Konten dari Pengguna

25 Contoh Kata Kerja dalam Bahasa Indonesia dan Jenis-jenisnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seperti apa contoh kata kerja dalam bahasa Indonesia? Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Seperti apa contoh kata kerja dalam bahasa Indonesia? Foto: Pixabay

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata kerja adalah kata yang menyatakan proses, perbuatan, dan tindakan. Adapun beberapa contoh kata kerja yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya duduk, makan, pergi, bangun, dan lainnya.

Berdasarkan contoh yang ada di atas, dapat dilihat bahwa penggunaan kata kerja sangat penting dalam kesatuan kalimat untuk menggambarkan tindakan yang dilakukan oleh subjek kalimat. Oleh karena itu, hampir semua kata kerja berperan sebagai predikat.

Ingin tau lebih spesifik tentang kata kerja, contoh, dan penggunaannya? Simak informasi selengkapnya pada artikel di bawah ini.

Pengertian Kata Kerja

Menurut buku Bahasa Indonesia Dasar untuk Pelajar dan Pembelajaran karangan Arif Khamdi, M.Pd., kata kerja atau verba adalah kata yang menyatakan tindakan atau pengertian secara dinamis. Jika dilihat dari bentuknya, setiap kata kerja mengandung imbuhan, seperti me-, ber-, -kan, -i, di-, dan lainnya.

Melihat dari penjelasan singkat di atas, dapat diketahui bahwa kata kerja dapat diperluas dengan kelompok kata lainnya, seperti dengan kata sifat yang termasuk ke dalam kata kerja, misalnya mengajar, berjalan, membacakan, menugasi, dibuat, dan sebagainya.

Tata Bahasa Baku Indonesia menyebutkan bahwa kata kerja dapat diketahui dengan mengamati bentuk morfologis, perilaku sintaksis, dan perilaku semantisnya secara menyeluruh dalam sbeuah kalimat. Lantas, bagaimana ciri-ciri umum kata kerja?

  1. Mempunyai arti perbuatan, aktivitas atau tindakan

  2. Mempunyai arti proses

  3. Biasanya disertai kata kerja. Biasanya dibuat dengan imbuhan me-, di-, ter-, me-kan, di-kan, ber-an, memper-an, dan memper-i.Kata bisa didahului kata pernyataan waktu, seperti telah, sedang, akan, hampir, segera

  4. Bisa diperluas dengan menambahkan kata sifat sesudahnya

  5. Kata kerja sering diikuti dengan kata serta atau keterangan

  6. Dapat diberi aspek waktu, seperti akan, sedang, dan telah

  7. Dapat diingkari dengan kata tidak

  8. Dapat diikuti oleh gabungan kata dengan + KB/KS

Untuk mengetahui suatu kalimat mengandung kata kerja, ada beberapa pengujian yang bisa dilakukan, di antaranya:

  • Aturan I, menambahkan kata “dengan + kata benda” diletakkan setelah kata yang diuji, misalnya Wati makan dengan sendok (bentuk S + P + “dengan” +”kata benda”).

  • Aturan II, menambahkan “dengan + kata sifat” diletakkan setelah kata yang diuji, Wati bernyanyi dengan indah ( bentuk S + P + “dengan” + “kata sifat”).

Jenis-Jenis Kata Kerja

Salah satu jenis kata kerja adalah kata kerja aktif. Foto: Pixabay

Dalam penerapannya, ada berbagai jenis-jenis kata kerja yang dapat diketahui. Mulai dari jenis kata kerja berdasarkan bentuknya, hubungan dengan kata benda dalam kalimat, dan lain sebagainya.

Penasaran seperti apa jenis-jenis kata kerja dan pengertiannya? Menyadur buku Besar Bahasa Indonesia: Untuk SD/SMP/SMA karangan Dr. Wahya & Ernawati Waridah, S.S., berikut informasinya.

1. Berdasarkan bentuknya

  • Kata kerja dasar bebas, kata kerja yang berupa morfem dasar bebas. Contoh makan, mandi, tidur, duduk, dan lainnya.

  • Kata kerja turunan, kata kerja yang mengalami afiksasi, reduplikasi, atau pemajemukan. Contoh kehilangan, berpelukan, menari, dan lainnya.

2. Bedasarkan hubungan dengan unsur lain yang mengikuti dalam kalimat

  • Kata kerja transitif, kata kerja yang memerlukan kehadiran objek. Berdasarkan jumlah objeknya, kata kerja transitif terbagi menjadi dua, yakni ekatransitif dan semitransitif.

  • Kata kerja intransitif, kata kerja yang tidak memerlukan objek. Kata kerja intransitif dikelompokkan menjadi tiga jenis, yakni tak berpelengkap, berpelengkap wajib, dan berpelengkap manasuka.

3. Berdasarkan hubungan kata kerja dengan kata benda dalam kalimat

  • Kata kerja aktif, kata kerja yang berawalan me-, ber-, atau tanpa awalan.

  • Kata kerja pasif, kata kerja yang biasanya berawalan di- atau ter-.

  • Kata kerja anti-aktif (ergatif), kata kerja pasif yang tidak dapat diubah menjadi kata kerja aktif.

  • Kata kerja anti-pasif, kata kerja yang tidak dapat diubah menjadi kata kerja pasif.

4. Berdasarkan hubungan antara kata benda yang mendampinginya

  • Kata kerja resiprokal, kata kerja yang menyatakan perbuatan yang dilakukan oleh dua pihak secara berbalasan.

  • Kata kerja nonresiprokal, kata kerja yang tidak menyatakan perbuatan yang dilakukan oleh dua pihak dan tidak saling berbalasan.

5. Berdasarkan sudut referensi argumennya

  • Kata kerja refleksif, kata kerja yang kedua referennya sama.

  • Kata kerja non-refleksif, kata kerja yang kedua argumennya mempunyai referen yang berlainan.

Contoh Kata Kerja dan Penggunaannya

25 contoh kata kerja dan penggunaannya. Foto: Pixabay

Ketika kata kerja digunakan dalam suatu kalimat, para penulis harus memahami ada dua bentuk penyusunannya, yakni kata kerja material dan kata kerja rasional.

  1. Kata kerja material adalah kata berimbuhan yang menunjukkan aktivitas fisik yang dilakukan oleh partisipan.

  2. Kata kerja relasional adalah kata yang berfungsi sebagai penghubung antara subjek dan pelengkap.

Setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenis kata kerja, seperti apa contoh kata kerja? Berikut informasinya seperti yang dikutip dari buku EYD dan Seputar Kebahasaan Indonesia yakni Ernawati Waridah, dkk.

  1. Rani menulis surat untuk adiknya di pesantren.

  2. Ibu membelikan baju untuk kakak di hari ulang tahunnya.

  3. Kepala sekolah mendirikan gedung baru untuk laboratorium fisika.

  4. Dito mencetak gol ke gawang bola.

  5. Fani memakai masker di kala pandemi saat beraktivitas di luar rumah.

  6. Budi memulung sampah di jalan.

  7. Rudy memikirkan tawaran yang diberikan oleh atasannya.

  8. Michael memarahi bawahannya yang melakukan kesalahan.

  9. Nia berpandangan mata dengan pacarnya, Adi.

  10. Adi sedang makan mi ayam di kantin sekolah bersama Rio.

  11. Erna tidak jadi pergi ke GOR untuk bermain basket.

  12. Riri dan Erik saling berpegangan tangan saat berjalan bersamaan.

  13. Ayah terpaksa bekerja hingga larut malam untuk mendapatkan uang lembur.

  14. Setiap akhir pekan kami jalan-jalan di mal sambil cuci mata bersama dengan keluarga.

  15. Adi menyimpan semua tabungannya di bank.

  16. Polisi sedang menindak semua yang melanggar lalu lintas.

  17. Kakek sedang mendengarkan radio sejak tadi pagi.

  18. Bimo membeli sepatu baru di pasar dekat rumah.

  19. Semua peserta lomba berusaha untuk menjadi juara ke satu.

  20. Sirup di atas meja tanpa disengaja tumpah mengenai baju Ayah.

  21. Thomas bahagia saat mendapat undian mobil.

  22. Eni mengharapkan anaknya menjadi seorang dokter.

  23. Aryo sedih karena tidak lulus jalur SNMPTN.

  24. Mama marah kepada adik karena sering mencorat-coret dinding.

  25. Kancil itu mencuri timun milik Pak Bondi.

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa maksud kata kerja?

chevron-down

Kata kerja atau verba adalah kata yang menyatakan tindakan atau pengertian secara dinamis. Jika dilihat dari bentuknya, setiap kata kerja mengandung imbuhan, seperti me-, ber-, -kan, -i, di-, dan lainnya.

Apa saja ciri-ciri kata kerja?

chevron-down

Mempunyai arti perbuatan, aktivitas, atau tindakan, mempunyai arti proses, biasanya disertai kata kerja, bisa diperluas dengan menambahkan kata sifat sesudahnya, sering kali diikuti dengan kata serta atau keterangan, dapat diberi aspek waktu, dapat diingkari dengan kata tidak, dan dapat diikuti oleh gabungan kata dengan + kata benda/kata sifat.

Apa saja kata kerja material?

chevron-down

Kata kerja material adalah kata berimbuhan yang menunjukkan aktivitas fisik yang dilakukan oleh partisipan, contohnya: Dito mencetak gol ke gawang bola.