangan habiskan waktu di satu soal.

  • Kuasai konsep dasar seperti matematika, logika, dan pemahaman bahasa.

  • Perbanyak latihan soal dan gunakan simulasi tes.

  • Tingkatkan pengetahuan umum, khususnya tentang BUMN dan isu terkini.

  • Jawab tes kepribadian secara konsisten dan selaras dengan nilai positif.

  • Jaga kondisi fisik dan mental dengan tidur cukup dan tetap tenang.

  • Gunakan strategi eliminasi untuk soal yang sulit dan cek ulang jawaban jika waktu memungkinkan.

  • Percaya diri dan berdoa agar diberikan kelancaran.

Saat melaksanakan seleksi, yang menjadi penentu adalah latihan contoh soal TKD BUMN dan persiapan dengan matang. Sehingga diperlukan simulasi mengerjakan soal sebelum melaksanakan tes yang sesungguhnya. (Win)

Baca juga: Pendaftaran SIPSS POLRI 2025: Link, Cara Daftar, Syarat, dan Jadwalnya