Konten dari Pengguna

20 Contoh Soal Tes Psikologi SIM beserta Kunci Jawabannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal tes psikologi SIM. Foto: Pexels/Louis Bauer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal tes psikologi SIM. Foto: Pexels/Louis Bauer

Contoh soal tes psikologi SIM kerap dibutuhkan bagi para peserta yang sedang mengikuti serangkaian tes untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Tes psikologi ini termasuk dalam tes teori yang akan menguji kemampuan peserta dalam memahami peraturan lalu lintas.

Pada dasarnya, pembuatan SIM, terutama SIM C diperuntukkan bagi pengemudi yang mengendarai kendaraan roda dua. Untuk mendapatkannya, pengemudi harus melalui sejumlah tes dan ujian terlebih dahulu.

Selain tes praktik mengemudi, ada juga tes tertulis dan tes kesehatan yang harus dilakukan oleh para peserta. Bagian dari tes tertulis ini, salah satunya adalah tes psikologi.

Daftar isi

Mengenal SIM

Ilustrasi contoh soal tes psikologi SIM. Foto: Pexels/Pew Nguyen

SIM adalah singkatan dari Surat Izin Mengemudi. SIM menjadi salah satu dokumen yang wajib dimiliki oleh para pengendara. Tanpa adanya SIM, maka pengemudi bisa ditilang.

Berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 5 tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM, setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki SIM.

SIM digunakan sebagai bukti legitimasi bahwa seseorang mampu berkendara dan memahami aturan lalu lintas.

Berdasarkan Pasal 217 PP No 44 Tahun 1993, persyaratan yang diperlukan dalam membuat SIM, antara lain pemohon harus mengajukan surat permohonan tertulis, memiliki kemampuan menulis dan membaca, cukup umur, memiliki pengetahuan yang cukup tentang peraturan lalu lintas, dan memiliki keterampilan mengemudi.

Dalam prosesnya, pemohon harus lulus dalam ujian teori dan praktik terlebih dahulu. Terutama bagi pemohon SIM C, ada tahapan ujian teori yang mengharuskan pemohon untuk menjawab soal-soal yang diberikan dengan benar.

Pengajuan permohonan SIM dapat dilakukan di SATPAS (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) setempat. Sebelum menyiapkan diri untuk ujian praktik dan teori, pemohon wajib melengkapi persyaratan administrasi berikut:

  1. Pemohon SIM C berusia 17 tahun

  2. KTP asli dan empat lembar fotokopi KTP

  3. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari dokter

  4. Pas foto.

Pembuatan SIM C dikenakan biaya sebesar Rp100.000. SIM C juga terdiri dari tiga jenis, yaitu SIM C untuk sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc, SIM C I untuk kapasitas di antara 250 cc sampai 500 c, dan SIM C II untuk kapasitas mesin di atas 500 cc.

Mengenal Tes Psikologi SIM

Ilustrasi contoh soal tes psikologi SIM. Foto: Pexels/Photo By: Kaboompics.com

Mengutip dari laman Humas Polri, materi tes psikologi SIM C meliputi persepsi bahaya, wawasan, dan pengetahuan. Pada tahap ini, pastikan pemohon sudah memahami rambu, marka, dan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) terlebih dahulu.

Pada uji teori persepsi bahaya, peserta akan dihadapkan berbagai kondisi lalu lintas dalam bentuk animasi.

Tahap ini akan menguji kemampuan peserta dalam mengidentifikasi potensi bahaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Uji teori wawasan mengacu pada pemahaman dan kemampuan peserta dalam menyesuaikan diri dengan sekitarnya. Soal uji teori ini akan membahas seputar kondisi jalan dan rambu lalu lintas.

Tak jauh berbeda dengan uji teori wawasan, materi pada soal pengetahuan mencakup lalu lintas dan aspek teknis kendaraan secara umum.

Contoh Soal Tes Psikologi SIM

Ilustrasi contoh soal tes psikologi SIM. Foto: Pexels/RDNE Stock project

Mengutip laman e-avis.korlantas.polri.go.id dan buku Panduan Praktis Ujian SIM Mengurus STNK dan BPKB karya Adib Bahari (2009:83), berikut adalah kumpulan contoh soal tes psikologi SIM yang dapat menjadi referensi.

  1. Terdapat asap tebal di depan kendaraan Anda. Pengendara sedang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 50 km/jam di jalan dalam kota. Di depan pengendara, terdapat asap hasil pembakaran limbah masyarakat yang cukup tebal yang dapat mengganggu penglihatan pengendara terhadap arus lalu lintas di depan. Apa yang harus dilakukan pengendara?

    A. Mengurangi kecepatan

    B. Menambah kecepatan

    C. Mempertahankan kecepatan

    D. Melakukan pengereman

    Kunci Jawaban: A. Mengurangi kecepatan.

  2. Terdapat anak kecil menyeberang jalan menggunakan skuter. Pengendara sedang mengendarai motor dengan kecepatan 40 km/jam di wilayah permukiman. Apa yang harus dilakukan pengendara?

    A. Mengurangi kecepatan

    B. Menambah kecepatan

    C. Mempertahankan kecepatan

    D. Melakukan pengereman

    Kunci Jawaban: D. Melakukan pengereman.

  3. Terdapat kendaraan yang parkir di sebelah kiri jalan. Pengendara sedang mengendarai motor dengan kecepatan 20 km/jam di wilayah pemukiman. Apa yang harus dilakukan pengendara?

    A. Mengurangi kecepatan

    B. Menambah kecepatan

    C. Mempertahankan kecepatan

    D. Melakukan pengereman

    Kunci Jawaban: C. Mempertahankan kecepatan.

  4. Terdapat bundaran di depan Anda. Pengendara sedang mengendarai motor dengan kecepatan 30 km/jam di wilayah perkotaan. Apa yang harus dilakukan pengendara?

    A. Mengurangi kecepatan

    B. Menambah kecepatan

    C. Mempertahankan kecepatan

    D. Melakukan pengereman

    Kunci Jawaban: A. Mengurangi kecepatan.

  5. Terdapat pertigaan. Pengendara sedang mengendarai motor dengan kecepatan 40 km/jam di wilayah permukiman. Pengendara akan berbelok ke kiri saat di pertigaan dan dihadapkan dengan kendaraan yang akan jalan lurus. Apa yang harus dilakukan pengendara?

    A. Mengurangi kecepatan

    B. Menambah kecepatan

    C. Mempertahankan kecepatan

    D. Melakukan pengereman

    Kunci Jawaban: D. Melakukan pengereman.

  6. Manakah pernyataan-pernyataan yang paling tepat tentang penggunaan lajur jalan sebelah kanan?

    A. Kendaraan yang akan mendahului kendaraan lain, atau berbelok ke kanan

    B. Kendaraan yang akan berbelok ke kanan atau merubah arah

    C. Kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi, akan berbelok ke kanan, mengubah arah, atau mendahului kendaraan lain

    D. Kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi atau akan berbelok kanan

    Kunci Jawaban: C. Kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi, akan berbelok ke kanan, mengubah arah, atau mendahului kendaraan lain.

  7. Marka Kotak Kuning (Yellow Box Junction) adalah marka jalan berbentuk segi empat dengan 2 (dua) garis diagonal berpotongan dan berwarna kuning yang berfungsi untuk ...

    A. Melarang kendaraan berhenti di suatu area

    B. Melarang mendahului kendaraan lain

    C. Melarang kendaraan menerobos alat pemberi isyarat lalu lintas

    D. Membagi jalur jalan

    Kunci Jawaban: A. Melarang kendaraan berhenti di suatu area.

  8. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan SIM secara umum terdiri atas ...

    A. Usia, pelatihan, kesehatan, dan lulus ujian

    B. Usia, administratif, kesehatan, dan lulus ujian

    C. Administratif, pelatihan, kesehatan, dan lulus ujian

    D. Usia, administratif, pelatihan, kesehatan, dan lulus ujian

    Kunci Jawaban: B. Usia, administratif, kesehatan, dan lulus ujian.

  9. Di antara beberapa fungsi berikut, manakah yang merupakan fungsi lampu penunjuk arah?

    A. Untuk memberi tanda bahwa kendaraan kita akan berbelok

    B. Untuk memberi tanda bahwa kendaraan kita akan berpindah lajur

    C. Untuk memberi tanda bahwa kendaraan kita akan menyalip kendaraan lain

    D. A, B, dan C benar

    Kunci Jawaban: D. A, B, dan C benar.

  10. Pengereman mendadak di jalan yang licin terutama pada kecepatan tinggi akan mengakibatkan, kecuali ...

    A. Tidak berakibat apa-apa kalau pengemudi mahir

    B. Kendaraan akan slip (tergelincir)

    C. Membahayakan kendaraan lain di belakang

    D. Kendaraan sulit dikendalikan

    Kunci Jawaban: A. Tidak berakibat apa-apa kalau pengemudi mahir.

  11. Fasilitas untuk pejalan kaki antara lain ...

    A. Trotoar

    B. Tempat penyebrangan yang dinyatakan dengan marka jalan dan/atau rambu-rambu

    C. Jembatan penyeberangan dan terowongan penyeberangan

    D. Semuanya benar

    Kunci Jawaban: D. Semuanya benar.

  12. Golongan SIM apakah yang diperlukan jika anda hendak mengendarai motor 250 cc?

    A. SIM A

    B. SIM C I

    C. SIM C II

    D. SIM C I dan C II benar

    Kunci Jawaban: D. SIM C I dan C II benar.

  13. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tidak akan sah lagi apabila ...

    A. Masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) habis

    B. Kendaraan tersebut telah dijual

    C. Kendaraan tersebut telah beralih kepemilikan

    D. Kendaraan tersebut telah hilang

    Kunci Jawaban: A. Masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) habis.

  14. Lampu rem pada kendaraan bermotor yang sesuai ketentuan adalah ...

    A. Kuning tua dan menyala berkedip-kedip

    B. Hijau dan menyala tidak berkedip

    C. Merah dan menyala tidak berkedip

    D. Merah dan menyala berkedip-kedip

    Kunci Jawaban: C. Merah dan menyala tidak berkedip.

  15. Untuk kepentingan tertentu, kendaraan bermotor dapat dilengkapi dengan lampu isyarat/sirine. Penggunaan lampu isyarat/sirine sesuai dengan ketentuan hanya boleh dipasang pada ...

    A. Petugas penegak hukum tertentu, dinas pemadam kebakaran dan ambulans

    B. Iring-iringan kendaraan pribadi

    C. Mobil mewah dan motor besar

    D. Mobil dinas pejabat

    Kunci Jawaban: A. Petugas penegak hukum tertentu, dinas pemadam kebakaran dan ambulans.

  16. Posisi mengemudi pada saat mengendarai kendaraan penting untuk menghindari kelelahan, menurut anda posisi duduk saat mengemudi yang baik adalah?

    A. Mengambil sikap duduk setegak mungkin

    B. Mengambil sikap duduk condong ke depan agar pandangan pengemudi lebih luas

    C. Mengambil sikap duduk yang nyaman, posisi tangan dan kaki tidak tegang

    D. Mengambil sikap duduk seenaknya

    Kunci Jawaban: C. Mengambil sikap duduk yang nyaman, posisi tangan dan kaki tidak tegang.

  17. Fungsi dari lampu isyarat peringatan bahaya (hazard) adalah ...

    A. Untuk menunjukkan bahwa kita akan berjalan lurus depan di suatu persimpangan

    B. Untuk tanda bahwa kendaraan kita sedang mundur

    C. Untuk memberi tanda bahwa kita sedang dalam keadaan darurat

    D. Untuk memberi tanda pada saat kendaraan akan berbelok

    Kunci Jawaban: C. Untuk memberi tanda bahwa kita sedang dalam keadaan darurat.

  18. Di antara persyaratan berikut, manakah yang harus dipenuhi untuk mendapat SIM?

    A. Usia

    B. Lulus Tes Teori dan Praktik

    C. Persyaratan kesehatan

    D. Semua jawaban benar

    Kunci Jawaban: D. Semua jawaban benar.

  19. Faktor yang sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas pada saat mendahului kendaraan lain, meski kondisi jalan baik, jarak pandang cukup dan jalur jalan lurus adalah?

    A. Kendaraan yang akan didahului memberi ruang yang cukup untuk didahului

    B. Salah perhitungan jarak dan kecepatan yang diperlukan untuk mendahului secara aman

    C. Memberi tanda berulang-ulang lampu sein kanan sebagai tanda permintaan mendahului

    D. Pengemudi tidak membawa surat-surat kelengkapan berkendaraan

    Jawaban: B. Salah perhitungan jarak dan kecepatan yang diperlukan untuk mendahului secara aman.

  20. Yang tidak termasuk syarat administratif untuk mendapatkan SIM adalah?

    A. Surat Keterangan Kelakuan Baik

    B. Rumusan sidik jari

    C. Kartu keluarga

    D. A dan C benar

    Jawaban: D. A dan C benar

Itulah kumpulan contoh soal tes psikologi SIM yang dapat digunakan sebagai referensi bagi peserta yang sedang mengajukan permohonan Surat Izin Mengemudi. (SUCI)

Baca Juga: 5 Contoh Soal Tes Masuk Pesantren Tingkat SMP dan Kunci Jawaban