Konten dari Pengguna

20 Contoh Soal Ulangan Harian Matematika Kelas 6 SD

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal ulangan harian matematika kelas 6 SD. Foto: unplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal ulangan harian matematika kelas 6 SD. Foto: unplash.com.

Daftar isi

Contoh soal ulangan harian matematika kelas 6 SD berfungsi membantu siswa untuk memahami berbagai materi. Kelas 6 adalah kelas terakhir dalam jenjang pendidikan sekolah dasar.

Jadi, mempersiapkan ulangan harian menjadi salah satu cara mendapat nilai yang baik saat kelulusan. Matematika sering dianggap sebagai pelajaran yang sulit. Padahal, pelajaran ini dapat melatih siswa untuk berpikir logis, sistematis, kritis, hingga kreatif.

Untuk mendapatkan gambaran ulangan harian matematika kelas 6 SD, simaklah artikel ini sampai selesai. Artikel ini akan mengungkap berbagai contoh soal ulangan harian matematika kelas 6 SD lengkap dengan pembahasannya yang bisa dipelajari di rumah.

Contoh Soal Ulangan Harian Matematika Kelas 6 SD

Ilustrasi contoh soal ulangan harian matematika kelas 6 SD. Foto: unplash.com

Mengutip buku Matematika Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka terbitan Kemdikbudristek, materi matematika kelas 6 SD semester 1 dan 2 yaitu operasi hitung, bilangan bulat, lingkaran, luas dan volume bangun ruang, pengumpulan dan penyajian data, hingga peluang.

Dirangkum dari buku Semua Bisa Pintar Ulangan Harian Tematik Kelas 6 SD karya Yeni F, berikut ini contoh soal ulangan harian Matematika kelas 6 SD per materi lengkap dengan pembahasannya yang bisa dipelajari.

A. Operasi Hitung

1. Hasil dari 30 x 15 : (105 - 60) adalah…

a. 10

b. 20

c. 30

d. 40

Jawaban: A

Pembahasan:

30 15 : (105 - 60) = 30 x 15 : 45

= 450 : 45

= 10

2. Hasil dari 0.8 + 12/10 adalah...

a. 1.3

b. 2

c. 2.4

d. 1.2

Jawaban: B

Pembahasan:

0.8 + 12/10

= 0.8 + 1.2 = 2

3. Hasil dari 0.65 + 0.5 x 3 = ...

a. 1.8

b. 2

c. 2.15

d. 3

Jawaban: C

Pembahasan:

0.65 + (0.5 x 3)

= 0.65 + 1.5

= 2.15

4. Pecahan dari 0.6 adalah...

a. 6/10

b. 6/100

c. 6/1000

d. 10/6

Jawaban: C

Pembahasan:

Untuk mengubah desimal menjadi pecahan adalah dengan melihat angka di belakang koma. Jika terdapat satu angka di belakang koma maka penyebut pecahan adalah 10.

Jika terdapat dua angka di belakang koma maka penyebut pecahan adalah 100, dan seterusnya. 0.6 maka terdapat satu angka di belakang koma sehingga pecahan dari 0.6 adalah 6/10.

5. Pecahan dari 0.12 adalah...

a. 12/10

b. 12/12

c. 12/100

d. 12/1000

Jawaban: c

Pembahasan:

0.12 memiliki 2 angka di belakang koma maka penyebut pecahan adalah 100 sehingga 0.12 adalah 12/100.

B. Bilangan Bulat

1. Tentukan hasil dari 9 – (-3) + 8 : 4 – 5= ….

a. 8

b. 7

c. 9

d. 6

Jawaban: C

Pembahasan:

9 – (-3) + 8 : 4 – 5

= 9 + 3 + 2 – 5

= 12 + 2 – 5

= 9

2. Berapa hasil dari (-32) – (-12) + (-13) x (-10)

a. 100

b. 110

c. 111

d. 1200

Jawaban: B

Pembahasan:

= ((-32) – (-12)) + ((-13) x (-10))

= (-20) + 130

= 110

C. Lingkaran

1. Hitunglah luas juring lingkaran AOB berdasarkan gambar di bawah ini.

Tangkapan layar buku Semua Bisa Pintar Ulangan Harian Tematik Kelas 6 SD.

a. 51, 22 cm2

b. 51, 33 cm2

c. 50, 22 cm

d. 54, 23 cm

Jawaban: B

Pembahasan:

luas juring AOB = sudut AOB / 360’ x Luas lingkaran

= 120’/360 ‘ x 22/7 x 7 x7

= 1/3 x 22/7 x 7 x 7 = 51, 33 cm

2. Sebuah roda sepeda memiliki jari-jari 21 cm. Sepeda tersebut berjalan sepanjang lintasan 6, 6 m. Berapa banyak putaran pada roda untuk menempuh lintasan tersebut?

a. 6 putaran

b. 7 putaran

c. 8 putaran

d. 5 putaran

Jawaban: D

Pembahasan

Diketahui jari-jari lingkaran atau roda sepeda= 21 cm

Panjang lintasan =6,6 meter =660 cm

K= 2 x Phi x r

K= 2 x 22/7 x 21

= 132 cm

Banyaknya putara pada roda sepeda = 660: 132= 5 putaran

3. Diketahui diameter sebuah lingkaran yang berpuasa di titik O adalah 28 cm. Jika besar sudut pusat AOB = 150’, maka panjang busur AB adalah…

a. 36, 7

b. 36, 8

c. 26, 2

d. 26, 9

Jawaban: A

Pembahasan:

Panjang busur AB

= sudut aob/360’ x keliling lingkaran

= 150 ‘/360 ‘ x phi x d

= 150’/360 x 22/7 x 28

= 5/12 x 22/7 x 28 = 36, 7 cm

D. Luas dan Volume Bangun Ruang

1. Perhatikan sifat-sifat berikut ini!

- Mempunyai 6 titik sudut

- Mempunyai 5 sisi

- Mempunyai 9 rusuk

- Sisi tegak berbentuk persegi panjang

Bangun ruang dengan empat sifat tersebut adalah…

a. Tabung

b. Kerucut

c. Prisma segitiga

d. Limas segitiga

Jawaban: C

2. Ada dua buah bola yang masing-masing jari-jarinya 20 cm dan 40 cm. Maka perbandingan volume kedua bola tersebut adalah….

a. 1:8

b. 1:4

c. 1:3

d. 1:2

Jawaban: A

Pembahasan:

R1= 20cm

R2 = 40 cm

Volume bola = 4 /3 phi x r

Vbola 1 / V bola 2

= r13³/r2³

= 20³/40³

= 1/8

3. Volume bola voli mempunyai diameter 14 cm, maka volume udara yang ada di dalam bola voli tersebut adalah...

a. 1.439 cm³

b. 1.437,33 cm ³

c. 1.429 cm³

d. 1.429,33 cm³

Jawaban: B

Pembahasan:

d= 14 cm

r= 7 cm

V=4/3πr³

= 4/3 x 22/7 x 7 x 7 x 7

= 1.437,33

4. Kawat sepanjang 12 meter akan dibuat kerangka balok yang berukuran panjang 27 cm, lebar 21 cm, dan tinggi 12 cm. Panjang kawat yang dibutuhkan untuk membuat kerangka balok adalah…

a. 2,4 m

b. 5 m

c. 6 m

d. 8 m

Jawaban: B

Pembahasan:

Keliling balok= 2(p+l) + 2(p+t) + 2(l+t)

= 2 (27+21) + 2(27+12) + 2(21+12)

= 2x48 + 2x39 + 2x33

= 96 + 78 + 66

= 240 cm

= 2,4 m

5. Sebuah tabung berdiameter 14 cm dengan tinggi 34 cm. Luas seluruh permukaan tabung adalah..

a. 4.224 cm²

b. 2.112 cm²

c. 1.804 cm²

d. 902 cm²

Jawaban: C

Pembahasan:

d=14 cm artinya r= 7 cm

t= 34 cm

Luas tabung= 2πr² + 2πr²

= 1.496 + 308

= 1.804 cm²

E. Pengumpulan dan Penyajian Data

Simaklah data berikut untuk menjawab soal 1-5!

Berikut adalah data nilai ulangan IP kelas VI

60 75 65 80 85 90 90 70 55 95

70 75 85 90 95 65 65 60 85 70

90 95 70 50 50 60 65 75 80 50

1. Jumlah siswa kelas VI adalah….

a. 20

b. 25

c. 30

d. 35

Jawaban: C

Pembahasan:

Dari data di atas, data tersebut dapat diubah menjadi bentuk tabel untuk mempermudah perhitungan. Berikut gambar tabelnya.

Pembahasan contoh soal matematika. Foto: kumparan.com/Indah Pranata.

2. Nilai terendah yang diperoleh siswa adalah….

a. 45

b. 50

c. 55

d. 60

Jawaban : B

Pembahasan:

Dari tabel di atas dapat dilihat nilai terendah yang diperoleh siswa adalah 50.

3. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah…

a. 85

b. 90

c. 95

d. 100

Jawaban: C

Pembahasan:

Dari tabel dapat dilihat bahwa nilai tertinggi yag diperoleh siswa adalah 95.

4. Jumlah siswa yang mendapat nilai tertinggi adalah.. orang

a. 4

b. 3

c. 2

d. 1

Jawaban: B

Pembahasan:

Dari tabel di atas, siswa yang mendapat nilai tertinggi ada 3 orang

5. Jumlah siswa yang mendapat nilai lebih dari 75 adalah…. Orang

a. 15

b. 14

c. 13

d. 12

Jawaban: A

Dari tabel di atas, siswa yang mendapat nilai lebih dari 75 adalah 15 orang yakni diperoleh dengan rincian

75 = 3 orang

80 = 2 orang

85 = 3 orang

90 = 4 orang

95 = 3 orang

F. Peluang

1. Rizka memiliki uang koin, lalu ia melempar uang koin tersebut. Berapa peluang munculnya gambar pada koin?

a. ½

b. 1/3

c. ¼

d. 1/5

Jawaban:

Pembahasan:

Uang koin memiliki 2 sisi yaitu gambar dan angka sehingga peluang munculnya gambar pada uang koin tersebut adalah ½ .

2. Rana dan Rani bermain monopoli bersama. Rani melemparkan dadu. Berapa peluang munculnya mata dadu 4?

a. 1/6

b. 1/3

c. ¼

d. ½

Jawaban: A

Pembahasan:

Hasil yang mungkin dari pelemparan mata dadu adalah 1, 2, 3 ,4, 5, dan 6.

Jadi ruang sampelnya adalah S = {1, 2, 3, 4, 5, 6} sehingga banyak ruang sampel n(S) = 6. Misal A adalah kejadian muncul mata dadu 4 maka A = {4} sehingga n(A) = 1.

P(A) = n(A)/n(S) = ⅙ .

(IPT)